Iklan
Home Entertainment 5 Film Cameron Diaz Paling Ikonik yang Wajib Ditonton Ulang

5 Film Cameron Diaz Paling Ikonik yang Wajib Ditonton Ulang

0
3
Cameron Diaz dengan semua karakter yang dia pernah perankan - sumber foto istimewa
Cameron Diaz dengan semua karakter yang dia pernah perankan - sumber foto istimewa
Iklan Urbanvibes Banner
Iklan

Hi Urbie’s!, kalau bicara tentang aktris Hollywood yang wajah dan tawanya seolah punya tempat sendiri dalam sejarah film era 1990-an hingga 2000-an, nama Cameron Diaz sulit dilewatkan. Dari komedi romantis yang absurd sampai aksi penuh ledakan, Diaz punya kemampuan membuat karakter yang dimainkan terasa ringan, jenaka, sekaligus meninggalkan kesan kuat.

Menariknya, popularitas Cameron Diaz bukan hanya lahir dari deretan film box office. Ia juga berhasil membangun karakter-karakter yang tetap dikenang bahkan setelah bertahun-tahun filmnya selesai ditayangkan, sehingga beberapa judul terasa seperti kapsul waktu yang menyimpan gaya Hollywood pada masanya.

1. The Mask

Kalau ingin mencari titik awal yang membuat nama Cameron Diaz langsung mencuri perhatian Hollywood, The Mask menjadi film yang tidak boleh dilewatkan. Dirilis pada 1994, film ini memperkenalkan Diaz sebagai Tina Carlyle, karakter yang membuat debut aktingnya terasa seperti langsung melompat ke panggung besar.

Cameron Diaz di The Mask - sumbr foto IMDB
Cameron Diaz di The Mask – sumbr foto IMDB

Beradu akting dengan Jim Carrey, Diaz tampil dalam film komedi fantasi yang penuh ekspresi berlebihan, humor slapstick, dan energi khas era 1990-an. Meski bukan film yang sepenuhnya bertumpu pada dirinya, penampilan Diaz sebagai Tina berhasil membuat penonton memperhatikan sosok baru yang kemudian berkembang menjadi salah satu bintang terbesar Hollywood.

2. My Best Friend’s Wedding

Setelah debut yang mencuri perhatian, Diaz kembali menunjukkan sisi berbeda melalui My Best Friend’s Wedding pada 1997. Kali ini ia berperan sebagai Kimberly Wallace, perempuan muda yang berada di tengah hubungan rumit antara karakter yang diperankan Julia Roberts dan Dermot Mulroney.

Cameron Diaz My Best Friend's Wedding - sumber foto IMDB
Cameron Diaz My Best Friend’s Wedding – sumber foto IMDB

Film ini menarik karena Diaz tidak ditempatkan sebagai karakter perempuan yang harus selalu menjadi pusat konflik. Justru kepolosan dan kehangatan Kimberly membuat penonton memiliki perspektif berbeda tentang cinta, persahabatan, serta rasa takut kehilangan seseorang.

Buat Urbie’s yang menyukai rom-com klasik, film ini juga menarik untuk ditonton ulang karena ceritanya tidak sekadar menawarkan akhir bahagia. Ada rasa getir yang membuat My Best Friend’s Wedding terasa lebih manusiawi dibandingkan banyak film romantis yang terlalu mudah ditebak.

3. There’s Something About Mary

Kalau ada satu film yang memperlihatkan kemampuan Cameron Diaz menggabungkan pesona dengan komedi absurd, jawabannya adalah There’s Something About Mary. Film rilisan 1998 ini menempatkan Diaz sebagai Mary Jensen, perempuan yang menjadi pusat perhatian beberapa pria dan menciptakan serangkaian kekacauan romantis.

Cameron Diaz There's Something About Mary - sumber foto IMDB
Cameron Diaz There’s Something About Mary – sumber foto IMDB

Film garapan Bobby dan Peter Farrelly tersebut terkenal karena humor yang berani dan terkadang kelewat absurd. Namun di tengah berbagai leluconnya, Diaz berhasil membuat Mary tetap terasa sebagai karakter yang menyenangkan, bukan sekadar objek dari kekacauan yang terjadi di sekelilingnya.

Peran tersebut bahkan menjadi salah satu penampilan paling melekat dalam karier Diaz. Sampai sekarang, ketika orang membicarakan komedi romantis ikonik era 1990-an, There’s Something About Mary hampir selalu memiliki tempat dalam percakapan.

Baca juga:

4. Charlie’s Angels

Memasuki era 2000-an, Cameron Diaz kembali membuktikan bahwa dirinya tidak hanya cocok berada dalam film komedi romantis. Bersama Drew Barrymore dan Lucy Liu, ia menjadi salah satu wajah utama Charlie’s Angels, film aksi-komedi yang memadukan pertarungan, humor, fashion, dan chemistry tiga karakter utama.

cameron diaz Charlie's Angels - sumber foto IMDB
cameron diaz Charlie’s Angels – sumber foto IMDB

Sebagai Natalie Cook, Diaz tampil dengan energi yang jauh lebih aktif dibandingkan karakter-karakter sebelumnya. Adegan laga yang dipadukan dengan komedi membuat film ini terasa seperti pesta budaya pop awal 2000-an, lengkap dengan gaya busana dan soundtrack yang sangat khas zamannya.

Film ini kemudian memiliki sekuel berjudul Charlie’s Angels: Full Throttle. Keduanya menjadi bagian penting dari perjalanan Diaz sebagai aktris yang mampu berpindah genre tanpa kehilangan daya tariknya.

5. Shrek

Siapa sangka salah satu karakter Cameron Diaz yang paling dikenang justru tidak pernah memperlihatkan wajah sang aktris secara langsung? Melalui suara Princess Fiona dalam franchise Shrek, Diaz memberikan karakter animasi tersebut kepribadian yang kuat, lucu, sekaligus jauh dari stereotip putri kerajaan yang hanya menunggu diselamatkan.

Cameron Diaz The Shreks - sumber foto IMDB
Cameron Diaz The Shreks – sumber foto IMDB

Fiona bukan karakter perempuan yang pasif, dan hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa penampilannya terasa berbeda dari kisah dongeng tradisional. Ia bisa bertarung, bercanda, mengambil keputusan sendiri, sekaligus menunjukkan sisi rentan tanpa kehilangan kekuatannya.

Chemistry Fiona dengan Shrek juga menjadi salah satu kekuatan utama franchise tersebut. Cameron Diaz berhasil membuat suara Fiona memiliki emosi yang cukup kuat sehingga karakter animasi itu terasa seperti manusia dengan persoalan, keinginan, dan rasa tidak percaya dirinya sendiri.

Dari Tina hingga Fiona, Cameron Diaz Punya Banyak Wajah

Lima film tersebut memperlihatkan bagaimana perjalanan karier Cameron Diaz tidak pernah benar-benar terpaku pada satu tipe karakter. Ia bisa menjadi perempuan misterius dalam The Mask, sosok romantis dalam My Best Friend’s Wedding, karakter komedi dalam There’s Something About Mary, agen penuh aksi dalam Charlie’s Angels, hingga putri ogre dalam Shrek.

Itulah yang membuat film-film Cameron Diaz menarik untuk ditonton ulang sekarang. Selain nostalgia, Urbie’s juga bisa melihat bagaimana seorang aktris membangun karier dengan mengambil karakter yang berbeda-beda dan tetap berhasil meninggalkan identitasnya sendiri.

Kalau harus memilih satu untuk memulai marathon akhir pekan, The Mask cocok untuk melihat awal perjalanan Diaz, sementara There’s Something About Mary menjadi pilihan bagi pencinta komedi. Namun jika ingin sesuatu yang lebih ringan dan penuh nostalgia, Shrek mungkin menjadi pilihan paling aman karena siapa pun yang pernah tumbuh bersama film tersebut kemungkinan besar masih hafal suara Fiona hingga sekarang.

Iklan