Home Highlight Conor McGregor Akhirnya Kembali ke UFC Setelah 5 Tahun, Langsung Hadapi Max...

Conor McGregor Akhirnya Kembali ke UFC Setelah 5 Tahun, Langsung Hadapi Max Holloway di UFC 329

1
0
Conor McGregor Akhirnya Kembali ke UFC Setelah 5 Tahun, Langsung Hadapi Max Holloway di UFC 329 - sumber foto instagram/thenotoriousmma
Conor McGregor Akhirnya Kembali ke UFC Setelah 5 Tahun, Langsung Hadapi Max Holloway di UFC 329 - sumber foto instagram/thenotoriousmma
Iklan Top Ad

Hi Urbie’s! Setelah lima tahun penuh spekulasi, cedera, kontroversi, dan tanda tanya besar soal masa depannya, Conor McGregor akhirnya resmi kembali ke UFC.

Pengumuman besar itu disampaikan langsung oleh Dana White pada Sabtu waktu setempat. Sang mantan juara dua divisi UFC akan menghadapi Max Holloway dalam pertarungan non-gelar kelas welterweight di UFC 329 yang akan berlangsung pada 11 Juli di Las Vegas.

Dan ya, ini bukan sekadar comeback biasa.

Ini adalah kembalinya salah satu nama paling besar dalam sejarah MMA modern setelah absen hampir tepat lima tahun sejak pertarungan terakhirnya di Octagon.

Cedera Horor Jadi Awal Absennya McGregor

Terakhir kali fans melihat Conor McGregor bertarung adalah pada 10 Juli 2021 saat dirinya menghadapi Dustin Poirier.

Malam itu berubah menjadi salah satu momen paling brutal dalam karier McGregor.

Di akhir ronde pertama, McGregor mengalami patah kaki mengerikan setelah salah langkah ketika mundur. Pertarungan berakhir dengan kemenangan TKO untuk Poirier, sementara McGregor harus meninggalkan arena dengan kondisi cedera serius.

Sejak saat itu, masa depan sang superstar UFC terus menjadi misteri.

Banyak orang mempertanyakan apakah McGregor masih mampu kembali ke level elite setelah cedera besar tersebut, apalagi usianya kini sudah menginjak 37 tahun.

Namun kini, semua pertanyaan itu akhirnya akan dijawab di UFC 329.

Rematch yang Membawa Nostalgia Lama UFC

Yang membuat comeback ini semakin menarik adalah lawannya: Max Holloway.

Pertarungan ini sebenarnya adalah rematch dari duel mereka pada Agustus 2013, saat McGregor baru menjalani pertarungan keduanya di UFC.

Kala itu, Conor McGregor berhasil mengalahkan Holloway lewat keputusan juri dalam duel tiga ronde di Boston.

Menariknya, McGregor ternyata mengalami cedera ACL saat pertandingan tersebut berlangsung. Meski begitu, dirinya tetap mampu mendominasi dan bahkan mengungguli Holloway dalam pertarungan grappling.

Kini, lebih dari satu dekade kemudian, keduanya kembali bertemu dengan status yang jauh berbeda.

Mereka bukan lagi petarung muda yang sedang naik daun.

Kini mereka adalah dua legenda UFC dengan sejarah panjang di dunia MMA.

Karier McGregor Penuh Drama dan Kontroversi

Sulit membicarakan Conor McGregor tanpa membahas bagaimana dirinya menjadi salah satu figur paling kontroversial sekaligus paling populer dalam sejarah olahraga combat.

Pada 2016, McGregor mencetak sejarah sebagai petarung pertama UFC yang memegang dua gelar juara secara bersamaan setelah mengalahkan Eddie Alvarez untuk merebut sabuk lightweight.

Popularitasnya kemudian melejit hingga menembus dunia mainstream ketika dirinya menghadapi Floyd Mayweather Jr. dalam pertandingan tinju megafight tahun 2017.

Namun setelah itu, karier McGregor mulai dipenuhi naik turun.

Sejak kembali ke UFC pada 2018, ia hanya mencatat satu kemenangan dalam empat pertarungan terakhirnya. Selain masalah performa, berbagai kontroversi di luar Octagon juga terus membayangi namanya.

Pada November 2024, McGregor dinyatakan bertanggung jawab dalam kasus gugatan sipil pelecehan seksual di Irlandia terkait insiden tahun 2018. Banding yang diajukannya juga ditolak oleh Pengadilan Tinggi Irlandia pada Juli berikutnya.

Semua itu membuat comeback kali ini terasa jauh lebih kompleks dibanding sekadar pertarungan biasa.

Baca Juga:

Max Holloway Bukan Lawan Mudah

Meski banyak perhatian tertuju pada McGregor, Max Holloway jelas bukan lawan sembarangan.

Petarung asal Hawaii tersebut juga merupakan mantan juara featherweight UFC dan dikenal sebagai salah satu striker terbaik dalam sejarah organisasi.

Holloway kini menjalani fase baru dalam kariernya setelah pindah permanen ke lightweight pada 2025. Dalam dua pertarungan terakhirnya di divisi tersebut, ia mencatat hasil 1-1.

Penampilan terakhir Holloway terjadi pada Maret lalu saat kalah lewat keputusan juri dari Charles Oliveira dalam duel lima ronde.

Artinya, duel melawan McGregor bisa menjadi momentum besar untuk kembali membuktikan dirinya masih berada di level elite UFC.

UFC 329 Diprediksi Jadi Event Besar Tahun Ini

Selain duel utama McGregor vs Holloway, UFC 329 juga menghadirkan co-main event menarik antara Paddy Pimblett melawan Benoît Saint Denis di kelas lightweight.

Pimblett sendiri kembali bertarung setelah mengalami kekalahan pertamanya di UFC dari Justin Gaethje pada Januari lalu.

Sementara Saint Denis sedang dalam performa panas setelah menang atas Dan Hooker dan kini membawa empat kemenangan beruntun.

Dengan lineup sebesar ini, UFC 329 langsung disebut-sebut sebagai salah satu event MMA terbesar tahun 2026.

Dunia MMA Kini Menunggu Jawaban McGregor

Namun pada akhirnya, semua mata tetap tertuju pada satu nama: Conor McGregor.

Apakah dirinya masih memiliki kemampuan yang sama setelah lima tahun absen?

Apakah “The Notorious” masih bisa menjadi monster yang dulu mendominasi UFC?

Atau justru comeback ini akan menjadi akhir dari sebuah era?

Jawabannya akan terungkap di Las Vegas musim panas nanti.

Dan satu hal yang pasti, dunia MMA akhirnya kembali punya alasan untuk benar-benar heboh lagi.