Hi Urbie’s! Dunia musik kembali kehilangan salah satu sosok paling ikoniknya, Dolly Parton, yang meninggal dunia pada Selasa, 25 Agustus 2026, di usia 80 tahun di Nashville, Tennessee, setelah menjalani perjuangan singkat melawan kanker. Kabar tersebut disampaikan keluarga dan timnya, yang mengatakan sang legenda country mengembuskan napas terakhir di Vanderbilt-Ingram Cancer Center dengan dikelilingi orang-orang terdekatnya.

Kepergian Dolly terasa seperti menutup satu bab besar dalam sejarah musik Amerika, tetapi rasanya terlalu sederhana jika warisannya hanya dihitung dari lagu-lagu yang pernah menduduki tangga musik. Dari “Jolene”, “9 to 5”, hingga “I Will Always Love You”, Dolly membangun karier lintas generasi yang membuat namanya dikenal jauh melampaui dunia country.

Kondisi Kesehatan Dolly Parton Sebelum Meninggal

Dalam beberapa bulan terakhir, tanda bahwa kondisi kesehatan Dolly mulai memengaruhi aktivitasnya sebenarnya sudah terlihat, terutama setelah ia membatalkan rencana residensi di Las Vegas pada Mei 2026. Saat itu, Dolly menjelaskan bahwa sistem kekebalan tubuh dan pencernaannya sempat “got all out of whack” dalam beberapa tahun terakhir, meski ia mengatakan tubuhnya merespons pengobatan dengan baik.

Dolly bahkan masih sempat menyampaikan kabar kepada penggemarnya dengan gaya khasnya yang ringan dan optimistis, termasuk bercanda soal efek obat yang membuat kepalanya terasa pusing sehingga sulit tampil di atas panggung dengan sepatu hak tinggi sambil membawa gitar dan banjo. Ia mengatakan masih membutuhkan waktu untuk memulihkan kondisi sebelum kembali ke level yang memungkinkan untuk melakukan pertunjukan langsung.

Namun, tak ada yang menyangka bahwa perjalanan pemulihan tersebut akan berakhir begitu cepat, karena beberapa bulan kemudian Dolly justru berpulang setelah menjalani perawatan di Vanderbilt-Ingram Cancer Center. Pernyataan dari timnya menyebut Dolly telah “bravely facing a brief battle with cancer”, sebuah kalimat yang kini terasa semakin emosional ketika melihat kembali bagaimana ia tetap berusaha terhubung dengan penggemarnya di tengah kondisi kesehatan yang menurun.

Dolly Meninggalkan Satu Lagu yang Belum Pernah Didengar Publik

Jika sebagian musisi meninggalkan album terakhir atau lagu perpisahan, Dolly Parton justru memiliki satu karya yang ironisnya baru akan terdengar ketika generasi yang mengenalnya mungkin sudah berubah total. Lagu berjudul “My Place in History” tersebut ditulis dan direkam pada 2015, kemudian disimpan dalam sebuah kotak waktu bernama Dream Box di Dollywood’s DreamMore Resort, Tennessee.

Dream Box itu bukan sekadar kotak penyimpanan biasa karena di dalamnya terdapat CD berisi rekaman lagu sekaligus pemutar CD untuk memastikan karya tersebut tetap bisa diputar ketika waktunya tiba. Sesuai rencana Dolly, kotak tersebut baru boleh dibuka pada 19 Januari 2046, bertepatan dengan tanggal ulang tahunnya yang ke-100.

Yang membuat kisah ini semakin bittersweet adalah Dolly sebenarnya pernah mengaku penasaran dengan lagu tersebut dan bahkan merasa hasilnya cukup bagus untuk segera didengarkan. Dalam wawancara bersama The Kelly Clarkson Show pada 2022, ia mengungkapkan keinginannya untuk membuka kotak itu, tetapi tetap memilih menghormati aturan yang telah dibuatnya sendiri.

Kini, “My Place in History” berubah makna dari sekadar proyek time capsule menjadi semacam pesan dari Dolly kepada masa depan, sementara publik harus menunggu hampir dua dekade lagi untuk akhirnya mengetahui seperti apa lagu yang sengaja ia sembunyikan tersebut. Ironisnya, Dolly yang awalnya berharap mungkin masih bisa menyaksikan momen itu sendiri kini tidak akan berada di sana ketika Dream Box akhirnya dibuka pada 2046.

Baca juga:

Bendera Amerika Dikibarkan Setengah Tiang

Besarnya pengaruh Dolly juga terlihat dari penghormatan yang datang dari pemerintah Amerika Serikat setelah kabar kematiannya menyebar. Presiden Donald Trump memerintahkan bendera Amerika Serikat dikibarkan setengah tiang di Gedung Putih, gedung-gedung publik, fasilitas militer, serta sejumlah fasilitas diplomatik Amerika hingga matahari terbenam pada 1 September 2026.

Dalam pernyataannya, Trump menggambarkan kepergian Dolly sebagai kehilangan besar bagi jutaan orang dan menyebut tidak pernah ada sosok seperti dirinya maupun sosok yang dapat benar-benar menggantikannya. Penghormatan tersebut memperlihatkan bagaimana pengaruh Dolly telah berkembang menjadi bagian dari budaya Amerika, bukan hanya sebagai penyanyi country, tetapi juga sebagai figur publik yang dikenal karena kehangatan dan aktivitas kemanusiaannya.

Eminem Ungkap Pesan Dolly yang Tak Pernah Ia Lupakan

Di tengah derasnya ucapan duka, salah satu penghormatan yang paling personal datang dari Eminem, rapper yang mungkin berada di dunia musik yang sangat berbeda dari Dolly. Eminem membagikan surat yang pernah dikirim Dolly kepadanya setelah keduanya sama-sama dilantik ke Rock & Roll Hall of Fame pada 2022.

Dalam surat tersebut, Dolly memberikan apresiasi terhadap penampilan Eminem dan mengaku meski tidak banyak memahami musik rap, ia mengetahui bahwa Eminem merupakan salah satu yang terbaik di bidangnya. Dolly bahkan mengatakan dirinya selalu merasakan semacam “unexplained connection” dengan Eminem, meski keduanya tidak pernah benar-benar bertemu secara langsung.

Setelah Dolly meninggal, Eminem mengaku pesan tersebut benar-benar memberikan dampak baginya dan menyebut Dolly sebagai seorang ikon serta superstar dalam arti yang sebenarnya. Kisah kecil ini terasa begitu Dolly: bahkan kepada seorang musisi dari genre berbeda yang belum pernah ditemuinya, ia masih menyempatkan diri memberikan kata-kata yang membuat orang lain merasa dihargai.

Pada akhirnya, Dolly Parton memang telah pergi, tetapi musik, humor, kebaikan, dan caranya memperlakukan orang lain akan terus hidup jauh melewati tanggal kematiannya. Dan ketika kalender akhirnya mencapai 19 Januari 2046, sebuah kotak yang selama puluhan tahun terkunci akan dibuka, memungkinkan dunia mendengar satu suara Dolly lagi—seolah sang legenda masih punya satu cerita terakhir untuk Urbie’s dan generasi masa depan. Rest in love, Dolly. 💛

[Block type not supported: rawTool]