Hi Urbie’s! Semangat diplomasi dan kepedulian terhadap berbagai persoalan global hadir dalam Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) Cibubur Chapter 2026. Digelar pada Sabtu-Minggu, 26-27 September 2026 di Trans Hotel Jakarta, konferensi ini mempertemukan 312 pelajar dari 165 sekolah dan universitas yang berasal dari 11 provinsi di Indonesia.
Mengusung tema “Breaking Barriers, Building Futures: Equity in a Transforming World,” AYIMUN Cibubur Chapter menjadi ruang bagi para peserta untuk belajar memahami isu internasional, menyampaikan pendapat, melakukan negosiasi, hingga merumuskan solusi melalui simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Para peserta berasal dari berbagai wilayah, mulai dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Riau, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi Utara. Dalam konferensi ini, mereka terbagi ke dalam sejumlah dewan dengan pembahasan isu yang berbeda.

Dua di antaranya adalahEconomic and Social Council (ECOSOC)yang membahas tema “Breaking Chains: Tackling Intergenerational Poverty from Its Roots” sertaI nternational Labour Organisation (ILO) dengan tema “Ethical Innovation: Ensuring the Responsible Integration of Artificial Intelligence into the Labor Market”.

Melalui kedua forum tersebut, peserta tidak hanya dituntut memahami persoalan yang dibahas, tetapi juga menyampaikan argumentasi, mendengarkan perspektif berbeda, melakukan negosiasi, serta menyusun Draft Resolutions sebagai bagian dari simulasi proses persidangan PBB.

Dorong Generasi Muda Berpikir Kritis

Presiden International Global Network (IGN), Muhammad Fahrizal, dalam pidato pembukaannya menekankan bahwa pengalaman mengikuti MUN bukan sekadar mengenai kemampuan berbicara di depan publik. Menurutnya, berbagai keterampilan yang diperoleh peserta merupakan bagian dari kemampuan yang dibutuhkan dalam kehidupan.

“Dunia membutuhkan anak muda yang mampu berpikir kritis, berkomunikasi dengan jelas, bekerja sama dengan orang lain, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.”

AYIMUN Cibubur Chapter sendiri diselenggarakan olehInternational Global Network (IGN), organisasi pendidikan yang berfokus pada pengembangan generasi muda melalui berbagai program edukasi internasional.

Urbanvibes article banner

Dua program unggulan IGN, yakniAsia Youth International Model United Nations (AYIMUN) dan Asia World Model United Nations (AWMUN), disebut telah diikuti sekitar 30 ribu delegasi dari lebih dari 180 negara.

Baca Juga:

Resmi Dibuka Perwakilan Pemerintah Jakarta Timur

Konferensi AYIMUN Cibubur Chapter 2026 secara resmi dibuka oleh Sriyadi, S.Pd., M.M., selaku Kasi SMP/SMA Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Kota Administrasi Jakarta Timur yang mewakili Wali Kota Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Sriyadi menilai kegiatan seperti AYIMUN dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, negosiasi, diplomasi, dan kepemimpinan.

Ia juga mendorong para peserta agar menjadikan pengalaman tersebut sebagai awal dari berbagai bentuk kolaborasi di masa depan, termasuk melalui gerakan sosial maupunstartup.

“AYIMUN adalah bukti nyata bahwa kolaborasi itu mungkin. Jadikan ini sebagai awal dari bentuk kolaborasi jangka panjang adik-adik semua,” ujar Sriyadi.

Selama konferensi berlangsung, peserta mendapatkan pendampingan dari chairs atau fasilitator yang berpengalaman dalam simulasi sidang diplomasi. Mereka antara lain Aukkadech Jaroenwattanalert dari Thailand sebagai Head Chair ILO, Kimberly Roselind dari Indonesia sebagai Co-Chair ILO, Muh. Ganesh Arkana Aulia Abror sebagai Head Chair ECOSOC Chamber 1, Pitchayamon Jensirisak dari Thailand sebagai Co-Chair ECOSOC Chamber 1, serta Marcia Alfajardo dari Filipina sebagai Head Chair ECOSOC Chamber 2.

AYIMUN Chapter sebelumnya juga telah diselenggarakan di sejumlah kota di Indonesia, seperti Kelapa Gading, Bekasi, BSD, Bandung, dan Pekanbaru. Dua dari tiga program tersebut telah mendapatkan pengakuan dariPusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dengan predikat bintang tiga untuk kategori kompetisi tingkat nasional.

Setelah Cibubur, rangkaian AYIMUN berikutnya akan berlanjut keAYIMUN Penang Chapter yang dijadwalkan berlangsung pada 10-11 Oktober 2026. Kehadiran berbagai chapter ini menjadi bagian dari upaya memperluas ruang bagi generasi muda untuk mengenal diplomasi, isu global, serta membangun kemampuan kolaborasi lintas daerah dan negara.