Hi Urbie’s! Nama ROSÉ BLACKPINK kembali mencuri perhatian dunia setelah dinobatkan sebagai sosok paling terkenal di Australia, mengungguli sederet nama besar dari industri musik, film, olahraga, hingga kreator konten. Bukan sekadar menjadi musisi dengan peringkat tertinggi, perempuan kelahiran Auckland yang tumbuh besar di Melbourne ini justru menduduki posisi nomor satu dalam daftar 50 tokoh paling terkenal di Australia.

Pencapaian tersebut berdasarkan laporan Rocket Agency yang menganalisis sekitar 200 tokoh publik Australia sebelum menyaringnya menjadi 50 nama teratas. Menariknya, posisi ROSÉ bukan hanya ditentukan oleh popularitas di industri hiburan, tetapi juga kombinasi antara pencarian global, pemberitaan media, dan jumlah pengikut di media sosial.

Urbanvibes article banner

ROSÉ Punya Jangkauan Digital yang Sulit Ditandingi

Salah satu angka yang langsung membuat pencapaian ini terasa semakin besar adalah jumlah pengikut ROSÉ di berbagai platform digital. Ia tercatat memiliki total sekitar 156,3 juta pengikut di Instagram, TikTok, dan YouTube, menjadikannya figur dengan basis pengikut terbesar di antara seluruh nama yang masuk daftar.

Angka tersebut memperlihatkan bagaimana popularitas seorang artis saat ini tidak lagi hanya diukur dari seberapa sering namanya muncul di televisi atau seberapa banyak albumnya terjual. Media sosial telah menjadi semacam panggung global yang memungkinkan seorang musisi menjangkau penggemar dari berbagai negara tanpa batas geografis.

Bagi ROSÉ, ekosistem tersebut terasa semakin kuat setelah perjalanan kariernya bersama BLACKPINK membawanya ke panggung internasional. Ketika aktivitas solonya berkembang, daya jangkau tersebut ikut bergerak bersamanya, menciptakan personal brand yang tetap kuat bahkan ketika ia tidak sedang tampil sebagai bagian dari grup.

Bukan Cuma Soal Jumlah Followers

Meski memiliki angka pengikut yang fantastis, posisi pertama ROSÉ tidak semata-mata lahir karena popularitas media sosial. Rocket Agency menggunakan tiga indikator untuk menentukan peringkat, yakni 35 persen pencarian global, 35 persen penyebutan media, dan 30 persen jumlah pengikut media sosial.

Data tersebut dikumpulkan dalam periode Mei 2025 hingga Mei 2026, sehingga peringkat yang dihasilkan mencoba menggambarkan tingkat perhatian publik terhadap para tokoh tersebut dalam kurun waktu satu tahun. Dengan kata lain, ROSÉ berhasil menjadi nama yang kuat di tiga medan sekaligus: dicari, diberitakan, dan diikuti.

Baca juga:

Hal ini menarik jika melihat bagaimana industri hiburan bekerja hari ini. Seorang artis bisa saja memiliki jutaan followers, tetapi belum tentu memiliki tingkat pemberitaan dan pencarian yang sama tinggi, sehingga pencapaian ROSÉ menunjukkan bahwa popularitasnya tidak hanya hidup di dalam komunitas penggemar.

ROSÉ Kalahkan Nama Besar di Negeri Kanguru

Posisi ROSÉ semakin menarik karena daftar tersebut diisi oleh berbagai tokoh dengan latar belakang berbeda. Artinya, ia tidak hanya berkompetisi dengan sesama penyanyi, tetapi juga figur publik Australia dari berbagai bidang yang memiliki basis penggemarnya sendiri.

Dalam kategori musisi, ROSÉ bahkan meninggalkan nama-nama besar lainnya dengan jarak yang cukup jauh. Felix Lee berada di posisi kedua dengan 32,7 juta pengikut dan 135 ribu pencarian, sementara legenda rock AC/DC menempati posisi ketiga dengan 19,2 juta pengikut tetapi mencatat 1,5 juta pencarian.

Posisi keempat ditempati 5 Seconds of Summer dengan 21,3 juta pengikut dan 166 ribu pencarian, sedangkan Iggy Azalea berada di peringkat kelima dengan 18,9 juta pengikut dan 823 ribu pencarian. Dari deretan tersebut, ROSÉ terlihat memiliki keunggulan besar dari sisi jumlah pengikut, sekaligus mampu mempertahankan posisi teratas dalam peringkat keseluruhan.

Dari Melbourne Menuju Panggung Global

Ada satu detail yang membuat pencapaian ini terasa semakin personal: ROSÉ memang memiliki hubungan erat dengan Australia. Ia lahir di Auckland, Selandia Baru, tetapi kemudian tumbuh besar di Melbourne sebelum akhirnya pindah ke Korea Selatan untuk mengejar karier musik.

Perjalanan tersebut membuat kisah ROSÉ terasa seperti perpindahan dari satu panggung ke panggung lainnya. Dari seorang anak yang tumbuh di Melbourne, ia kemudian menjadi bagian dari BLACKPINK dan berkembang menjadi salah satu nama Korea Selatan yang memiliki pengaruh besar di dunia.

Kini, namanya kembali berada di posisi teratas di negara yang menjadi bagian penting dari masa kecilnya. Ada semacam lingkaran yang menarik: tempat yang pernah menjadi rumah bagi ROSÉ kini menempatkannya sebagai salah satu figur publik paling dikenal.

Popularitas ROSÉ Menunjukkan Kekuatan Personal Brand

Bagi Urbie’s yang mengikuti perkembangan budaya pop, pencapaian ini juga bisa dibaca sebagai gambaran mengenai bagaimana personal brand dibangun di era digital. ROSÉ bukan hanya menjual musik, tetapi juga menghadirkan identitas, gaya, visual, dan cerita personal yang membuat publik terus memiliki alasan untuk memperhatikannya.

Inilah yang membuat angka 156,3 juta followers menjadi lebih dari sekadar statistik. Di balik angka tersebut terdapat komunitas global yang mengikuti perjalanan karier, musik, fashion, hingga berbagai aktivitas ROSÉ sebagai figur publik.

Pada akhirnya, posisi nomor satu dalam daftar Rocket Agency memperlihatkan satu hal: popularitas ROSÉ sudah bergerak jauh melampaui label “member BLACKPINK”. Dari Melbourne ke panggung dunia, ROSÉ kini menjadi nama yang mampu menghubungkan musik Korea, budaya pop global, dan identitas Australia dalam satu sosok.

Dan Urbie’s, kalau harus memilih, apakah menurut kamu ROSÉ memang pantas disebut sosok paling terkenal di Australia, atau ada nama lain yang seharusnya berada di posisi pertama?

[Block type not supported: rawTool]