Urbie’s, Program musik mingguan Main-Main di Cipete Vol. 40 kembali digelar di Casatopia Cafe, Cipete, Jakarta Selatan, pada Senin malam, 26 Januari 2026, mulai pukul 19.00 WIB. Edisi kali ini menghadirkan empat penampil dengan karakter musikal berbeda, yakni Hayk’lana, Joy Monkey, Vanri, dan Shyclops.
Acara musik independen yang konsisten menjadi ruang eksplorasi bagi musisi lintas genre ini kembali dipandu oleh Eno Suratno Wongsodimedjo dan Qenny Alyanno, dua figur yang dikenal aktif menggerakkan komunitas musik alternatif Jakarta.
Malam dibuka oleh proyek solo pendatang baru Hayk’lana, yang menghadirkan eksplorasi musikal bernuansa eksperimental. Tampil minimalis dengan balutan petik akustik, Hayk’lana membawakan single debut “Sukar” yang baru saja dirilis, memperkenalkan identitas musikalnya yang jujur dan personal.
Keriaan berlanjut bersama Joy Monkey, unit punk alternatif asal Cipinang yang sebelumnya dikenal dengan nama Death Monkey. Dengan energi penuh, mereka membawakan single “Terang” yang dirilis pada 2025, sebuah lagu tentang daya tahan dan optimisme setelah perjalanan panjang mereka sejak terbentuk pada 2006.
Musisi muda Vanri, yang lahir dari komunitas Earhouse Songwriting Class, tampil dengan nuansa pop alternatif berbalut akustik yang hangat. Single “Forever Home” yang dirilis pada 2025 menjadi salah satu momen yang paling dinantikan penonton malam itu, menampilkan lirik reflektif dengan aransemen sederhana namun emosional.
Baca Juga:
- Wabah Virus Nipah di India Jadi Sorotan Global, Apa Itu NiV dan Mengapa Berbahaya?
- Langka dan Bernilai Tinggi, Durian Merah Banyuwangi Jadi Durian Pertama di Indonesia yang Dilindungi
- Super Flu Mengintai: Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Sebagai penutup, Shyclops menghadirkan warna new wave dan dream pop yang khas. Dikenal dengan penampilan eksentrik, termasuk penggunaan topeng masquerade di atas panggung, Shyclops membawakan materi dari album “In Motion – Reel 1” serta lagu kolaborasi mereka bersama Joko In Berlin berjudul “Overthinking.”
Gelaran Main-Main di Cipete Vol. 40 kembali menegaskan konsistensi program ini sebagai salah satu ruang penting bagi pertumbuhan musik independen di Jakarta. Dengan kurasi penampil yang beragam dan atmosfer yang inklusif, Main-Main di Cipete terus menjadi titik temu antara musisi dan pendengar, sekaligus menjaga denyut kreatif skena musik alternatif tetap hidup


















































