Hi Urbie’s! Film biopik tentang legenda pop dunia akhirnya semakin dekat dengan penayangannya. Namun sebelum resmi dirilis ke publik, sebuah private screening yang dihadiri keluarga besar Michael Jackson justru memunculkan cerita yang cukup mengejutkan.
Menurut laporan dari Page Six pada Rabu (11/3/2026), lebih dari 60 anggota keluarga Jackson berkumpul di Los Angeles untuk menyaksikan pemutaran khusus film tersebut. Film yang disutradarai oleh Antoine Fuqua ini memang sudah lama dinantikan karena mengangkat perjalanan hidup sang King of Pop.

Awalnya, suasana acara berlangsung hangat dan penuh nostalgia. Banyak anggota keluarga tampak antusias menyaksikan kisah perjalanan Michael Jackson yang dihidupkan kembali di layar lebar.
Namun situasi berubah cukup cepat ketika salah satu anggota keluarga paling terkenal, Janet Jackson, mulai memberikan komentarnya.
Penampilan Jaafar Jackson Dipuji
Salah satu hal yang paling banyak mendapatkan pujian dalam screening tersebut adalah penampilan Jaafar Jackson, keponakan Michael Jackson yang dipercaya memerankan sang legenda pop dalam film tersebut.
Banyak anggota keluarga Jackson yang hadir disebut merasa terkesan dengan transformasi Jaafar di layar. Tak hanya secara fisik, tetapi juga dari segi gerakan, ekspresi, hingga aura panggung yang mencoba meniru gaya khas Michael Jackson.
Beberapa sumber yang hadir bahkan menyebut bahwa Jaafar berhasil menangkap esensi karakter pamannya dengan cukup meyakinkan.
Hal ini tentu menjadi sorotan penting, mengingat memerankan sosok sebesar Michael Jackson bukanlah tugas yang mudah. Sosoknya begitu ikonik, mulai dari gaya menari, suara, hingga kepribadian yang telah menjadi bagian dari sejarah musik dunia.
Komentar Janet Jackson Mengubah Suasana
Meski banyak anggota keluarga terlihat puas dengan film tersebut, situasi mulai terasa berbeda ketika Janet Jackson menyampaikan pendapatnya.
Menurut beberapa sumber yang hadir di acara tersebut, komentar Janet membuat suasana ruangan berubah menjadi sedikit canggung.
Janet disebut memberikan kritik terhadap berbagai aspek film. Mulai dari kualitas akting para pemain, riasan wajah yang digunakan, hingga cara para aktor berbicara dan bergerak di layar.
Salah satu sumber bahkan mengatakan bahwa Janet tampak memiliki pandangan negatif terhadap hampir seluruh elemen film.
“Dia punya kesan negatif untuk semua adegan. Akting, makeup, bagaimana aktor-aktornya bicara, bahkan cara mereka berjalan. Film ini seolah tidak mendapatkan restunya,” ujar salah satu sumber yang hadir di screening tersebut.
Komentar tersebut membuat sebagian anggota keluarga merasa terkejut.
Reaksi Anggota Keluarga Jackson Lainnya
Yang menarik, sebagian besar anggota keluarga Jackson lainnya justru disebut cukup puas dengan film tersebut.
Banyak di antara mereka yang merasa film ini mampu menggambarkan perjalanan hidup Michael Jackson dengan cara yang emosional dan penuh penghormatan.
Hal ini membuat kritik Janet terasa cukup mengejutkan bagi beberapa orang yang hadir di acara tersebut.
Apalagi sejak awal proyek film ini diumumkan, keluarga Jackson sebenarnya dikenal memberikan dukungan terhadap proses produksinya.
Karena itu, reaksi Janet menjadi salah satu hal yang paling banyak diperbincangkan setelah acara screening tersebut selesai.
Baca Juga:
- Strategi Marketing Random Aldi Taher Bikin Aldis Burger Viral di Media Sosial
- Fenomena “Krisis Ojol” Saat Ramadan, Kenapa Jadi Sulit Dapat Driver Menjelang Buka Puasa?
- Pemerintah Batasi Penggunaan AI Instan untuk Siswa, Ini Alasannya
Film Biopik yang Sangat Dinantikan
Film biopik Michael Jackson memang menjadi salah satu proyek film musik yang paling dinantikan dalam beberapa tahun terakhir.
Sosok Michael Jackson sendiri bukan hanya sekadar penyanyi biasa. Ia dikenal sebagai King of Pop yang telah mengubah wajah industri musik global.
Album-album legendaris seperti Thriller, Bad, dan Dangerous membuatnya menjadi salah satu artis dengan penjualan album terbesar sepanjang sejarah.
Selain musik, Michael Jackson juga dikenal sebagai inovator dalam dunia hiburan. Video musiknya, koreografi panggung, hingga gaya fashion-nya memiliki pengaruh besar terhadap budaya pop dunia.
Tak heran jika film yang menceritakan kehidupannya memiliki ekspektasi yang sangat tinggi dari penggemar.
Tantangan Membuat Film tentang Legenda
Membuat film tentang tokoh sebesar Michael Jackson tentu bukan hal yang mudah.
Setiap detail dalam film—mulai dari casting, kostum, hingga cara para aktor bergerak—akan selalu dibandingkan dengan sosok asli yang sangat ikonik.
Bagi para penggemar, keakuratan menjadi hal yang sangat penting. Sementara bagi keluarga Jackson, film tersebut juga membawa nilai emosional karena menyangkut warisan keluarga mereka.
Inilah yang membuat kritik Janet Jackson menjadi perhatian tersendiri. Sebagai salah satu orang yang paling dekat dengan Michael selama hidupnya, pandangan Janet tentu memiliki bobot yang besar.
Publik Menunggu Penilaian Akhir
Meski screening keluarga memunculkan beragam reaksi, penilaian akhir tetap akan datang dari publik.
Para penggemar Michael Jackson di seluruh dunia tentu penasaran bagaimana kisah hidup idolanya akan digambarkan di layar lebar.
Apakah film ini benar-benar mampu menangkap keajaiban seorang legenda pop?
Atau justru akan memicu perdebatan baru seperti yang terjadi dalam screening keluarga Jackson?
Yang jelas, satu hal pasti: setiap proyek yang berkaitan dengan Michael Jackson selalu menarik perhatian dunia.
Dan kini, Urbie’s hanya tinggal menunggu sampai film ini akhirnya tayang di bioskop untuk melihat apakah kisah sang King of Pop berhasil dihidupkan kembali dengan sempurna.







