Home News Stasiun Jatake Catat 5 Ribu Lebih Pengguna dalam Empat Hari Operasi, Jadi...

Stasiun Jatake Catat 5 Ribu Lebih Pengguna dalam Empat Hari Operasi, Jadi Alternatif Baru Commuter Line

35
0
Stasiun Jatake Catat 5 Ribu Lebih Pengguna dalam Empat Hari Operasi, Jadi Alternatif Baru Commuter Line
Foto: istimewa

Hai Urbie’s, hadirnya infrastruktur transportasi baru sering kali menjadi indikator penting berkembangnya sebuah kawasan. Hal itu pula yang kini terlihat dari beroperasinya Stasiun Jatake, stasiun terbaru di lintas Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung. Meski baru empat hari resmi beroperasi, stasiun ini langsung mencatat angka pengguna yang cukup signifikan dan menunjukkan potensi besar sebagai simpul mobilitas baru di wilayah Kabupaten Tangerang.

Stasiun Jatake resmi dioperasikan setelah diresmikan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi pada Rabu, 28 Januari 2026. Berlokasi di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, stasiun ini berada di antara Stasiun Cicayur dan Stasiun Parungpanjang. Kehadirannya sekaligus melengkapi jaringan Commuter Line di kawasan penyangga Jakarta yang selama ini terus mengalami pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi.

Dalam empat hari pertama operasionalnya, Stasiun Jatake telah melayani total 5.016 pengguna Commuter Line yang melakukan aktivitas naik dan turun di stasiun tersebut. Angka ini terbilang tinggi untuk sebuah stasiun baru dan mencerminkan kebutuhan masyarakat akan akses transportasi publik yang lebih dekat dan efisien.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa pada hari pertama setelah peresmian, Stasiun Jatake langsung melayani 649 pengguna. Jumlah tersebut kemudian terus mengalami peningkatan pada hari-hari berikutnya. Pada 29 Januari 2026 tercatat sebanyak 1.410 pengguna, disusul 1.014 pengguna pada 30 Januari 2026, dan melonjak menjadi 1.944 pengguna pada 31 Januari 2026. Akumulasi data ini menunjukkan tren positif terhadap tingkat pemanfaatan stasiun oleh masyarakat.

Baca Juga:

Menurut Karina, peningkatan jumlah pengguna ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan semakin dikenalnya Stasiun Jatake serta berkembangnya kawasan di sekitar stasiun. Konektivitas yang semakin baik dan kemudahan akses menuju permukiman maupun pusat aktivitas menjadi faktor penting yang mendorong masyarakat beralih menggunakan Commuter Line sebagai moda transportasi utama.

Dari sisi operasional, Stasiun Jatake dilintasi sebanyak 192 perjalanan Commuter Line per hari. Jumlah ini merupakan bagian dari total 206 perjalanan harian di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung. Dengan frekuensi perjalanan yang tinggi, pengguna memiliki banyak pilihan waktu keberangkatan dan kedatangan, sehingga mobilitas harian dapat dilakukan dengan lebih fleksibel.

KAI Commuter juga terus mengingatkan para pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan. Pengguna diimbau untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan Commuter Line yang telah diperbarui, baik melalui aplikasi resmi maupun kanal informasi lainnya, agar perjalanan tetap lancar dan terencana.

Lebih jauh, kehadiran Stasiun Jatake diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas, tidak hanya bagi pengguna Commuter Line, tetapi juga bagi kondisi lalu lintas secara keseluruhan. Dengan semakin banyak masyarakat Kabupaten Tangerang yang memilih menggunakan kereta menuju Jakarta, potensi pengurangan volume kendaraan pribadi di jalan raya pun semakin terbuka.

“Kami berharap dengan adanya penambahan Stasiun Jatake ini, pengguna Commuter Line dapat memilih Stasiun Jatake sebagai stasiun naik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang menuju Jakarta. Dengan demikian, tidak menutup kemungkinan dapat mengurangi volume kendaraan di jalan raya,” ujar Karina menutup pernyataannya.

Melihat antusiasme masyarakat di hari-hari awal operasional, Stasiun Jatake bukan sekadar stasiun baru, tetapi juga simbol pergeseran gaya hidup urban yang semakin mengandalkan transportasi publik. Bagi Urbie’s yang tinggal atau beraktivitas di sekitar Tangerang, Stasiun Jatake bisa menjadi titik awal perjalanan yang lebih praktis, efisien, dan ramah lingkungan.