Urbie’s,perjalanan sebuah film menuju layar lebar ternyata bisa menjadi lebih dari sekadar cerita tentang sinema. Hal itu tergambar melalui Empat Musim Pertiwi, film karya sutradara sekaligus penulis Kamila Andini yang diproduksi Forka Films. Film ini tidak hanya membawa cerita perempuan Indonesia ke berbagai festival internasional, tetapi juga mendapat dukungan dari Oriflame Indonesia yang melihat nilai women empowerment, keberanian, dan kekuatan komunitas di dalamnya.

Pada 2026, Empat Musim Pertiwi terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di ajang Academy Awards ke-99 atau Oscars 2027. Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan film yang sejak awal membawa cerita tentang perempuan, luka, pemulihan, dan keberanian untuk kembali menemukan makna rumah.

Bagi Oriflame Indonesia, dukungan terhadap film ini bukan sekadar hadir menjelang penayangan di bioskop. Brand tersebut menyebut dukungannya sebagai bagian dari perjalanan panjang bersama Empat Musim Pertiwi, mulai dari langkahnya menuju panggung internasional hingga akhirnya bertemu dengan penonton Indonesia.

Kisah Pertiwi dan Kekuatan Perempuan

Empat Musim Pertiwi mengikuti perjalanan Pertiwi, seorang perempuan yang kembali ke kampung halamannya setelah dua dekade. Kepulangannya membuat Pertiwi kembali berhadapan dengan luka, penolakan, serta berbagai pengalaman masa lalu yang pernah membentuk kehidupannya.

Perjalanan tersebut kemudian berkembang menjadi cerita tentang proses pemulihan dan keberanian untuk menghadapi kenyataan. Pertiwi harus menemukan kembali arti keluarga, rumah, serta kedamaian setelah melewati berbagai musim kehidupan.

Nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat Oriflame Indonesia dalam mendorong perempuan untuk terus bertumbuh, menentukan langkahnya sendiri, serta membangun kepercayaan diri. Bagi Oriflame, konsep beauty tidak hanya berkaitan dengan penampilan, tetapi juga keberanian mengekspresikan diri, menciptakan peluang, dan bangkit dari berbagai tantangan.

Urbanvibes article banner

“Dukungan Oriflame Indonesia terhadapEmpat Musim Pertiwiberangkat dari nilai yang sangat dekat dengan kami, yaitu women empowerment, resilience, dan kekuatan komunitas. Film ini mengingatkan kita bahwa perempuan memiliki daya untuk bertahan, pulih, dan kembali menemukan cahayanya, bahkan setelah melalui masa-masa sulit,” ujar Fredrik Nilsson, Vice President & General Manager Oriflame Indonesia.

Baca Juga:

Dari Cannes hingga Berbagai Festival Film Dunia

Perjalanan Empat Musim Pertiwidi panggung internasional telah berlangsung sebelum film tersebut resmi menyapa penonton Indonesia.

Salah satu momentum penting terjadi ketika Kamila Andini hadir di Cannes Film Festival 2026. Ia terpilih dalam program Women in Cinema Spotlight yang digelar oleh Red Sea Film Foundation. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari pengakuan terhadap kiprah sineas perempuan Asia sekaligus menunjukkan semakin luasnya ruang bagi perempuan dalam membentuk narasi budaya melalui sinema.

Perjalanan film kemudian berlanjut keToronto International Film Festival (TIFF) 2026melalui program Centrepiece.Empat Musim Pertiwijuga hadir di Busan International Film Festival (BIFF) 2026 dalam program A Window on Asian Cinema.

Tidak berhenti di sana, film ini turut terpilih dalam CROSSCUT ASIA+ di Tokyo International Film Festival 2026, sebuah section yang memberikan perhatian terhadap sinema Asia Tenggara serta kolaborasi lintas negara di kawasan Asia.

Pengakuan lain datang melalui Asia Pacific Screen Awards (APSA) 2026. Sinematografer Batara Goempar mendapatkan nominasi Best Cinematography melalui film tersebut.

Rangkaian perjalanan ini memperlihatkan bagaimana cerita yang berakar pada pengalaman dan budaya Indonesia dapat memiliki resonansi bagi penonton internasional. Isu seperti perempuan, trauma, ketangguhan, keadilan, keluarga, hingga kekuatan komunitas menjadi tema yang dapat dipahami lintas batas budaya.

Kolaborasi Membawa Cerita Perempuan Indonesia Lebih Jauh

Bagi Oriflame Indonesia, perjalanan Empat Musim Pertiwi juga memperlihatkan pentingnya kekuatan kolektif. Sebuah film dapat mencapai panggung global melalui kolaborasi antara sineas, aktor, kru, mitra, hingga komunitas yang percaya terhadap cerita yang dibawa.

Semangat tersebut dinilai sejalan dengan perjalanan Oriflame yang tumbuh bersama komunitas Brand Partner dan jaringannya di berbagai wilayah Indonesia. Dukungan dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam menciptakan kesempatan sekaligus memberikan ruang bagi setiap individu untuk berkembang.

Kamila Andini pun melihat dukungan tersebut sebagai bagian yang relevan dengan perjalanan filmnya.

“Setiap kali film ini diputar di negara lain, saya melihat penonton mengenali dirinya dalam Pertiwi. Itu mengingatkan saya bahwa cerita perempuan Indonesia tidak pernah terlalu kecil untuk panggung mana pun. Saya juga bersyukur ada brand seperti Oriflame yang relevan dengan cerita ini, yang percaya dan mendukung perjalanan ini,” ujar Kamila.

Kini, perjalananEmpat Musim Pertiwimemasuki babak berikutnya. Film tersebutresmi tayang di bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.

Melalui dukungan terhadap film karya Kamila Andini ini, Oriflame Indonesia berharap dapat terus mengambil bagian dalam mendukung ruang kreatif yang membuka percakapan lebih luas mengenai perempuan, ketangguhan, keberanian, dan proses untuk terus bertumbuh.

Pada akhirnya, Empat Musim Pertiwibukan hanya membawa sebuah cerita dari Indonesia ke berbagai panggung dunia. Film ini juga menjadi pengingat bahwa setiap perempuan memiliki cerita, setiap perjalanan memiliki musimnya, dan keberanian untuk kembali bangkit dapat menjadi bentuk beauty yang paling bermakna.