Home Health Lagi Ulang Tahun Kok Malah Sedih? Mengenal Fenomena Birthday Blues

Lagi Ulang Tahun Kok Malah Sedih? Mengenal Fenomena Birthday Blues

148
0
Lagi Ulang Tahun Kok Malah Sedih? Mengenal Fenomena Birthday Blues
Foto Ilustrasi: Freepik

Hi Urbie’s,
ulang tahun sering diasosiasikan sebagai hari penuh perayaan, kejutan, dan ucapan manis dari orang-orang terdekat. Namun, realitasnya tidak selalu seindah unggahan media sosial. Bagi sebagian orang, ulang tahun justru datang bersama rasa sedih, hampa, bahkan kelelahan emosional yang sulit dijelaskan. Alih-alih bahagia, yang muncul justru pertanyaan-pertanyaan besar tentang hidup. Fenomena ini dikenal dengan istilah birthday blues.

Birthday blues adalah kondisi emosional di mana seseorang merasa murung, sensitif, atau kosong menjelang atau tepat di hari ulang tahunnya. Kondisi ini bukan hal langka dan tidak bisa serta-merta dianggap sebagai sikap berlebihan atau drama semata. Dalam banyak kasus, birthday blues berkaitan erat dengan proses refleksi diri yang muncul secara alami saat seseorang bertambah usia.

Saat ulang tahun, tanpa sadar kita cenderung melakukan evaluasi hidup. Pertanyaan seperti “sudah sejauh apa aku melangkah?”, “kenapa hidupku terasa jalan di tempat?”, atau “apakah aku sudah sesuai dengan ekspektasi?” bisa muncul bersamaan. Perbandingan dengan pencapaian orang lain juga sering kali ikut memperberat perasaan, terutama di era digital yang penuh pencitraan kesuksesan.

Selain itu, ulang tahun juga bisa menjadi pemicu ingatan masa lalu. Bagi Urbie’s yang pernah mengalami kehilangan, konflik keluarga, atau momen traumatis di sekitar tanggal ulang tahun, memori tersebut bisa kembali muncul dan memengaruhi suasana hati. Tidak jarang, perasaan rindu pada orang yang sudah tiada atau hubungan yang telah berubah membuat hari ulang tahun terasa lebih sepi dibanding hari biasa.

Faktor ekspektasi juga memainkan peran penting. Ada tekanan sosial tidak tertulis bahwa ulang tahun harus dirayakan secara spesial. Ketika realita tidak sesuai harapan, misalnya tidak ada kejutan, ucapan yang minim, atau kondisi finansial yang belum memungkinkan untuk merayakan, rasa kecewa pun muncul. Padahal, ekspektasi tersebut sering kali dibangun oleh standar eksternal, bukan kebutuhan emosional pribadi.

Baca Juga:

Dari sisi psikologis, birthday blues juga bisa menjadi sinyal bahwa tubuh dan pikiran sedang lelah. Rutinitas yang padat, tekanan pekerjaan, masalah relasi, hingga kurangnya waktu untuk diri sendiri dapat menumpuk tanpa disadari. Ulang tahun kemudian menjadi titik jeda yang membuka semua emosi tersebut sekaligus. Bukan karena ulang tahunnya, tetapi karena selama ini perasaan itu terpendam.

Hal penting yang perlu Urbie’s pahami, birthday blues bukan sesuatu yang harus dihindari atau ditutupi dengan paksaan untuk bahagia. Justru, perasaan sedih di momen ini bisa menjadi kesempatan untuk mendengarkan diri sendiri dengan lebih jujur. Mengakui bahwa kamu sedang lelah, kecewa, atau belum puas dengan hidup adalah langkah awal untuk memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan.

Merayakan ulang tahun tidak selalu harus dengan pesta besar atau unggahan media sosial. Bagi sebagian orang, merayakan diri sendiri bisa berarti mengambil waktu istirahat, menulis jurnal, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau sekadar menikmati hari tanpa tuntutan apa pun. Memberi ruang pada emosi, termasuk emosi yang tidak nyaman, adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental.

Jika perasaan sedih saat ulang tahun terasa sangat berat, berkepanjangan, atau disertai gejala seperti kehilangan motivasi hidup, menarik diri dari lingkungan sosial, hingga gangguan tidur, tidak ada salahnya mempertimbangkan bantuan profesional. Konselor atau psikolog dapat membantu Urbie’s memahami akar emosi tersebut dengan lebih aman dan terarah.

Pada akhirnya, ulang tahun bukan tentang seberapa meriah perayaannya, melainkan tentang keberanian untuk jujur pada diri sendiri. Jika di hari itu kamu merasa sendu, itu tidak membuatmu lemah. Bisa jadi, itu adalah tanda bahwa kamu sedang bertumbuh dan belajar mengenali kebutuhan emosionalmu sendiri. Dan itu, Urbie’s, juga layak dirayakan.