Hi Urbie’s! Siapa di sini yang sudah jatuh hati dengan karakter Maomao? Gadis apoteker dengan wajah datar, rasa penasaran kelewat tinggi, serta kebiasaan mencicipi racun ini akhirnya bakal melangkah keluar dari layar anime dan masuk ke dunia live-action.
Kabar yang ditunggu penggemar The Apothecary Diaries atau Kusuriya no Hitorigoto akhirnya resmi datang. Serial tersebut diumumkan mendapatkan adaptasi live-action yang akan tayang secara eksklusif melalui Prime Video, dengan aktris Jepang Mana Ashida dipercaya memerankan karakter utama, Maomao.

Pengumuman ini tentu langsung memancing rasa penasaran. Sebab, Maomao bukan karakter perempuan yang gampang diperankan hanya dengan kostum, rambut, dan makeup. Ada ekspresi datar, kecerdikan, rasa ingin tahu terhadap racun, sampai aura “jangan ganggu gue kecuali ada kasus menarik” yang menjadi bagian penting dari pesonanya.
Mana Ashida Jadi Maomao, Cocokkah?
Nama Mana Ashida sebenarnya bukan sosok baru di industri hiburan Jepang. Aktris kelahiran Jepang tersebut sudah lama dikenal sebagai salah satu talenta yang memiliki perjalanan karier sejak usia sangat muda.
Kini, tantangan berikutnya datang dalam bentuk karakter yang sudah memiliki basis penggemar besar. Maomao dikenal bukan sebagai heroine dengan karakter konvensional yang selalu terlihat anggun dan sempurna, melainkan sosok yang justru terlihat cuek, nyentrik, sangat observatif, dan bisa tiba-tiba berubah sangat serius ketika menemukan sesuatu yang berkaitan dengan ilmu pengobatan atau racun.
Karena itu, pertanyaan besarnya bukan cuma “apakah Mana Ashida mirip Maomao secara fisik?”
Yang lebih menarik adalah apakah Mana mampu menangkap jiwa Maomao.
Sebab, salah satu daya tarik Maomao justru berada pada ekspresi dan gestur kecilnya. Tatapan kosong ketika menghadapi situasi absurd, wajah penasaran ketika menemukan racun baru, hingga ekspresi puas yang nyaris menyeramkan ketika berhadapan dengan sesuatu yang berkaitan dengan racun adalah bagian dari identitas karakter tersebut.
Dari Anime ke Live-Action
The Apothecary Diaries memiliki dunia cerita yang cukup unik. Alih-alih membawa penonton ke medan perang atau dunia fantasi dengan pertarungan besar, ceritanya membawa kita ke lingkungan istana yang penuh rahasia, intrik, dan kasus-kasus misterius.
Maomao sendiri merupakan seorang gadis yang memiliki pengetahuan mengenai obat-obatan dan racun. Setelah sebuah kejadian, ia akhirnya berada di lingkungan istana dan mulai terlibat dalam berbagai misteri yang awalnya tampak kecil.
Namun, semakin Maomao ikut campur, semakin terlihat bahwa kehidupan di istana tidak pernah benar-benar sederhana.
Satu penyakit bisa menyimpan rahasia. Satu kematian bisa memiliki motif tersembunyi. Bahkan sesuatu yang terlihat seperti kejadian biasa bisa berubah menjadi kasus yang jauh lebih besar.
Dan di tengah semua itu ada Maomao, dengan wajah datarnya, otaknya yang bekerja terlalu cepat, serta rasa penasarannya yang terkadang membuat dirinya sendiri masuk ke dalam masalah.
Baca juga:
- Live Action Naruto Resmi Lanjut! Audisi Global Dibuka, Pemeran Naruto, Sasuke, dan Sakura Sedang Dicari
- Kostum Straw Hat di One Piece Season 3 Bikin Nostalgia! Detail Wardrobe Live Action Kini Makin Mirip Anime dan Manga
Prime Video Siapkan Dunia Maomao dalam Versi Nyata
Adaptasi live-action ini juga menghadirkan tantangan tersendiri bagi tim produksi. Dunia The Apothecary Diaries memiliki estetika periode yang kuat, mulai dari kostum, lingkungan istana, tata rambut, hingga atmosfer kehidupan di dalam kerajaan.
Ketika cerita yang sebelumnya hadir dalam format anime dan manga dipindahkan ke dunia nyata, detail-detail tersebut akan menjadi semakin penting.
Penonton tentu ingin melihat apakah suasana istana dalam live-action mampu memberikan sensasi yang sama seperti versi animenya. Termasuk bagaimana hubungan Maomao dengan karakter-karakter lain akan diterjemahkan melalui interaksi aktor secara langsung.
Apalagi, salah satu kekuatan The Apothecary Diaries bukan hanya misterinya, tetapi juga dinamika antarkarakternya.
Maomao Harus Punya Tatapan “Aneh” Itu!
Urbie’s, kalau ada satu hal yang menurut saya bakal menjadi ujian terbesar Mana Ashida, jawabannya adalah ekspresi Maomao.
Maomao punya kemampuan luar biasa untuk terlihat tidak tertarik pada sesuatu, tetapi beberapa detik kemudian berubah menjadi manusia paling penasaran ketika melihat sesuatu yang berkaitan dengan racun atau obat.
Kontras itulah yang membuat karakternya begitu memorable.
Jadi, kalau Mana Ashida hanya dibuat menyerupai Maomao dari sisi rambut, pakaian, dan makeup, rasanya belum cukup. Kita ingin melihat Maomao yang ketika menemukan sesuatu mencurigakan langsung memasang ekspresi khasnya, kemudian mulai menyusun teori di kepala tanpa memedulikan apakah orang lain menganggapnya aneh.
Dan justru di situlah daya tarik live-action ini.
Jadi, Mana Ashida Sudah Mirip Maomao Belum?
Secara tampilan, transformasi Mana Ashida sebagai Maomao tentu akan menjadi salah satu hal pertama yang dinilai penggemar. Namun, kemiripan karakter baru benar-benar bisa dirasakan ketika kita melihat bagaimana ia membawa cara bicara, ekspresi, gestur, kecerdasan, dan sisi eksentrik Maomao ke layar.
Kalau semua elemen itu berhasil, live-action The Apothecary Diaries berpotensi menjadi adaptasi yang menarik, bukan sekadar versi manusia dari karakter anime.
Sekarang pertanyaannya balik ke Urbie’s: menurut kalian, Mana Ashida sudah mirip Maomao belum? Apakah pilihan casting ini sudah terasa “Maomao banget”, atau kalian masih belum bisa membayangkan Mana menjadi gadis apoteker paling kepo di istana?
Kita tunggu saja ketika Maomao versi live-action akhirnya benar-benar membuka kotak racunnya.







