Hi Urbie’s! Rencana aksi “kebebasan berpendapat” yang digelar influencer sayap kanan Amerika Serikat, Jake Lang, di depan Balai Kota Minneapolis, Minnesota, pada Sabtu (22/8/2026), berakhir jauh dari suasana damai. Massa yang datang untuk menentang Lang jumlahnya justru jauh lebih besar, hingga situasi berubah menjadi kericuhan yang melibatkan semprotan merica, lemparan benda, kendaraan yang masuk ke jalur pejalan kaki, sampai kemunculan sosok Spider-Man di tengah kerumunan.

Lang dikenal sebagai figur sayap kanan yang pernah terlibat dalam kerusuhan 6 Januari 2021 di Gedung Capitol AS dan sebelumnya juga pernah menggelar aksi bernada anti-Islam di Minneapolis. Kali ini, ia kembali datang ke kota tersebut untuk menggelar aksi yang ia klaim sebagai bagian dari kebebasan berbicara, tetapi kehadirannya justru memicu aksi tandingan dari ratusan warga.

Ratusan Warga Hadang Aksi Jake Lang

Jika Lang berharap aksinya akan dipenuhi pendukung, kenyataan di lapangan berkata lain. Hanya kurang dari selusin orang yang hadir bersama rombongannya, sementara ratusan warga Minneapolis berkumpul untuk melakukan aksi tandingan di sekitar Balai Kota.

Situasi mulai memanas ketika dua kendaraan yang membawa Lang dan rombongannya secara tiba-tiba masuk ke jalur pejalan kaki yang sebelumnya sudah dipasangi pembatas. Menurut kepolisian Minneapolis, kendaraan tersebut bergerak menuju kerumunan dan kemudian warga langsung mengepung kendaraan.

Kerumunan kemudian terlibat aksi saling dorong dan lempar benda. Polisi mengatakan iritan kimia digunakan oleh pihak Lang maupun sebagian demonstran, sementara aparat sendiri menyatakan tidak menggunakan semprotan merica dalam kericuhan tersebut.

Semprotan Merica dan Balon Air Bikin Situasi Makin Panas

Di tengah kepungan massa, seorang pria yang mengenakan pakaian menyerupai petugas penegak hukum—namun bukan anggota kepolisian—disebut bekerja untuk Lang dan menyemprotkan iritan kimia ke arah warga. Sebagai balasan, sejumlah penentang melemparkan balon berisi air, botol, glitter, serta berbagai benda lain ke arah rombongan.

Situasi pun semakin sulit dikendalikan. Kericuhan bahkan berdampak pada lalu lintas di kawasan tersebut, sementara polisi berusaha memisahkan kedua kelompok dan mengeluarkan kendaraan dari tengah kerumunan. Dalam prosesnya, tiga petugas dilaporkan mengalami cedera, termasuk seorang polisi yang terkena benda keras dan harus mendapat perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Urbanvibes article banner

Spider-Man Tiba-Tiba Muncul di Atas Truk

Lalu datanglah momen yang membuat insiden ini viral di media sosial. Di tengah kekacauan, seorang pria yang mengenakan kostum Spider-Man melompat ke bagian belakang truk yang ditumpangi Lang dan terlibat perkelahian dengannya.

Video dari lokasi memperlihatkan sosok berkostum superhero tersebut bergulat dengan Lang sebelum akhirnya ditarik menjauh. Adegan yang terdengar seperti potongan film superhero itu justru terjadi di tengah aksi politik yang sedang berlangsung di dunia nyata.

Namun, kemunculan Spider-Man bukan berarti ia luput dari konsekuensi hukum. Polisi kemudian menangkap pria tersebut, yang diidentifikasi sebagai William Nicholas Love, 33 tahun, dan pada perkembangan berikutnya ia menghadapi tuduhan penyerangan tingkat kelima.

Baca juga:

Jake Lang dan Rombongan Akhirnya Ditangkap

Setelah situasi di depan Balai Kota semakin kacau, rombongan Lang meninggalkan lokasi menggunakan dua kendaraan. Polisi Minneapolis bersama Minnesota State Patrol kemudian melakukan pengejaran dan menghentikan kendaraan tersebut di lokasi berbeda. Kedua kendaraan akhirnya disita, sementara Lang dan orang-orang yang bersamanya ditangkap atas dugaan melakukan kerusuhan.

Secara keseluruhan, kepolisian Minneapolis menyebut 11 orang ditangkap dalam rangkaian insiden tersebut. Enam orang yang berada dalam dua kendaraan bersama Lang ditangkap atas dugaan “probable cause riot”, sementara penangkapan lainnya dilakukan di sekitar Balai Kota dengan dugaan pelanggaran berbeda.

Wali Kota Minneapolis Sudah Minta Warga Tak Meladeni

Sebelum aksi berlangsung, Wali Kota Minneapolis Jacob Frey sebenarnya telah meminta warga untuk tidak memberikan perhatian kepada aksi Lang. Ia bahkan menyebut aksi tersebut sebaiknya dibiarkan kehilangan relevansinya, tetapi pemerintah kota tetap menegaskan bahwa keselamatan publik menjadi batas yang tidak bisa dilanggar.

Frey menegaskan bahwa siapa pun yang membahayakan keselamatan orang lain akan berhadapan dengan aparat hukum. Setelah kericuhan, ia menyampaikan bahwa orang yang datang, mengemudikan kendaraan ke trotoar, dan memicu kerusuhan akan ditangkap.

Dari Aksi Politik Jadi Adegan yang Viral

Urbie’s, insiden di Minneapolis ini memperlihatkan betapa cepat sebuah aksi politik dapat berubah menjadi tontonan yang sama sekali tidak terduga. Niat menggelar aksi kebebasan berpendapat berakhir dengan kendaraan disita, belasan orang ditangkap, polisi terluka, dan seorang “Spider-Man” yang tiba-tiba melompat ke atas truk menjadi salah satu adegan paling viral dari hari tersebut.

Di sisi lain, perkembangan hukumnya juga menunjukkan bahwa aksi tandingan tidak otomatis bebas dari konsekuensi ketika berubah menjadi kekerasan. Hingga perkembangan terbaru, Lang masih ditahan di Hennepin County Jail, sementara kasus sejumlah orang yang terlibat dalam kericuhan terus diproses oleh pihak berwenang.

[Block type not supported: rawTool]