Home Sport Bentley Supersports Tampil Perdana di Asia Pasifik, Hanya 500 Unit di Dunia

Bentley Supersports Tampil Perdana di Asia Pasifik, Hanya 500 Unit di Dunia

13
0
Bentley Supersports Tampil Perdana di Asia Pasifik, Hanya 500 Unit di Dunia
Bentley Supersports Tampil Perdana di Asia Pasifik, Hanya 500 Unit di Dunia. Foto: istimewa
Iklan Top Ad

Hi Urbie’s,

Debut global selalu jadi momen penting bagi sebuah brand otomotif, apalagi jika yang diperkenalkan adalah model langka dengan performa ekstrem. Hal inilah yang dilakukan oleh Bentley Motors melalui peluncuran Bentley Supersports di Sydney Motorsport Park, Australia, pada 15 April 2026. Momen ini bukan hanya menandai kehadiran model baru, tapi juga membuka babak baru dalam sejarah performa Bentley di kawasan Asia Pasifik.

Bentley Supersports hadir dalam spesifikasi ‘Daybreak’ yang tampil mencuri perhatian dengan warna Jetstream Matte, dipadukan livery Arctica dan Portofino. Desainnya mencerminkan perpaduan antara estetika futuristik dan DNA balap khas Bentley. Model ini langsung menjadi pusat perhatian dalam rangkaian acara Symphony of Speed, yang juga menghadirkan model performa lainnya seperti Bentley Continental GT S dan Bentley Bentayga Speed terbaru.

Bagi para pelanggan VIP, acara ini bukan sekadar peluncuran biasa. Mereka mendapatkan akses eksklusif untuk melihat langsung kendaraan, memahami filosofi desain, hingga merasakan performa mobil di lintasan balap. Bahkan, Bentley Jakarta turut membawa pelanggan terpilih untuk menikmati pengalaman ini secara langsung—mulai dari sesi konfigurasi hingga test drive di sirkuit.

Kehadiran Supersports sendiri menjadi momen bersejarah. Seratus tahun sejak model Bentley Super Sports pertama diperkenalkan, nama legendaris ini kembali untuk keempat kalinya. Diproduksi sangat terbatas, hanya 500 unit di seluruh dunia, Supersports menjadi simbol eksklusivitas sekaligus inovasi terbaru dari Bentley.

Tidak seperti model sebelumnya yang fokus pada kecepatan maksimal, Supersports terbaru justru menekankan pengalaman berkendara yang lebih murni. Dengan pengurangan bobot paling ekstrem dalam sejarah Bentley, konfigurasi dua kursi, serta sistem penggerak roda belakang, mobil ini disebut sebagai Continental GT paling “driver-focused” yang pernah ada. Beratnya bahkan dibuat di bawah dua ton, menghadirkan sensasi berkendara yang lebih responsif dan agresif.

Baca Juga:

Menariknya, para pelanggan di kawasan Asia Pasifik juga mendapatkan kesempatan langka untuk terlibat langsung dalam proses personalisasi kendaraan. Bersama tim dari Bentley Mulliner, termasuk Lead Designer bespoke, mereka bisa menentukan detail desain sesuai preferensi masing-masing—mulai dari material hingga sentuhan akhir yang benar-benar personal.

Selain Supersports, perhatian juga tertuju pada Continental GT S terbaru yang membawa karakter lebih sporty dengan teknologi hybrid mutakhir. Model ini memadukan performa tinggi dengan kenyamanan khas grand tourer, sekaligus menjadi varian paling bertenaga dalam lini “S”.

Sementara itu, Bentayga Speed terbaru membuktikan bahwa SUV pun bisa tampil ekstrem. Model ini bahkan melampaui performa generasi sebelumnya yang menggunakan mesin W12. Dengan peningkatan tenaga dan pengaturan chassis yang lebih dinamis, Bentayga Speed kini mampu menghasilkan slip angle saat akselerasi—fitur yang jarang ditemukan di SUV mewah.

Melalui pengalaman berkendara langsung di sirkuit, para tamu benar-benar merasakan bagaimana engineering Bentley bekerja secara maksimal. Symphony of Speed bukan hanya sekadar event, tetapi juga representasi dari komitmen Bentley dalam menghadirkan inovasi, performa, dan eksklusivitas dalam satu paket.

Dengan tingginya minat pasar Australia terhadap model ini, tidak heran jika negara tersebut menjadi salah satu penyumbang pemesanan Supersports terbesar di Asia Pasifik. Pengiriman unit pertama sendiri dijadwalkan mulai tahun 2027.

Bagi Urbie’s yang mengikuti perkembangan otomotif premium, kehadiran Supersports ini jadi bukti bahwa Bentley terus berevolusi—tidak hanya mempertahankan kemewahan, tetapi juga mendorong batas performa ke level yang lebih tinggi.