Home Entertainment Harry Styles Kembali Puncaki UK Albums Chart dengan Album Baru “Kiss All...

Harry Styles Kembali Puncaki UK Albums Chart dengan Album Baru “Kiss All The Time. Disco Occasionally.”

15
0
Harry Styles Kembali Puncaki UK Albums Chart - sumber foto Instagram/harrystyles
Harry Styles Kembali Puncaki UK Albums Chart - sumber foto Instagram/harrystyles

Hi Urbie’s! Nama Harry Styles kembali membuktikan kekuatannya di industri musik global. Penyanyi asal Inggris ini sukses meraih posisi nomor satu di UK Albums Chart untuk ketiga kalinya lewat album terbarunya yang berjudul Kiss All The Time. Disco Occasionally..

Album tersebut langsung mencuri perhatian sejak hari pertama dirilis. Menurut data dari Official Charts Company, album ini berhasil terjual lebih dari 183.000 kopi hanya dalam minggu pertama sejak peluncurannya pada Jumat lalu.

Angka tersebut bukan hanya impresif, tetapi juga melampaui pencapaian album sebelumnya, Harry’s House, yang pada tahun 2022 mencatat penjualan sekitar 113.000 kopi di minggu pertama.

Dengan kata lain, Harry Styles kembali membuktikan bahwa magnet popularitasnya masih sangat kuat—baik di kalangan penggemar lama maupun generasi pendengar baru.

Kembalinya Harry Styles ke Puncak Chart

Bagi para penggemar musik pop, pencapaian ini bukanlah sesuatu yang terlalu mengejutkan. Sejak memulai karier solo setelah kesuksesan bersama One Direction, Harry Styles terus berkembang menjadi salah satu musisi paling berpengaruh di era modern.

Album demi album yang ia rilis selalu membawa identitas musikal yang berbeda. Ia dikenal berani mengeksplorasi berbagai genre, mulai dari pop klasik, rock, hingga sentuhan funk dan disco.

Hal yang sama juga terasa dalam album terbarunya, Kiss All The Time. Disco Occasionally., yang menghadirkan nuansa musik yang lebih bebas dan playful. Banyak pengamat musik menilai album ini sebagai refleksi dari fase baru dalam perjalanan kreatif Harry Styles.

Penjualan Minggu Pertama yang Mengesankan

Penjualan lebih dari 183.000 kopi dalam minggu pertama menjadi salah satu angka yang cukup besar dalam pasar musik Inggris saat ini.

Apalagi di era streaming digital seperti sekarang, angka penjualan fisik dan digital sebesar itu menunjukkan bahwa Harry Styles masih memiliki basis penggemar yang sangat loyal.

Sebagai perbandingan, album Harry’s House yang dirilis pada 2022 juga sukses besar di berbagai chart dunia, termasuk Inggris dan Amerika Serikat. Namun angka penjualan minggu pertamanya masih berada di kisaran 113.000 kopi.

Artinya, album terbaru ini berhasil mencatat peningkatan signifikan dalam antusiasme pasar.

Banyak analis industri musik melihat hal ini sebagai bukti bahwa popularitas Harry Styles terus berkembang, bahkan setelah lebih dari satu dekade berada di industri hiburan.

Respons Kritikus yang Beragam

Meski sukses secara komersial, album ini ternyata mendapatkan tanggapan yang cukup beragam dari para kritikus musik. Beberapa media memberikan ulasan yang cukup tajam terhadap proyek terbaru Harry Styles ini.

Media Inggris The Telegraph, misalnya, menyebut bahwa album tersebut memiliki “all the emotional heft of a perfume advert”, atau secara sederhana dianggap kurang memiliki kedalaman emosional yang kuat.

Namun tidak semua kritik bernada negatif.

Majalah musik NME justru memberikan perspektif yang jauh lebih positif terhadap album ini. Mereka menggambarkan musik dalam album tersebut sebagai sesuatu yang terasa “liberated and full of light, even in his more melancholy moments.”

Menurut NME, album ini menampilkan sisi musikal Harry Styles yang lebih bebas dan optimistis, bahkan ketika lagu-lagunya membahas tema yang lebih melankolis.

Perbedaan pandangan ini menunjukkan bahwa album terbaru Harry Styles memancing diskusi yang cukup menarik di kalangan pengamat musik.

Baca Juga:

Evolusi Musikal Harry Styles

Salah satu hal yang membuat Harry Styles tetap relevan di industri musik adalah kemampuannya untuk terus berevolusi. Sejak debut solonya pada 2017, ia dikenal tidak takut bereksperimen dengan berbagai gaya musikal.

Dalam beberapa proyek sebelumnya, Harry banyak terinspirasi oleh musik rock klasik dan pop tahun 70-an. Namun dalam album terbaru ini, banyak pendengar merasakan nuansa disco dan pop yang lebih ringan serta cerah.

Pendekatan tersebut membuat album ini terasa lebih playful, tetapi tetap mempertahankan karakter vokal khas Harry Styles yang emosional. Bagi sebagian penggemar, perubahan ini justru menjadi bukti bahwa Harry Styles tidak ingin terjebak dalam satu formula yang sama.

Popularitas yang Tetap Konsisten

Kesuksesan album terbaru ini juga memperlihatkan betapa kuatnya posisi Harry Styles di industri musik global saat ini. Selain dikenal sebagai musisi, Harry juga aktif di dunia fashion dan film, menjadikannya salah satu figur pop culture paling berpengaruh dalam satu dekade terakhir.

Gaya personalnya yang unik serta keberaniannya dalam berekspresi membuatnya memiliki daya tarik yang melampaui dunia musik. Hal ini pula yang membuat setiap proyek yang ia rilis selalu mendapatkan perhatian besar dari publik.

Era Baru dalam Karier Harry Styles?

Dengan keberhasilan album Kiss All The Time. Disco Occasionally. menduduki puncak UK Albums Chart, banyak pengamat mulai bertanya apakah ini akan menjadi era baru dalam perjalanan karier Harry Styles.

Apakah ia akan terus mengeksplorasi musik dengan nuansa disco dan pop yang lebih ringan? Atau justru kembali mengejutkan penggemar dengan arah musikal yang benar-benar berbeda? Yang jelas, satu hal sudah terbukti: Harry Styles masih menjadi salah satu nama paling kuat dalam industri musik saat ini.

Dan bagi Urbie’s yang mengikuti perjalanan kariernya sejak era One Direction, melihat evolusi musik Harry Styles hingga hari ini tentu menjadi pengalaman yang menarik.