Hi Urbie’s! Dunia fashion dan musik kembali bertemu dalam sebuah kolaborasi besar. Brand denim legendaris Levi's resmi mengumumkan kemitraan global multi-tahun dengan Rosé, penyanyi sekaligus penulis lagu yang juga dikenal sebagai member dari girl group K-Pop fenomenal Blackpink.
Kolaborasi ini bukan sekadar kampanye biasa. Levi’s melihat Rosé sebagai sosok yang merepresentasikan identitas kreatif, pengaruh lintas budaya, sekaligus semangat generasi baru yang berani mengekspresikan diri melalui fashion.
Kerja sama ini juga menjadi bagian penting dari strategi Levi’s untuk terus memperluas pasar global, khususnya dalam lini women’s fashion yang kini menjadi salah satu fokus utama brand tersebut.
Dari Kampanye Super Bowl ke Kolaborasi Global
Kemitraan Levi’s dengan Rosé sebenarnya sudah mulai terlihat sebelumnya. Awal tahun ini, Rosé tampil dalam kampanye global bertajuk “Behind Every Original”, sebuah kampanye besar yang bahkan diperkenalkan dalam iklan di Super Bowl.
Bagi Levi’s, momen tersebut sangat spesial karena menjadi iklan Super Bowl pertama mereka dalam 20 tahun terakhir.
Dalam kampanye itu, Levi’s merilis konten khusus berjudul “Rosé’s Backstory”, yang menampilkan perjalanan kreatif sang musisi. Video tersebut memperlihatkan bagaimana Rosé menemukan inspirasi dari musik, pengalaman hidup, dan budaya yang membentuk identitas artistiknya.
Melalui cerita ini, Levi’s ingin menegaskan pesan bahwa setiap individu memiliki cerita unik di balik gaya personal mereka.

Penampilan Ikonik Rosé di Tokyo
Kolaborasi Levi’s dan Rosé juga terlihat jelas dalam penampilan panggung sang bintang K-Pop.
Awal tahun ini, saat konser Blackpink di Tokyo, Rosé tampil mengenakan serangkaian outfit Levi’s yang dibuat secara khusus. Busana tersebut menampilkan denim dengan sentuhan custom handmade, material premium, serta teknik finishing inovatif yang memberikan karakter unik pada setiap potongannya.
Desain ini bukan hanya sekadar outfit panggung. Levi’s memanfaatkan momen tersebut untuk menunjukkan bagaimana denim klasik bisa diinterpretasikan kembali menjadi fashion statement modern.
Bagi banyak penggemar, penampilan Rosé di panggung Tokyo menjadi simbol bagaimana fashion, musik, dan ekspresi diri bisa saling menyatu.
Baca Juga:
- Ritual Pijat Bayi yang Bikin Si Kecil Nyaman dan Tidur Nyenyak
- Meutya Hafid Kritik Meta soal Moderasi Konten, Soroti Foto Palestina yang Cepat Dihapus
- Nggak Perlu Antre di Bank! Ini Daftar ATM Pecahan Kecil untuk Tukar Uang Lebaran 2026
Outfit Rosé Dipamerkan di Harajuku
Sebagai bagian dari kolaborasi ini, Levi’s juga membawa pengalaman tersebut langsung kepada penggemar.
Mulai minggu ini, outfit Levi’s yang dikenakan Rosé saat konser Tokyo akan dipamerkan di Levi’s Harajuku Store.
Pengunjung bisa melihat langsung detail craftsmanship dari busana tersebut, mulai dari teknik jahitan, proses kustomisasi, hingga material premium yang digunakan.
Harajuku sendiri dikenal sebagai salah satu pusat fashion street culture paling ikonik di Jepang. Kehadiran koleksi Rosé di sana menjadi cara Levi’s untuk terhubung langsung dengan komunitas fashion dan generasi muda yang menjadikan gaya personal sebagai bentuk ekspresi diri.
Kolaborasi Produk Eksklusif Segera Hadir
Tidak berhenti di situ, Levi’s juga mengonfirmasi bahwa kerja sama dengan Rosé akan berlanjut dalam bentuk kolaborasi produk eksklusif yang akan dirilis dalam waktu dekat.
Koleksi ini nantinya akan menghadirkan berbagai item fashion yang mencerminkan gaya khas Rosé—mulai dari potongan denim modern hingga desain yang menonjolkan karakter feminin sekaligus edgy.
Melalui koleksi tersebut, Levi’s ingin memberikan kesempatan bagi para penggemar di seluruh dunia untuk mengekspresikan gaya personal mereka melalui fashion yang terinspirasi langsung dari sang idol.
Konsepnya sederhana namun kuat: fashion sebagai medium untuk bercerita tentang identitas diri.

Levi’s Sedang dalam Momentum Positif
Kolaborasi dengan Rosé juga datang di saat yang tepat bagi Levi’s. Brand denim asal Amerika ini sedang menikmati momentum pertumbuhan bisnis yang cukup kuat.
Dalam laporan keuangan terbaru, Levi’s mencatat penjualan organik meningkat 7 persen hingga mencapai 6,2 miliar dolar AS pada tahun fiskal yang berakhir 3 November.
Angka tersebut bahkan datang setelah pertumbuhan sebesar 3 persen pada tahun sebelumnya. Untuk tahun ini, perusahaan memprediksi penjualan akan kembali meningkat sekitar 4 hingga 5 persen.
Strategi kolaborasi dengan figur global seperti Rosé dinilai menjadi salah satu cara Levi’s untuk terus relevan di tengah industri fashion yang sangat kompetitif.
Fashion, Musik, dan Generasi Global
Urbie’s, kolaborasi antara Levi’s dan Rosé menunjukkan bagaimana batas antara musik, fashion, dan budaya pop kini semakin tipis.
Bintang K-Pop tidak lagi hanya menjadi ikon musik, tetapi juga menjadi figur yang mempengaruhi tren global—mulai dari gaya berpakaian hingga cara generasi muda mengekspresikan identitas mereka.
Melalui kemitraan ini, Levi’s ingin memperkuat posisinya sebagai brand yang tidak hanya menjual denim, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan kreatif generasi modern.
Dan dengan pengaruh global Rosé yang terus berkembang, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu momen fashion paling menarik di tahun ini.
Siap melihat bagaimana denim klasik Levi’s diinterpretasikan ulang lewat gaya khas Rosé?





