Halo, urbie's! Sebuah aksi ekstrem yang menghebohkan New York akhirnya mengungkap identitas dua sosok yang sempat menjadi misteri. Pria dan wanita berpakaian serba hitam yang terlihat memanjat Empire State Building secara ilegal ternyata adalah Ivan "Vanya" Beerkus dan Angela Nikolau, pasangan pendaki gedung pencakar langit asal Rusia yang dikenal luas sebagai bintang dokumenter Netflix Skywalkers: A Love Story.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu ketika keduanya berhasil mencapai puncak Empire State Building, salah satu ikon paling terkenal di dunia yang memiliki ketinggian sekitar 1.454 kaki atau lebih dari 440 meter. Aksi mereka langsung menarik perhatian warga, memicu laporan darurat ke layanan 911, hingga membuat helikopter berita mengudara untuk mendokumentasikan kejadian yang sangat langka tersebut.
Namun, bukan hanya aksi memanjat gedung tanpa alat pengaman yang menjadi sorotan. Momen yang paling mengejutkan justru terjadi ketika Ivan Beerkus berlutut di atas puncak gedung dan memasangkan cincin kepada Angela Nikolau. Adegan romantis itu membuat banyak orang menduga bahwa pasangan tersebut resmi bertunangan di salah satu titik tertinggi Kota New York.

Momen spesial tersebut juga mereka abadikan melalui unggahan di akun Instagram masing-masing. Selain prosesi lamaran, pasangan itu membentangkan sebuah bendera berukuran besar dengan pesan yang cukup menyentuh, yaitu, "Ketika kekuatan cinta mengalahkan cinta akan kekuasaan, dunia akan mengenal perdamaian." Kalimat tersebut menjadi simbol yang memperkuat pesan cinta sekaligus keberanian yang selama ini identik dengan perjalanan mereka.
Meski demikian, aksi tersebut tetap dianggap melanggar hukum. Berdasarkan laporan NBC New York, Beerkus dan Nikolau kini berada dalam tahanan kepolisian untuk menjalani proses hukum terkait pendakian ilegal terhadap gedung bersejarah tersebut.
Nama Ivan Beerkus dan Angela Nikolau sebenarnya bukan sosok baru di dunia urban climbing atau rooftoping. Mereka telah lama dikenal sebagai pasangan yang gemar memanjat gedung-gedung pencakar langit tanpa menggunakan tali maupun perlengkapan keselamatan. Aktivitas ekstrem itu bahkan menjadi inti dari dokumenter Netflix berjudul Skywalkers: A Love Story yang dirilis pada 2024.
Dalam dokumenter tersebut, penonton diajak mengikuti perjalanan pasangan ini saat melakukan pendakian berbahaya ke Menara Merdeka di Malaysia, gedung setinggi 2.227 kaki yang menjadi struktur tertinggi kedua di dunia. Demi menyelesaikan aksi tersebut, keduanya dikabarkan menghabiskan waktu hampir 30 jam berada di dalam gedung, bersembunyi dari para pekerja konstruksi, hingga akhirnya berhasil mencapai puncak sebelum melarikan diri dari Malaysia untuk menghindari konsekuensi hukum.
Baca Juga:
- Catat! Harga dan Jadwal War Tiket Guns N’ Roses Jakarta 2026
- Geser Jepang, Wisatawan Cina Makin Kepincut Liburan ke Indonesia: Daerah Ini Alami Lonjakan Drastis!
- 3 Tempat Kuliner Gading Serpong Terbaru yang Unik & Wajib Dicoba
Kisah mereka memperlihatkan bahwa setiap aksi ekstrem yang dilakukan bukanlah sesuatu yang spontan. Dibutuhkan latihan fisik, perencanaan yang sangat matang, serta keberanian luar biasa. Namun, di sisi lain, aksi tersebut juga menuai kritik karena berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain serta melanggar aturan yang berlaku.
Menariknya, dalam wawancara bersama Variety pada 2024, Beerkus dan Nikolau sempat mengungkap bahwa mereka baru saja pindah ke New York dan sedang mencari tantangan berikutnya. Saat ditanya mengenai bangunan yang ingin mereka taklukkan, keduanya hanya memberi isyarat bahwa masih ada beberapa gedung yang menjadi target, namun mereka menolak mengungkapkan lokasinya.
Melihat kejadian terbaru ini, banyak pihak menduga Empire State Building merupakan salah satu target yang mereka maksud saat itu. Dugaan tersebut semakin menguat setelah identitas mereka akhirnya terungkap sebagai pelaku aksi pendakian yang viral di media sosial dan berbagai pemberitaan internasional.
Terlepas dari kontroversi yang menyertainya, aksi Ivan Beerkus dan Angela Nikolau kembali menunjukkan bagaimana kisah cinta mereka selalu berjalan berdampingan dengan petualangan ekstrem yang memacu adrenalin. Bagi sebagian orang, tindakan tersebut dianggap sebagai bentuk ekspresi kebebasan dan keberanian. Namun bagi pihak berwenang, aksi tersebut tetap merupakan pelanggaran hukum yang tidak dapat dibenarkan.
Kini, publik menantikan bagaimana proses hukum terhadap pasangan tersebut akan berlangsung, sekaligus penasaran apakah momen pertunangan spektakuler di puncak Empire State Building benar-benar akan menjadi babak baru dalam kisah cinta dua bintang dokumenter Skywalkers: A Love Story.





