Hi Urbie’s!, dunia hospitality bukan cuma soal pelayanan yang bikin tamu betah, tetapi juga kreativitas di balik hidangan, racikan kopi, hingga dessert yang tersaji di meja. Kesempatan untuk menunjukkan kemampuan tersebut hadir lewat Archipelago Black Box Battle Young Chef & Barista 2026, kompetisi yang mempertemukan talenta muda dari jaringan Archipelago Hotels di Indonesia pada 19 Oktober 2026 di Aston Bogor Hotel & Resort.
Kompetisi ini menjadi panggung bagi para profesional muda di bidang kuliner dan minuman untuk menguji kemampuan teknis, mengolah ide menjadi kreasi, serta membuktikan bahwa kreativitas bisa muncul ketika seseorang dihadapkan pada tantangan yang tidak terduga.
Antusiasmenya pun terlihat dari jumlah peserta. Lebih dari 260 peserta dari berbagai properti Archipelago Hotels di Indonesia mengirimkan video audisi untuk tiga kategori, yakni Young Chef, Young Barista, dan Young Pastry.
Dari ratusan video yang masuk, hanya 15 peserta terpilih yang berhasil melaju ke babak final di Bogor. Mereka berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kepulauan Riau, hingga Bali.
Dari Ratusan Video, 15 Finalis Berhasil Melaju ke Babak Final
Seleksi awal bukan sekadar tentang siapa yang mampu menghasilkan hidangan atau minuman dengan tampilan menarik. Setiap video dinilai berdasarkan ide dan konsep, teknik pengolahan, metode persiapan, perencanaan kerja, kebersihan, presentasi akhir, serta pemilihan dan pemanfaatan bahan.
Memasuki babak final, tantangannya menjadi lebih menarik. Para finalis harus mengembangkan atau membuat ulang kreasi yang sebelumnya mereka tampilkan dalam video audisi, dengan tambahan bahan rahasia yang tersedia di dalam black box.

Waktu yang terbatas membuat peserta harus mampu mengambil keputusan dengan cepat, mengatur alur kerja, dan tetap menjaga kualitas hasil akhir. Di sinilah keterampilan teknis bertemu dengan kemampuan beradaptasi, dua hal yang penting dalam industri hospitality yang menuntut konsistensi sekaligus inovasi.
Tantangan Black Box: Dari Ayam hingga Pistachio
Setiap kategori memiliki tantangan berbeda yang dirancang untuk menguji karakter keterampilan para peserta.
Kategori Young Chef menantang finalis menyajikan satu hidangan utama dalam waktu 60 menit. Mereka harus mengolah bahan rahasia berupa daun bawang, hati ayam, dan ayam muda menjadi hidangan yang mengedepankan cita rasa serta teknik memasak.
Sementara itu, kategori Young Barista memberikan waktu 30 menit untuk meracik satu minuman dengan bahan rahasia berupa biji kopi, jeruk, dan nanas. Perpaduan bahan tersebut menuntut peserta memahami karakter rasa sekaligus menemukan keseimbangan dalam sebuah kreasi minuman.
Adapun kategori Young Pastry memberikan waktu 40 menit untuk menghasilkan satu dessert menggunakan raspberry, yogurt, pasta pistachio, dan pistachio. Para peserta harus mampu memadukan rasa, tekstur, dan presentasi dalam waktu yang telah ditentukan.
Penilaian dilakukan oleh panel juri yang memperhatikan cita rasa, tampilan akhir, kemampuan mengolah bahan rahasia, pengaturan alur kerja, kebersihan, serta keterampilan teknis selama proses kompetisi.
Ini Daftar Pemenang Archipelago Black Box Battle 2026
Setelah melewati rangkaian tantangan dan penilaian, sembilan peserta berhasil menempati posisi tiga besar dari masing-masing kategori.
Di kategori Young Chef, I Komang Kartana dari Aston Denpasar Hotel & Convention Center berhasil meraih juara pertama. Amirul Arief Maulana dari Aston Bojonegoro City Hotel menempati posisi kedua, disusul Hari Adi Saputro dari Harper M. T. Haryono Jakarta di posisi ketiga.
Pada kategori Young Barista, Ryan Nikko dari Aston Batam Hotel & Residence keluar sebagai juara pertama. Posisi kedua diraih I Putu Wira Sanjaya dari Aston Canggu Beach Resort, sedangkan Agung Lianto dari Aston Sidoarjo City Hotel & Conference Center menempati posisi ketiga.
Persaingan di kategori Young Pastry juga menghasilkan tiga nama terbaik. Arum Bil Mauidhotil Hasanah dari Aston Denpasar Hotel & Convention Center meraih juara pertama, diikuti Ade Galang Pratama dari Aston Malang Hotel & Conference Center sebagai juara kedua. Angga Nugraha Saputra dari Aston Serang Hotel & Convention Center melengkapi posisi tiga besar.
Para pemenang mendapatkan trofi, medali, dan hadiah uang tunai. Juara pertama menerima Charles Brookfield Trophy, juara kedua memperoleh John Flood Trophy, sedangkan juara ketiga mendapatkan Favorite Winner Trophy.
Baca juga:
- Ada Oktoberfest di Bandung! Nikmati Kuliner Bavaria, BBQ dan Musik di voco
- fave+ Hotel Banyumanik Hadir di Semarang, Tawarkan Google Nest hingga Ballroom Berkapasitas 280 Orang
Para Profesional Hospitality Ikut Menilai Kompetisi
Kualitas kompetisi turut didukung oleh jajaran juri yang memiliki pengalaman di bidang operasional, komunikasi korporat, food and beverage, serta kuliner profesional.
Panel juri terdiri dari Winston Hanes selaku Senior Vice President of Operations; Sari Kusumaningrum, Senior Director of Corporate Communications & PR; Denny Wasana, Corporate F&B Manager; A. S. Windoe dan Denny Frederick, Corporate Executive Chefs; serta Risman Sukmawan, Corporate Pastry Chef Archipelago Hotels.
Kehadiran para profesional tersebut memberikan perspektif penilaian yang mencakup lebih dari sekadar hasil akhir. Dalam lingkungan hotel, kemampuan menjaga kebersihan, bekerja secara terstruktur, mengelola waktu, dan mempertahankan standar kualitas juga menjadi bagian penting dari kompetensi seorang profesional kuliner.

Bukan Sekadar Kompetisi, tetapi Investasi untuk Talenta Muda
CEO Archipelago Hotels, John Flood, menegaskan bahwa pengembangan chef dan barista membutuhkan pengalaman, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar.
“Archipelago Black Box Battle Young Chef & Barista 2026 adalah tentang memberikan kesempatan kepada talenta muda kami untuk menantang diri sendiri, berpikir secara berbeda, dan menunjukkan kemampuan mereka,” ujar John Flood.
Menurutnya, kompetisi yang sehat dan ruang untuk menghadirkan ide-ide baru tidak hanya membantu mempersiapkan generasi profesional hospitality berikutnya, tetapi juga mendorong peningkatan standar dan inovasi di seluruh jaringan Archipelago Hotels.
Penyelenggaraan kompetisi ini turut didukung oleh PT Architama Catu Nusa sebagai sponsor. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi yang membantu menyukseskan acara sekaligus memberikan ruang bagi talenta muda untuk memperoleh pengalaman dan pengakuan atas kemampuan mereka.
Bagi industri hospitality, pengembangan sumber daya manusia merupakan proses yang berjalan jauh melampaui pelatihan sehari-hari. Kompetisi seperti ini memberi kesempatan bagi para peserta untuk menguji kemampuan dalam situasi nyata, belajar menghadapi tekanan, dan melihat sejauh mana ide mereka dapat diwujudkan menjadi produk yang berkualitas.
Urbie’s!, dari racikan kopi dengan bahan tak terduga hingga dessert yang membutuhkan ketelitian tinggi, Archipelago Black Box Battle 2026 menunjukkan bahwa inovasi kuliner selalu berawal dari keberanian untuk bereksperimen. Dan bagi 15 finalis yang berhasil mencapai panggung Bogor, pengalaman tersebut menjadi langkah penting untuk terus berkembang di industri hospitality Indonesia.




