Hi Urbie’s!Bayangkan sedang berlari sejauh 5 kilometer, tetapi alih-alih mendengar suara musik dari pengeras suara di pinggir jalan, kamu justru mengenakansilent headphonessambil mengikuti beat dari DJ yang bergerak bersama rombongan. Pemandangan ini hadir di kawasan Pakuwon City, Surabaya, melaluiAloft x BTN Silent Disco Runpada Minggu, 20 September 2026.

Sebanyak 280 peserta mengikuti aktivitas yang menggabungkan olahraga, musik, dan interaksi sosial tersebut. Bukan sekadarfun runbiasa, konsep ini membawa pengalamansilent discoke dalam aktivitas lari sekaligus menawarkan cara yang lebih playful untuk menikmati olahraga di tengah gaya hidup urban.

Lari 5 Kilometer dengan Soundtrack dari DJ

Ada satu hal yang langsung membedakan Silent Disco Run dari kegiatan lari pada umumnya: peserta tidak membutuhkansound systemkonvensional untuk menikmati musik. Selama menempuh rute 5 kilometer, peserta menggunakansilent headphonesyang terhubung dengan musik dari DJ.

Format tersebut membuat musik terasa lebih personal karena setiap peserta membawa sumber hiburan masing-masing di telinga. Di saat yang sama, mereka tetap bergerak dalam satu rute dan suasana yang sama, menciptakan perpaduan antara pengalaman individual dan aktivitas komunal.

Yang semakin menarik, DJ tidak hanya berada di satu titik panggung. DJ ditempatkan di atasFord Ranger Raptor V6 3.0yang bergerak bersama para peserta sepanjang kegiatan.

Kehadiran kendaraan tersebut menjadi bagian visual dari perjalanan sekaligus membuat pengalaman lari terasa berbeda. Musik seolah ikut bergerak bersama peserta, bukan sekadar menjadi latar suara yang menunggu mereka kembali ke garis finis.

Ketika Olahraga Bertemu Gaya Hidup Urban

Buat Urbie’s yang menganggap olahraga bukan cuma soal mengejarpaceatau jumlah langkah, konsep seperti ini menawarkan pengalaman yang berbeda. Silent Disco Run menempatkan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sosial, tempat peserta bisa bergerak, menikmati musik, sekaligus bertemu dengan orang-orang baru.

Konsep tersebut juga merepresentasikan karakterAloft by Marriott Surabaya Pakuwon Citysebagai hotellifestyleyang menggabungkan musik, desain, kuliner, hiburan, dan komunitas dalam berbagai aktivitasnya.

Momentum September juga terasa relevan karena kegiatan ini digelar bertepatan dengan semangatHari Olahraga Nasional. Alih-alih menghadirkan olahraga dalam format yang formal, Aloft memilih pendekatan yang lebih dekat dengan keseharian masyarakat urban: aktif, musikal, dan sosial.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan cara yang berbeda untuk menikmati olahraga. Musik menjadi elemen yang membuat aktivitas lari terasa lebihplayful, sementara formatsilent discomemberikan pengalaman yang belum banyak ditemui dalam kegiatan lari di Surabaya,” ujarReza Aryawarman, Multi-Property General Manager.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk bergerak, menikmati musik, sekaligus bertemu dengan komunitas baru.

Baca juga:

Garis Finis Bukan Akhir Acara

Kalau biasanya garis finis menjadi tanda bahwa acara lari selesai, di Aloft x BTN Silent Disco Run justru pengalaman berlanjut setelah peserta menyelesaikan 5 kilometer.

Para peserta kemudian diajak mengikutiCoffee Rave Party, sebuah sesipost-runyang memadukan DJ, kopi, dan sarapan spesial. Format ini membuat transisi dari olahraga menuju waktu bersantai terasa lebih natural.

Setelah tubuh aktif bergerak, peserta dapat menikmati kopi dan makanan sambil tetap ditemani musik. Suasananya pun bergeser dari energi berlari menjadi momen untuk ngobrol, berkenalan, dan bersosialisasi.

Di sinilah konsep Silent Disco Run terasa lebih dari sekadar agenda olahraga. Aktivitas fisik menjadi pintu masuk menuju pengalamanlifestyleyang lebih luas.

Sore Harinya Lanjut Body Combat dengan Silent Headphone

Keseruan olahraga di Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City juga tidak berhenti pada sesi lari pagi. Pada sore harinya, Aloft menghadirkanLes Mills Body Combat dengan Silent Headphone, yang disebut menjadi pengalaman pertama dengan konsep tersebut di Surabaya.

Jika Silent Disco Run mengajak peserta menikmati aktivitas lari dengan musik, Body Combat membawa pendekatan serupa ke sesi olahraga berintensitas lebih tinggi. Keduanya memperlihatkan bagaimana teknologi audio dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman olahraga yang lebih immersive.

Dari pagi hingga sore, olahraga pun dikemas bukan hanya sebagai rutinitas, tetapi sebagai bagian dari hiburan dan interaksi sosial.

Aloft Membawa Konsep “Different by Design” ke Surabaya

Dengan 280 peserta yang ikut ambil bagian, Aloft x BTN Silent Disco Run memperlihatkan bagaimana kegiatan olahraga dapat dikemas melalui pendekatan yang lebih dekat dengan budayalifestylemasa kini. Lari 5 kilometer tidak hanya menjadi aktivitas untuk mencapai garis finis, tetapi juga menjadi medium untuk menikmati musik dan membangun koneksi.

Kehadiran DJ di atas Ford Ranger Raptor, penggunaansilent headphones, hingga Coffee Rave Party membuat rangkaian acara ini memiliki karakter yang berbeda dari formatfun runkonvensional.

Bagi Aloft by Marriott Surabaya Pakuwon City, pendekatan tersebut menjadi bagian dari semangat“Different by Design”yang ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi masyarakat Surabaya Timur.

Pada akhirnya, olahraga bisa saja dimulai dengan sepatu lari, tetapi pengalaman yang tercipta bisa jauh lebih panjang dari sekadar 5 kilometer. Di Aloft, garis finis justru menjadi awal untuk menikmati musik, kopi, sarapan, dan percakapan baru bersama komunitas.