Hi Urbie’s! Kalau biasanya kamu harus terbang ke Bali untuk merasakan energi nightlife Ubud, kali ini Bali justru datang menghampiri Jakarta dalam bentuk yang jauh lebih “spicy”—segelas cocktail. Melalui kolaborasi “From Bali With Spirit”, Pullman Jakarta Central Park menghadirkan Night Rooster dari Ubud untuk sebuah bar takeover yang mempertemukan karakter cocktail Bali dengan dinamika nightlife Jakarta.

Digelar pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 19.00–22.00 WIB di BUNK Lounge & Bar, Pullman Jakarta Central Park, acara ini menghadirkan kolaborasi antara Raka Ambarawan, Bar Manager Night Rooster Bali, dan Eko, Mixologist BUNK Lounge & Bar. Keduanya membawa interpretasi cocktail masing-masing dengan menggunakan cita rasa Indonesia sebagai sumber inspirasi.

Dari Ubud ke Jakarta dalam Segelas Cocktail

Night Rooster bukan sekadar nama yang muncul dalam bar takeover kali ini. Bar yang berbasis di Ubud tersebut baru saja mendapatkan pengakuan sebagai salah satu “20 Best Bars” versi Tatler Best Indonesia 2026, menjadikannya salah satu representasi menarik dari perkembangan cocktail culture di Bali.

Kehadiran Night Rooster di Jakarta menjadi kesempatan untuk memperkenalkan bagaimana bahan-bahan lokal dan rasa yang familiar bagi masyarakat Indonesia dapat diterjemahkan menjadi cocktail kontemporer. Alih-alih mengandalkan rasa yang terlalu asing, pendekatan ini justru membuat pengalaman minum terasa seperti menemukan kembali cita rasa Indonesia dalam bentuk yang tidak biasa.

Raka Ambarawan membawa dua signature cocktail, yaitu Es Kacang Ijo dan Mbok Ndjendul. Sementara itu, Eko menghadirkan Nastar dan Emping, empat minuman yang terdengar seperti daftar camilan khas Indonesia tetapi justru diolah menjadi cocktail.

Es Kacang Ijo, Nastar, hingga Emping Naik Kelas

Di sinilah “From Bali With Spirit” menjadi lebih menarik. Nama cocktail-nya saja sudah membuat penasaran karena mengambil inspirasi dari makanan dan jajanan yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat Indonesia.

Es Kacang Ijo dan Mbok Ndjendul menjadi representasi interpretasi Raka dari Bali, sementara Nastar dan Emping menjadi eksplorasi Eko di Jakarta. Keempatnya menunjukkan bagaimana bartender dapat mengambil memori rasa dari makanan tradisional dan mengubahnya menjadi pengalaman minum yang lebih modern.

Menurut Sylvain Laroche, General Manager Pullman Jakarta Central Park, cocktail culture Bali memiliki karakter yang terus menginspirasi eksplorasi bahan lokal dan cita rasa Indonesia dalam dunia mixology. Kolaborasi dengan Night Rooster, menurutnya, menjadi kesempatan untuk menerjemahkan kekayaan kuliner Indonesia ke dalam cocktail yang thoughtful dan contemporary.

Bagi tamu, pendekatan ini memberikan perspektif berbeda tentang rasa Indonesia. Bagi dunia hospitality, ini juga menunjukkan bahwa kekayaan kuliner lokal masih memiliki ruang yang sangat luas untuk dieksplorasi.

Baca juga:

Bukan Sekadar Bar Takeover

“From Bali With Spirit” juga menjadi bagian dari ALL Anniversary Celebration dengan semangat “Living our Loyalty Promise”. Acara ini mempertemukan tamu Pullman Jakarta Central Park, anggota ALL Accor+, corporate partners, influencer, media, hingga cocktail enthusiasts dalam satu malam yang dirancang untuk merayakan koneksi dan kreativitas.

Suasana BUNK Lounge & Bar akan semakin hidup dengan penampilan DJ Yosa, contemporary dance, serta interactive games dengan berbagai hadiah spesial. Dengan kombinasi tersebut, acara tidak hanya menawarkan pengalaman mencicipi cocktail, tetapi juga menciptakan ruang untuk bersosialisasi dan menikmati entertainment.

Yang menarik, pengalaman ini tidak eksklusif untuk undangan tertentu. Masyarakat umum juga dapat ikut menikmati “From Bali With Spirit” melalui paket khusus seharga IDR 450.000++ per orang, yang sudah termasuk empat signature cocktails dan free-flow Indonesian food stalls.

Bagi yang ingin mencicipi cocktail secara individual, setiap signature cocktail juga tersedia dengan harga IDR 159.000++ per gelas.

From Bali With Spirit Pullman Jakarta Central Park - sumber foto istimewa
From Bali With Spirit Pullman Jakarta Central Park - sumber foto istimewa

Ketika Hospitality Menjadi Ruang Pertukaran Budaya

Kolaborasi seperti ini menunjukkan bagaimana hotel dapat menjadi lebih dari sekadar tempat menginap. Melalui bar takeover, ruang dining, musik, hingga cocktail, hotel dapat menjadi tempat bertemunya berbagai komunitas dan interpretasi budaya.

Bali memiliki identitas kuat dalam dunia hospitality dan nightlife, sementara Jakarta mempunyai karakter urban yang cepat, dinamis, dan selalu mencari pengalaman baru. Pertemuan keduanya melalui cocktail membuat “From Bali With Spirit” terasa seperti pertukaran energi dari dua kota dengan karakter berbeda.

Tidak mengherankan jika makanan dan minuman lokal menjadi salah satu bahasa yang paling mudah digunakan untuk mempertemukan keduanya. Satu gelas cocktail bisa menjadi titik awal percakapan tentang Bali, bahan lokal, teknik mixology, sampai memori terhadap makanan masa kecil.

Pullman Jakarta Central Park, Destination MICE dan Lifestyle

Selain menghadirkan pengalaman kuliner dan lifestyle, Pullman Jakarta Central Park juga terus memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE) di Jakarta.

Hotel ini memiliki lebih dari 7.000 meter persegi ruang acara fleksibel, termasuk Pullman Grand Ballroom yang memiliki luas sekitar 2.900 meter persegi dan mampu menampung hingga 5.100 tamu. Kapasitas tersebut membuat hotel dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan, mulai dari pernikahan berskala besar, konferensi, pameran, gala dinner, hingga acara korporasi.

Berlokasi di kawasan Podomoro City dan memiliki akses langsung ke Central Park Mall, hotel ini juga berada dekat dengan berbagai kawasan bisnis Jakarta serta sekitar 30 menit dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Untuk kebutuhan leisure, Pullman Jakarta Central Park memiliki 317 kamar dan suite, Collage All Day Dining, BUNK Lounge & Bar, serta The BOX Pool Bar & Terrace. Fasilitas wellness seperti Fit & SPA, gym, hammam, sauna, kolam renang outdoor, dan Zen Garden melengkapi pengalaman bagi tamu yang ingin bersantai setelah menjalani aktivitas di tengah padatnya Jakarta.

Pada akhirnya, “From Bali With Spirit” bukan cuma cerita tentang cocktail dari Bali yang mampir ke Jakarta. Ini adalah cerita tentang bagaimana rasa lokal, kreativitas bartender, musik, hospitality, dan komunitas dapat bertemu dalam satu malam.

Dan kalau Urbie’s penasaran seperti apa rasanya Es Kacang Ijo, Nastar, atau Emping dalam bentuk cocktail, mungkin sudah waktunya melihat makanan Indonesia dari sudut pandang yang sedikit berbeda—dengan satu gelas di tangan.

[Block type not supported: rawTool]