Hi Urbie’s! Persaingan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi kembali menjadi sorotan. Kali ini, bukan soal jumlah gol atau gelar yang mereka raih bersama klub, melainkan edisi kemenangan Ballon d’Or yang dianggap paling istimewa sepanjang sejarah. Dalam jajak pendapat bertajuk Ballon d’Or of All Time (BOAT), edisi 2008 milik Cristiano Ronaldo berhasil menempati posisi pertama.
Hasil ini menempatkan Ronaldo di atas rival abadinya, Lionel Messi, yang edisi Ballon d’Or 2012-nya berada di posisi kedua. Sementara itu, edisi kemenangan Ronaldo pada 2017 menempati posisi ketiga. Hasil tersebut kembali memperlihatkan besarnya pengaruh kedua megabintang ini dalam sejarah penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola.
Mengapa Ballon d’Or 2008 Milik Cristiano Ronaldo Jadi Juara?
Dilansir dari situs resmi Ballon d’Or, edisi kemenangan Cristiano Ronaldo pada 2008 menjadi yang terpilih sebagai edisi terbaik dalam jajak pendapat BOAT. Saat itu, Ronaldo masih memperkuat Manchester United dan tengah berada dalam periode gemilang kariernya.
Sepanjang musim tersebut, Ronaldo mencetak 42 gol di semua kompetisi. Kontribusinya membantu Manchester United meraih gelar Premier League dan UEFA Champions League. Performa impresif itu juga mengantarkannya meraih Ballon d’Or pertama sepanjang karier profesionalnya.
Pencapaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Ronaldo sebagai pesepak bola dunia. Selain menunjukkan ketajamannya sebagai pencetak gol, periode itu juga memperkuat statusnya sebagai pemain yang mampu memberikan kontribusi besar dalam perebutan gelar bersama klub.
Nggak heran kalau edisi 2008 kembali mendapat perhatian dalam voting BOAT. Bagi penggemar sepak bola, tahun tersebut menjadi salah satu momen yang menandai kebangkitan Ronaldo menuju status megabintang global.

Baca juga:
- Satu Menit untuk Messi: Argentina Hentikan Laga, Stadion Monumental Berubah Jadi Panggung Perpisahan Sang Legenda
- Cristiano Ronaldo Tinggalkan Timnas Portugal, Mana Fakta dan Mana Laporan?
Lionel Messi 2012 Berada di Posisi Kedua
Di posisi kedua, terdapat edisi Ballon d’Or 2012 milik Lionel Messi. Pada tahun tersebut, Messi mencatatkan pencapaian luar biasa dengan mencetak 91 gol sepanjang tahun kalender, sebuah rekor yang menjadi salah satu pencapaian paling ikonik dalam sejarah sepak bola modern.
Sementara itu, edisi Ballon d’Or 2017 milik Ronaldo menempati posisi ketiga. Susunan ini menunjukkan bahwa persaingan Ronaldo dan Messi bukan hanya mendominasi perbincangan penggemar sepak bola selama bertahun-tahun, tetapi juga meninggalkan jejak kuat dalam sejarah penghargaan Ballon d’Or.
Bahkan, 10 posisi teratas dalam jajak pendapat BOAT didominasi oleh edisi kemenangan kedua pemain tersebut. Hal ini menggambarkan betapa besar pengaruh mereka terhadap standar performa individu dalam sepak bola modern.
BOAT Berbeda dari Penghargaan Ballon d’Or 2026
Urbie’s perlu tahu bahwa BOAT merupakan jajak pendapat retrospektif untuk menentukan edisi kemenangan Ballon d’Or terbaik sepanjang masa. Voting ini berbeda dari penghargaan Ballon d’Or 2026 yang diberikan berdasarkan penilaian terhadap pencapaian pemain pada periode yang ditentukan.
Dalam gala Ballon d’Or 2026 yang digelar di London pada 26 Oktober, Harry Kane disebut sebagai pemenang kategori putra, sedangkan Alexia Putellas meraih penghargaan kategori putri.
Dengan demikian, kemenangan Ronaldo dalam BOAT bukan berarti ia memenangkan penghargaan Ballon d’Or 2026. Pengakuan tersebut secara khusus merujuk pada edisi kemenangan tahun 2008 yang dinilai paling istimewa dalam jajak pendapat tersebut.
Bagi Urbie’s yang mengikuti perjalanan panjang Ronaldo dan Messi, hasil BOAT ini menjadi pengingat bahwa rivalitas keduanya telah membentuk salah satu era paling berkesan dalam sejarah sepak bola. Meski generasi pemain terus berganti, pencapaian mereka masih menjadi bahan perbincangan dan perbandingan hingga sekarang.




