Hi Urbie's! Kesadaran terhadap wellness atau gaya hidup sehat secara holistik semakin relevan bagi perempuan Indonesia yang menjalani beragam peran, mulai dari profesional, ibu, istri, hingga individu yang tetap ingin memiliki ruang untuk aktualisasi diri dan menjalani hobi.
Di tengah aktivitas yang serbacepat, tuntutan tersebut dapat memicu kelelahan fisik dan mental. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan kini tidak hanya berkaitan dengan kebugaran tubuh, tetapi juga kemampuan mengelola stres dan menjaga keseimbangan emosional.
Tren tersebut sejalan dengan perkembangan industri wellness secara global. Laporan 2024 Global Wellness Economy Monitor dari Global Wellness Institute (GWI) mencatat ekonomi wellness global mencapai US$6,3 triliun pada 2023 dan diproyeksikan mendekati US$9 triliun pada 2028.
Sementara itu, Worldwide Survey of Fitness Trends 2026 dari American College of Sports Medicine (ACSM) menempatkan Exercise for Mental Health di peringkat keenam dalam tren kebugaran global. Temuan ini memperlihatkan bahwa aktivitas fisik semakin dipandang bukan hanya untuk kebugaran dan penampilan, tetapi juga sebagai bagian dari upaya mengelola stres dan mendukung kesehatan mental.

Patchtastic Day 2026 Dorong Perempuan Berbagi Kenyamanan
Melihat kebutuhan tersebut, Salonpas Pain Relief Patch kembali menggelar Patchtastic Day 2026 dengan mengusung gerakan sosial #ShareTheComfort dan tagline “Bringing Comfort Closer to You”.
Melalui gerakan tersebut, Salonpas ingin mendorong perempuan untuk memberikan perhatian terhadap dirinya sendiri, mengatasi rasa tidak nyaman, serta tetap dapat menjalani aktivitas dengan lebih leluasa. Kenyamanan yang dirasakan diharapkan kemudian dapat dibagikan kepada keluarga, sahabat, maupun komunitas.
Product Manager Salonpas Pain Relief Patch, Ira Guci, mengatakan perempuan kerap menjadi sumber kenyamanan bagi orang-orang di sekitarnya, tetapi tidak selalu memberikan ruang yang sama untuk dirinya sendiri.
“Perempuan sering kali menjadi sumber kenyamanan bagi orang lain, tetapi lupa menyediakan waktu untuk merawat dirinya sendiri. Kami percaya bahwa kesehatan fisik dan mental saling berkaitan,” ujar Ira dalam keterangan tertulis, Rabu (12/8/2026).
Menurut dia, Patchtastic Day 2026 dirancang sebagai ruang bagi perempuan untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sekaligus kembali terhubung dengan komunitas.
“Melalui Patchtastic Day 2026, kami menghadirkan ruang nyaman bagi perempuan untuk melepaskan penat, memulihkan energi, dan kembali terhubung dengan komunitasnya. Kami ingin kenyamanan ini berkembang menjadi rantai kebaikan yang saling menguatkan,” katanya.

Workout dan Workshop Jadi Satu Pengalaman
Konsep Patchtastic Day 2026 tahun ini dikembangkan dengan menggabungkan aktivitas olahraga, kegiatan kreatif, dan ruang interaksi komunitas.
Program Unique Experience (Workout x Workshop) menjadi salah satu agenda utama. Peserta dapat mengikuti olahraga kelompok seperti Pound Fit, Zumba, dan Yoga sebelum melanjutkan aktivitas seni yang dirancang lebih santai.
Baca Juga:
- Penerbangan Hemat ke Bangkok Thailand Makin Mudah, Tiket Mulai Rp2,9 Juta dari Jakarta
- iPhone Foldable Akhirnya Muncul 2026? Desainnya Makin Nyata, Harganya Bikin Dompet Ikut Terlipat
- Cristiano Ronaldo Umumkan Pernikahan dengan Georgina Rodriguez, Hanya Tiga Kata di Instagram
Konsep tersebut memungkinkan peserta berpindah dari aktivitas fisik ke kegiatan kreatif untuk memberikan jeda setelah berolahraga sekaligus menciptakan pengalaman yang lebih beragam.
Sejumlah aktivitas seni yang tersedia antara lain membuat gelang manik-manik (beaded bracelet), menghias gantungan tas (bag charm), membuat gantungan kunci tumbler (tumbler keychain), membuat boneka kain (marudoll), serta membuat gantungan kunci akrilik (acrylic keychain).
Dalam materi kegiatan, penyelenggara juga merujuk penelitian dari Drexel University yang menunjukkan adanya penurunan kadar kortisol pada sekitar 75 persen peserta setelah melakukan aktivitas seni selama 45 menit. Kortisol merupakan hormon yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap stres.
Namun, aktivitas seni maupun olahraga tetap perlu dipandang sebagai bagian dari gaya hidup sehat secara menyeluruh, bukan sebagai pengganti diagnosis atau penanganan profesional untuk gangguan kesehatan fisik maupun mental.
The Market Hadirkan Ruang Komunitas
Selain sesi workout dan workshop, Patchtastic Day 2026 memperkenalkan The Market sebagai konsep baru.
Area ini menghadirkan tenant yang bergerak di berbagai kategori, termasuk kuliner sehat, produk seni dan kerajinan tangan, serta studio olahraga mitra.
The Market tidak hanya dirancang sebagai area transaksi, tetapi juga menjadi ruang sosial bagi peserta untuk berkumpul, berinteraksi, dan berbagi pengalaman.
Konsep tersebut memperkuat pesan utama #ShareTheComfort yang ingin menghubungkan perawatan diri dengan dukungan terhadap orang-orang di sekitar.

Patchtastic Day 2026 Sasar 1.800-2.000 Peserta
Setelah digelar di Makassar pada 19 Juli 2026, rangkaian Road to Patchtastic Day akan berlanjut ke sejumlah kota di Indonesia.
Tahun ini, dua kota baru masuk dalam rangkaian, yakni Medan dan Banjarmasin. Secara keseluruhan, penyelenggara menargetkan partisipasi sekitar 1.800 hingga 2.000 peserta dalam seluruh rangkaian Patchtastic Day 2026.
Berikut jadwal rangkaian Patchtastic Day 2026 setelah gelaran Makassar:
- Medan — Road to: Minggu, 23 Agustus 2026
- Bandung — Road to: Minggu, 6 September 2026
- Banjarmasin — Road to: Minggu, 4 Oktober 2026
- Jakarta — Big Bang Main Event: Sabtu, 7 November 2026
Perluasan kota penyelenggaraan tersebut menjadi bagian dari upaya membawa pengalaman wellness yang memadukan aktivitas fisik, kreativitas, dan interaksi komunitas kepada lebih banyak perempuan.
Dengan #ShareTheComfort, Patchtastic Day 2026 menempatkan kenyamanan bukan sekadar kondisi untuk beristirahat, tetapi sebagai titik awal untuk kembali menjalani aktivitas, merawat diri, dan membangun koneksi positif dengan lingkungan sekitar.






