Urbie’s, memperkenalkan pentingnya menjaga lingkungan dan satwa liar bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Hal inilah yang dihadirkan Aston Serang dalam memperingati World Rhino Day 2026 dengan mengajak anak-anak mengenal lebih dekat Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) melalui berbagai aktivitas kreatif dan edukatif.

Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, kegiatan World Rhino Day di Aston Serang kembali digelar bersamaOFORA Trust Foundation, organisasi non-pemerintah dan nirlaba yang memiliki misi mendukung peningkatan populasi Badak Jawa, perlindungan habitat, serta kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan penyangga Taman Nasional Ujung Kulon.

Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mendapatkan pengetahuan mengenai salah satu satwa endemik Indonesia yang masih bertahan di habitat alaminya, yaituTaman Nasional Ujung Kulon.

Belajar Konservasi Lewat Aktivitas Kreatif

Buat anak-anak, belajar mengenai satwa liar tentu akan terasa lebih menarik ketika dikemas melalui aktivitas yang dekat dengan keseharian mereka. Aston Serang pun menghadirkan kegiatan yang memadukan unsur kreativitas dengan edukasi konservasi.

Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah mewarnai tumbler. Selain menjadi kegiatan kreatif, tumbler tersebut juga menjadi media untuk memperkenalkan pesan mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan satwa liar.

Tidak hanya itu, anak-anak juga diajak menyaksikanfilm dokumenter mengenai populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon. Melalui tayangan tersebut, peserta dapat memperoleh gambaran mengenai keberadaan Badak Jawa sekaligus memahami pentingnya menjaga habitat tempat satwa tersebut hidup.

Aktivitas Mewarnai Tumblr dalam Rangkaian Acara World Rhino Day di Aston Serang. Foto: Dok. Aston Serang
Aktivitas Mewarnai Tumblr dalam Rangkaian Acara World Rhino Day di Aston Serang. Foto: Dok. Aston Serang

Rangkaian kegiatan World Rhino Day di Aston Serang tahun ini meliputi aktivitas mewarnai tumbler, pemutaran film dokumenter, sesi edukasi dan berbagi informasi mengenai Badak Jawa, serta interaksi bersama narasumber yang memiliki perhatian terhadap isu konservasi.

Urbanvibes article banner

Pendekatan tersebut membuat pembelajaran mengenai konservasi terasa lebih ringan. Anak-anak tidak hanya mendapatkan informasi, tetapi juga dapat berinteraksi dan mengekspresikan kreativitas mereka selama mengikuti kegiatan.

Badak Jawa dan Pentingnya Menjaga Habitat

Badak Jawa merupakan salah satu satwa yang memiliki nilai penting bagi keanekaragaman hayati Indonesia. Populasinya yang masih bertahan di Taman Nasional Ujung Kulon membuat upaya perlindungan terhadap satwa dan habitatnya menjadi bagian penting dari konservasi.

Karena itu, edukasi sejak usia dini menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Anak-anak dapat mulai memahami bahwa keberadaan satwa liar tidak bisa dipisahkan dari kondisi ekosistem tempat mereka hidup.

Doddy Fathurahman, Regional General Manager, Banten Area, Aston, menyampaikan bahwa peringatan World Rhino Day menjadi kesempatan untuk memperkenalkan isu konservasi kepada anak-anak melalui pendekatan yang mudah dipahami.

“Bagi kami, World Rhino Day bukan sekadar peringatan tahunan. Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan isu konservasi kepada anak-anak dengan cara yang dekat dengan keseharian mereka.”

Menurutnya, pengenalan terhadap Badak Jawa diharapkan tidak hanya membuat anak-anak mengetahui status satwa tersebut sebagai hewan yang dilindungi, tetapi juga memahami hubungan antara kelangsungan hidup satwa dengan kelestarian habitat dan lingkungan.

Baca Juga:

Hadirkan Perspektif Internasional

Kegiatan tahun ini juga dihadiri oleh John Ryan dari UPM Program, Australia. UPM Program merupakan organisasi nirlaba yang memiliki fokus pada upaya menghentikan kepunahan massal, memulihkan keanekaragaman hayati dunia, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Kehadiran John Ryan memberikan perspektif tambahan mengenai pentingnya memperkenalkan isu konservasi kepada generasi muda. Ia juga memberikan apresiasi terhadap inisiatif Aston Serang yang menghadirkan kegiatan edukasi mengenai Badak Jawa dengan pendekatan yang menyenangkan.

Interaksi bersama narasumber seperti ini juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mendapatkan perspektif langsung mengenai pentingnya perlindungan satwa liar dan keanekaragaman hayati.

Memasuki Tahun Ketiga, Konsisten Bawa Pesan Konservasi

Kolaborasi Aston Serang bersama OFORA Trust Foundation dalam memperingati World Rhino Day kini telah memasuki tahun ketiga. Konsistensi tersebut menunjukkan bagaimana kegiatan di lingkungan hotel dapat dikembangkan tidak hanya sebagai aktivitas rekreasi keluarga, tetapi juga sebagai ruang untuk menghadirkan edukasi mengenai isu lingkungan.

Melalui aktivitas kreatif, film dokumenter, serta sesi berbagi informasi, anak-anak diajak mengenal Badak Jawa dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan.

Urbie’s, pesan yang dibawa dari kegiatan ini pun diharapkan tidak berhenti ketika peringatan World Rhino Day selesai. Mengenalkan Badak Jawa kepada generasi muda bisa menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian terhadap satwa endemik Indonesia sekaligus ekosistem yang menjadi tempat hidupnya.

Dengan pendekatan edukasi yang kreatif, isu konservasi dapat diperkenalkan sejak dini tanpa terasa berat. Dari sebuah aktivitas sederhana seperti mewarnai tumbler, anak-anak bisa mulai memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian penting dari upaya melindungi satwa liar Indonesia. 

Pada akhirnya, World Rhino Day di Aston Serang menjadi momentum untuk mempertemukan kreativitas, edukasi, dan pesan konservasi dalam satu kegiatan. Harapannya, pengalaman tersebut dapat meninggalkan kesan positif sekaligus menumbuhkan rasa peduli terhadap Badak Jawa dan kelestarian alam Indonesia sejak usia dini.