Home Lifestyle Wyt Fleur Florist Perluas Jejak ke Jakarta, Suguhkan Pengalaman Bunga yang Personal...

Wyt Fleur Florist Perluas Jejak ke Jakarta, Suguhkan Pengalaman Bunga yang Personal dan Penuh Makna

131
0
Wyt Fleur Florist Perluas Jejak ke Jakarta, Suguhkan Pengalaman Bunga yang Personal dan Penuh Makna
Foto: Dok. Wyt Fleur Florist

Hi Urbie’s,
momen Valentine selalu identik dengan ungkapan kasih sayang, perhatian, dan niat baik yang disampaikan dengan cara sederhana namun bermakna. Melihat kebutuhan tersebut, Wyt Fleur Florist, brand florist yang telah berdiri sejak 2015 dan beroperasi penuh sejak 2017, resmi melangkah lebih dekat ke masyarakat ibu kota. Pada Februari 2026, Wyt Fleur menghadirkan pop-up booth fresh flowers di Blok M Hub, Jakarta, yang berlangsung pada 13–14 Februari 2026.

Kehadiran Wyt Fleur di Jakarta bukan sekadar ekspansi lokasi, tetapi juga wujud dari komitmen brand ini untuk selalu hadir dalam berbagai fase kehidupan. Berkolaborasi dengan Bakmie Berkat, brand kuliner milik salah satu alumni MasterChef Indonesia, pop-up ini dirancang untuk merayakan Valentine dengan sentuhan makna, kebahagiaan, dan kehangatan. Kolaborasi lintas industri ini mempertemukan bunga sebagai simbol perasaan dengan makanan sebagai medium kebersamaan, menciptakan pengalaman Valentine yang lebih berkesan.

Founder sekaligus Owner Wyt Fleur Florist, Ai Nanaevania P., menjelaskan bahwa kolaborasi ini terjalin karena kesamaan nilai yang diusung kedua brand. Menurutnya, bunga bukan hanya elemen dekoratif, tetapi juga medium untuk menyampaikan niat baik dan kebahagiaan. Makna warna putih yang merepresentasikan kemurnian dan perbuatan baik selaras dengan filosofi Bakmie Berkat yang ingin membagikan berkat kepada sesama. Melalui pop-up booth ini, Wyt Fleur ingin membawa pengalaman merangkai dan memilih bunga khas mereka lebih dekat dengan masyarakat Jakarta.

Nama “Wyt” sendiri memiliki makna ganda, yaitu White dan with. White melambangkan kemurnian, ketulusan, serta niat baik, sementara with mencerminkan komitmen Wyt Fleur untuk selalu hadir bersama pelanggan di setiap fase kehidupan. Mulai dari masa pacaran, pernikahan, kelahiran, hingga momen perpisahan, seluruh perjalanan tersebut dirangkum dalam pesan we want to always be with you. Filosofi inilah yang menjadi fondasi kuat Wyt Fleur dalam merancang setiap rangkaian bunga.

Baca Juga:

Berbasis di Gading Serpong, tepatnya di Ruko Sorrento No. 21, Wyt Fleur Florist dikenal luas melalui layanan Omakase. Layanan ini memungkinkan pelanggan memesan rangkaian bunga hanya dengan menentukan rentang budget, tema warna, atau menggambarkan karakter penerima. Selanjutnya, tim Wyt Fleur akan menerjemahkan deskripsi tersebut menjadi rangkaian bunga yang personal dan unik. Selain Omakase, tersedia pula layanan Bespoke bagi pelanggan yang menginginkan jenis bunga tertentu sesuai preferensi.

Selama hadir di Jakarta, Wyt Fleur akan memfokuskan layanan pada pembelian fresh flowers khusus akhir pekan. Tak hanya itu, Wyt Fleur juga menghadirkan produk grab-and-go seperti artificial flower vase dan flower cup dengan harga yang lebih terjangkau. Produk ini ditujukan sebagai solusi hadiah praktis bagi mereka yang membutuhkan kado dadakan namun tetap bermakna, terutama di momen spesial seperti Valentine.

Menariknya, Wyt Fleur juga membawa program workshop class hobby group ke Jakarta. Workshop ini ditawarkan mulai dari harga Rp288.000 dan sudah termasuk pengajar, e-sertifikat, peminjaman alat, serta makanan dan minuman. Dengan kuota maksimal sepuluh peserta, kelas ini dirancang agar lebih intim dan interaktif, cocok bagi Urbie’s yang ingin mengeksplorasi hobi merangkai bunga sekaligus melepas penat dari rutinitas.

Secara keseluruhan, Wyt Fleur menghadirkan konsep 360-degree products yang mencakup fresh flowers, artificial flowers, dried and preserved flowers, hingga bunga papan dan standing flower. Workshop rutin juga diadakan baik di Jakarta maupun Gading Serpong setiap dua minggu hingga satu bulan sekali. Melalui kehadiran ini, Wyt Fleur menegaskan posisinya sebagai florist yang tidak hanya menjual bunga, tetapi juga menghadirkan pengalaman, cerita, dan makna di setiap rangkaiannya.