Hi Urbie's! Kabar yang sudah lama dinantikan akhirnya datang juga! Musisi, aktor, sekaligus ikon pop culture Jepang GACKT resmi diumumkan sebagai pemeran utama dalam drama Getsu9 terbaru Fuji TV berjudul BLACK TRICK: Sabaki wo Ayatsuru Bengonin. Drama bergenre legal entertainment ini dijadwalkan tayang mulai 20 Juli 2026 dan langsung menjadi salah satu serial yang paling dinantikan pada musim panas tahun ini.

Bagi penggemar drama Jepang, slot Getsu9 atau Senin pukul 21.00 di Fuji TV dikenal sebagai rumah bagi serial-serial fenomenal yang melahirkan banyak karakter ikonik. Kini, GACKT siap menambah daftar tersebut dengan memerankan sosok pengacara yang misterius, penuh strategi, dan memiliki cara berpikir yang sulit ditebak.

Menariknya lagi, proyek ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya dalam perjalanan kariernya yang telah berlangsung selama lebih dari tiga dekade, GACKT tampil dalam drama produksi Fuji TV.

GACKT Jadi Pengacara Jenius yang Dijuluki "Master of Fabrication"

Dalam BLACK TRICK: Sabaki wo Ayatsuru Bengonin, GACKT memerankan karakter bernama Naoto Uramawashi, seorang pengacara jenius yang dikenal dengan julukan "Master of Fabrication."

Naoto memiliki kemampuan luar biasa dalam menyusun strategi hukum yang rumit dan sering menggunakan pendekatan di luar dugaan untuk memenangkan kasus. Ia rela melakukan apa pun demi menyelamatkan kliennya sekaligus menemukan kebenaran yang tersembunyi di balik setiap persidangan.

Yang membuat karakter ini semakin unik, Naoto ternyata juga merupakan seorang arsitek kelas satu. Kombinasi profesi tersebut membuatnya memiliki cara berpikir yang berbeda dari pengacara pada umumnya dan menghadirkan nuansa misteri yang menjadi daya tarik utama drama ini.

Debut Fuji TV Setelah 31 Tahun Berkarier

Meski telah berkarya selama lebih dari 31 tahun di industri hiburan Jepang, GACKT belum pernah membintangi drama Fuji TV sebelumnya. Bahkan, BLACK TRICK menjadi pertama kalinya ia dipercaya memimpin serial Getsu9 sebagai pemeran utama.

Dalam komentarnya mengenai karakter Naoto Uramawashi, GACKT mengatakan bahwa tokoh tersebut adalah sosok yang tidak peduli pada label maupun kategori tertentu. Karakter ini sangat sulit ditebak, memiliki pola pikir yang bebas, dan itulah yang membuatnya tertarik untuk memerankannya.

Drama ini disutradarai oleh Toshiyuki Mitsuhashi, sosok di balik kesuksesan ASAGAO: Forensic Doctor dan Confidence Man JP, sementara posisi produser dipegang Tadashi Makino yang sebelumnya terlibat dalam serial legendaris GALILEO dan HERO.

Baca Juga:

GACKT Bukan Pendatang Baru di Dunia Akting

Bagi penggemar lama, tentu sudah mengetahui bahwa GACKT bukan hanya dikenal sebagai penyanyi dengan penampilan karismatik, tetapi juga memiliki perjalanan panjang di dunia film, drama televisi, hingga pertunjukan panggung.

Debut layar lebarnya dimulai melalui film Moon Child (2003), sebuah film yang mempertemukannya dengan HYDE dari L'Arc-en-Ciel. Dalam film tersebut, GACKT berperan sebagai Sho, sahabat seorang vampir yang diperankan HYDE. Chemistry keduanya begitu kuat hingga membuat film ini menjadi salah satu karya kultus yang masih dikenang penggemar J-Rock hingga sekarang. Mereka juga membawakan soundtrack berjudul Orenji no Taiyou.

Pada tahun 2007, GACKT tampil dalam drama sejarah atau taiga Fuurin Kazan, memerankan tokoh legendaris Uesugi Kenshin. Penampilannya yang karismatik membuat karakter panglima perang tersebut menjadi salah satu yang paling diingat dalam serial tersebut.

Karier internasionalnya dimulai lewat film Bunraku (2011). Dalam film bergaya visual unik yang memadukan nuansa Timur dan Barat ini, GACKT beradu akting dengan nama-nama besar Hollywood seperti Josh Hartnett, Demi Moore, Woody Harrelson, Ron Perlman, dan Kevin McKidd.

Setahun kemudian, GACKT menunjukkan kemampuan akting yang berbeda melalui drama Akumu-chan (2012). Ia memainkan dua karakter sekaligus, yaitu Yumeouji atau Pangeran Mimpi dan Profesor Shiki Takashi. Peran gandanya bersama Kitagawa Keiko sukses mencuri perhatian penonton.

Masih di tahun yang sama, GACKT tampil sebagai Nobunaga Oda dalam live-action Sengoku Basara: Moonlight Party. Menariknya, ia tidak hanya berakting tetapi juga menggarap lagu tema khusus berjudul Hakuro, memperlihatkan kemampuannya sebagai musisi sekaligus aktor.

Eksplorasi seninya berlanjut melalui pertunjukan panggung Moon Saga: Mysteries of Yoshitsune I & II, sebuah proyek ambisius yang ditulis, disutradarai, dan dibintangi langsung oleh GACKT. Yang membuat proyek ini semakin spesial adalah kolaborasinya dengan grup mangaka legendaris CLAMP yang bertanggung jawab atas desain kostum dan artwork. Visual panggungnya bahkan terasa seperti karakter manga CLAMP yang hidup di dunia nyata.

Pada 2014, GACKT kembali memerankan seorang profesor dalam drama fiksi ilmiah Time Spiral, beradu akting dengan Kuroki Meisa dalam cerita yang mengangkat konsep ruang, waktu, dan fenomena deja vu.

BLACK TRICK Siap Jadi Drama Paling Dinanti

Dengan pengalaman panjang di dunia akting, aura misterius yang sudah melekat pada dirinya, serta karakter Naoto Uramawashi yang penuh teka-teki, banyak penggemar meyakini BLACK TRICK akan menjadi salah satu drama Jepang paling menarik pada musim panas 2026.

Urbie's, kalau kamu menyukai drama hukum dengan sentuhan misteri, strategi psikologis, dan karakter utama yang anti-mainstream, BLACK TRICK: Sabaki wo Ayatsuru Bengonin wajib masuk daftar tontonanmu mulai 20 Juli 2026. Setelah sukses menaklukkan dunia musik, film, hingga panggung teater, kini GACKT siap membuka babak baru sebagai pengacara paling misterius di layar kaca Jepang.

[Block type not supported: rawTool]