Home Highlight Yogyakarta dan Surakarta Jadi Magnet Wisata Kebugaran, Minat Turis Korea Melonjak 11...

Yogyakarta dan Surakarta Jadi Magnet Wisata Kebugaran, Minat Turis Korea Melonjak 11 Kali Lipat!

473
0
Candi Borobudur. (Foto: Dok. Agoda)

Hi Urbie’s! Bulan November tahun ini, Yogyakarta dan Surakarta bukan cuma jadi destinasi budaya, tapi juga pusat perhatian dunia wellness. Platform perjalanan digital Agoda mencatat lonjakan minat wisata ke dua kota tersebut, bertepatan dengan penyelenggaraan Wonderful Indonesia Wellness Festival (WIWF) 2025.

Yang paling mencuri perhatian, wisatawan asal Korea Selatan ternyata paling banyak mencari akomodasi di dua kota itu — melonjak lebih dari sebelas kali lipat dibandingkan tahun lalu!

“Angka ini luar biasa dan menunjukkan antusiasme tinggi wisatawan Korea terhadap pengalaman wellness yang menggabungkan budaya dan tradisi,” ujar Gede Gunawan, Senior Country Director Agoda untuk Indonesia. “Potensi wisata kebugaran Indonesia sangat besar dan layak mendapatkan perhatian global.”

Festival yang Rayakan Keseimbangan Ala Jawa

Diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), WIWF 2025 menjadi ajang perayaan warisan kebugaran dari Kerajaan Mataram. Festival ini memadukan filosofi keseimbangan hidup khas Jawa dengan praktik kebugaran modern—dari yoga di tengah sawah hingga ritual jamu dan meditasi budaya.

Acara utama festival dibagi menjadi dua: Jogja Cultural Wellness Festival (JCWF) di Yogyakarta dan Royal Surakarta Wellness Festival (RSWF) di Surakarta. Keduanya menampilkan kegiatan seperti sesi spa tradisional, workshop batik mindful, hingga pertunjukan musik relaksasi yang memanjakan semua indra.

Data Menarik dari Agoda

Menurut data Agoda, minat pencarian akomodasi meningkat tajam selama periode festival:

  • +15% untuk Yogyakarta
  • +119% untuk Surakarta

Tiga negara dengan minat terbesar datang dari Korea Selatan, Malaysia, dan Singapura, dengan Korea Selatan mencatat lonjakan fenomenal 1.121%. Disusul oleh Thailand (221%) dan Jepang (16%).

Baca Juga:

Tren ini menunjukkan bahwa wisatawan Asia kini semakin menjadikan kesehatan dan kebugaran sebagai bagian penting dalam perjalanan mereka.

Potensi Indonesia di Mata Dunia Wellness

Peningkatan minat wisatawan Korea ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia yang aktif mempromosikan pariwisata kebugaran ke Negeri Ginseng. Pada kunjungan ke Seoul bulan September lalu, Indonesia memperkenalkan berbagai pengalaman wellness berbasis kearifan lokal yang ternyata mendapat sambutan positif.

Tak heran, Global Wellness Institute kini menempatkan Indonesia di posisi enam besar ekonomi kebugaran di Asia Pasifik, dengan pertumbuhan tercepat ketiga di kawasan.

“Selain Bali, masih banyak destinasi lain yang punya potensi besar di sektor wellness, termasuk Yogyakarta dan Surakarta,” tambah Gede. “Melalui Agoda, kami ingin membantu wisatawan menemukan tempat, penerbangan, dan aktivitas yang menyegarkan pikiran, tubuh, dan jiwa.”

Lebih dari Sekadar Healing

Agoda sendiri menawarkan lebih dari 6 juta pilihan akomodasi, 130 ribu rute penerbangan, dan 300 ribu aktivitas yang bisa dipesan dalam satu transaksi. Bagi para urban traveler yang haus akan pengalaman baru, festival ini menjadi alasan sempurna untuk menyeimbangkan raga dan pikiran, sambil menikmati keindahan budaya Jawa yang otentik

Singkatnya, wellness bukan lagi sekadar tren, tapi sudah jadi gaya hidup baru bagi banyak pelancong global. Dan Indonesia — lewat pesona Yogyakarta dan Surakarta — tengah bersiap menjadi panggung utama wellness tourism di Asia.