Home News Hari Pertama WFA Jelang Lebaran 2026, Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun 29...

Hari Pertama WFA Jelang Lebaran 2026, Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun 29 Persen

0
19
Hari Pertama WFA Jelang Lebaran 2026, Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun 29 Persen
Hari Pertama WFA Jelang Lebaran 2026, Penumpang Commuter Line Jabodetabek Turun 29 Persen. Foto: istimewa

Hi Urbie’s!

Memasuki hari ke-26 bulan suci Ramadan yang juga bertepatan dengan hari pertama penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) menjelang libur Lebaran 2026, aktivitas di sejumlah stasiun Commuter Line Jabodetabek masih terlihat cukup ramai. Meskipun pemerintah telah memberikan fleksibilitas kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan sebagian pekerja swasta, mobilitas masyarakat di pagi hari tetap terpantau tinggi.

Berdasarkan data dari KAI Commuter, hingga pukul 10.00 WIB pada Senin, 16 Maret 2026, tercatat sebanyak 323.455 pengguna telah naik Commuter Line di wilayah Jabodetabek. Angka ini menunjukkan bahwa kereta komuter masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari, mulai dari bekerja hingga menjalankan berbagai kegiatan lainnya selama Ramadan.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa meskipun kondisi stasiun masih cukup ramai, jumlah pengguna sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan hari kerja biasa sebelum kebijakan WFA diberlakukan.

Menurutnya, jumlah tersebut turun sekitar 29 persen dibandingkan Senin pada minggu sebelumnya. Penurunan ini dinilai wajar karena sebagian pekerja kini dapat menjalankan aktivitas secara fleksibel dari mana saja menjelang periode mudik dan libur panjang Idulfitri.

Meski demikian, beberapa stasiun besar tetap mencatat jumlah pengguna yang cukup signifikan pada pagi hari. Data hingga pukul 10.00 WIB menunjukkan bahwa Stasiun Bogor menjadi salah satu titik keberangkatan dengan jumlah pengguna tertinggi, yakni lebih dari 22 ribu orang.

Sementara itu, Stasiun Citayam mencatat sekitar 18.385 pengguna, diikuti Stasiun Bekasi dengan 18.143 pengguna. Di wilayah Tangerang, Stasiun Tangerang melayani sekitar 10.175 pengguna, sedangkan Stasiun Sudimara mencatat sekitar 10.282 pengguna yang memulai perjalanan menggunakan Commuter Line.

Sepanjang bulan Ramadan tahun ini, volume pengguna Commuter Line juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Selama periode 25 hari puasa, mulai 19 Februari hingga 15 Maret 2026, total pengguna Commuter Line Jabodetabek mencapai 24.222.911 orang.

Baca Juga:

Selain itu, layanan Commuter Line lainnya juga tetap mencatat aktivitas yang stabil. Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta melayani sebanyak 162.393 pengguna, sementara Commuter Line Merak mencatat sekitar 252.501 pengguna sepanjang periode Ramadan tersebut.

Stasiun-stasiun transit utama juga tetap menjadi titik pergerakan penumpang yang cukup padat. Selama Ramadan, rata-rata volume transit harian di Stasiun Manggarai mencapai sekitar 150 ribu orang, diikuti Stasiun Tanah Abang dengan sekitar 136 ribu orang, serta Stasiun Duri yang melayani sekitar 80 ribu penumpang per hari.

Tingginya mobilitas ini tidak terlepas dari peran Commuter Line sebagai salah satu simpul utama transportasi perkotaan di Jabodetabek. Sistem transportasi ini terhubung langsung dengan berbagai moda lain seperti MRT Jakarta, LRT Jabodebek, TransJakarta, hingga Commuter Line lokal, sehingga memudahkan masyarakat untuk berpindah moda menuju berbagai pusat aktivitas.

Beberapa stasiun integrasi bahkan mencatat angka pengguna yang cukup besar selama Ramadan. Misalnya Stasiun Rangkasbitung yang terhubung dengan Commuter Line Merak mencatat 300.874 penumpang turun dari Commuter Line Jabodetabek.

Sementara itu, Stasiun Cikarang yang terintegrasi dengan Commuter Line Walahar tujuan Purwakarta mencatat 489.597 pengguna turun. Di sisi lain, integrasi dengan LRT Jabodebek juga menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat. Stasiun Sudirman mencatat sekitar 934.216 pengguna, sedangkan Stasiun Cawang mencapai 616.291 pengguna yang turun di kedua stasiun tersebut selama Ramadan.

Memasuki periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Commuter memastikan layanan tetap berjalan optimal untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat. Saat ini KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.065 perjalanan Commuter Line Jabodetabek setiap hari, serta 70 perjalanan Commuter Line Bandara Soetta.

Namun terdapat penyesuaian pada layanan Commuter Line Merak. Selama periode 13 hingga 20 Maret 2026, perjalanan kereta hanya beroperasi hingga Stasiun Cilegon.

Bagi penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Krenceng atau Stasiun Merak, KAI Commuter telah menyiapkan angkutan lanjutan dari Stasiun Cilegon untuk memastikan perjalanan tetap berjalan lancar.

Menutup pernyataannya, Karina Amanda juga mengingatkan para pengguna agar selalu mematuhi aturan selama perjalanan. KAI Commuter mengimbau penumpang untuk tetap menjaga keselamatan, mengawasi anak-anak, mengikuti arahan petugas di stasiun maupun di dalam kereta, serta selalu waspada selama menggunakan transportasi publik.

Dengan tingginya mobilitas masyarakat menjelang libur Lebaran, kedisiplinan dan kesadaran bersama menjadi kunci agar perjalanan menggunakan Commuter Line tetap aman, nyaman, dan lancar bagi semua pengguna.