Hi Urbie’s! Kalau kamu suka drama Jepang dengan cerita emosional, penuh chemistry, dan menyentuh sisi realistis kehidupan orang dewasa, maka drama terbaru dari Fuji TV ini wajib banget masuk watchlist kamu bulan Juli nanti. Berjudul Last Note, serial ini langsung mencuri perhatian publik Jepang karena mempertemukan dua generasi aktor berbeda: Yuki Uchida dan Takuto Teranishi.
Drama yang akan tayang mulai 9 Juli 2026 di slot Kamis malam Fuji TV ini membawa kisah cinta dewasa dengan jarak usia hampir 20 tahun. Namun bukan sekadar romansa biasa, “Last Note” hadir dengan pendekatan emosional yang lebih dalam, realistis, dan relatable bagi banyak orang yang pernah merasa kehilangan arah dalam hidup.
“Last Note”, Aroma Cinta yang Tertinggal di Akhir
Judul “Last Note” sendiri diambil dari istilah dunia parfum. Dalam parfum, “top note” adalah aroma pertama yang tercium, “middle note” menjadi aroma utama, sedangkan “last note” adalah aroma terakhir yang tertinggal lembut di kulit dan meninggalkan kesan paling personal.
Konsep itulah yang menjadi metafora utama drama ini. Bukan cinta yang meledak-ledak di awal, melainkan perasaan yang perlahan tumbuh, diam-diam mengisi ruang kosong dalam hidup seseorang, lalu meninggalkan jejak yang tak mudah dilupakan.
Drama ini mengisahkan Aoi Ichinose, seorang perempuan berusia 49 tahun yang bekerja di perusahaan parfum. Setelah melewati pernikahan, perceraian, kegagalan karier, dan berbagai fase pahit kehidupan, Aoi memilih menjalani hidup dengan tenang tanpa ekspektasi besar lagi. Baginya, hidup stabil tanpa kejutan terasa lebih aman.
Namun semuanya berubah ketika ia bertemu Subaru Higuchi, pria 30 tahun yang diam-diam memendam banyak luka dan mimpi yang terpaksa dikubur karena kerasnya kehidupan. Subaru hidup dengan menutup perasaannya sendiri dan hanya mengikuti arus kehidupan tanpa benar-benar tahu apa yang ia inginkan.
Pertemuan keduanya perlahan membuka kembali emosi yang selama ini terkunci rapat. Dua orang dengan usia, pengalaman hidup, dan latar belakang berbeda mulai menemukan kenyamanan satu sama lain. Dari situlah kisah cinta mereka berkembang menjadi hubungan yang intens, rumit, sekaligus menyentuh hati.
Yuki Uchida Comeback Jadi Pemeran Utama Drama Romantis
Salah satu alasan “Last Note” begitu ramai dibicarakan adalah comeback-nya Yuki Uchida sebagai pemeran utama drama serial Fuji TV setelah hampir tiga dekade. Terakhir kali ia memimpin drama Fuji TV adalah lewat “Tsubasa wo Kudasai!” pada tahun 1996.
Selama bertahun-tahun, Yuki Uchida dikenal lebih banyak mengambil peran pendukung kuat dalam berbagai drama populer Jepang, termasuk serial “Doctor X” hingga “Saigo Kara Nibanme no Koi”. Kini, ia kembali menjadi pusat cerita lewat karakter Aoi yang disebut sangat realistis dan emosional.
Dalam wawancaranya, Uchida mengaku bahwa memainkan drama cinta di usia sekarang merupakan tantangan baru baginya. Menurutnya, cinta di usia dewasa memiliki kompleksitas berbeda dibanding kisah cinta usia 20-an.
Ia juga mengatakan bahwa hubungan dalam “Last Note” bukan hanya soal jatuh cinta, tetapi tentang bagaimana seseorang kembali menemukan harapan hidup dan keberanian untuk bermimpi lagi.
Takuto Teranishi Jalani Debut Besar di Drama TV
Sementara itu, Takuto Teranishi juga menjadi sorotan karena ini merupakan debutnya sebagai pemeran utama drama televisi jaringan nasional Jepang.
Nama Teranishi sendiri mulai melejit setelah bergabung dengan grup timelesz pada 2025 melalui program audisi “timelesz project -AUDITION-”. Meski dikenal sebagai idol dan performer, ia sebenarnya sudah cukup lama aktif sebagai aktor panggung.
Baca Juga:
- Rahasia Awet Muda Ringo Starr di Usia 85 Tahun? Ternyata Brokoli Jadi Kunci Utamanya!
- Ternyata Ini Pentingnya Susu untuk Semua Usia yang Sering Terlewatkan!
- Kenali Bahaya Obesitas dan Solusi Operasi Bariatrik untuk Hidup Lebih Sehat
Kini lewat “Last Note”, Teranishi ditantang memainkan karakter Subaru yang emosional, tertutup, tetapi perlahan berubah setelah bertemu Aoi. Chemistry antara dirinya dan Yuki Uchida bahkan sudah dipuji sejak teaser visual drama ini dirilis.
Dalam poster teaser yang dipublikasikan, Aoi dan Subaru terlihat menikmati momen kencan sederhana dengan suasana hangat dan natural. Visual tersebut sukses membangun rasa penasaran penonton tentang bagaimana hubungan dua karakter ini akan berkembang di tengah berbagai rintangan sosial dan perbedaan usia yang besar.
Dibuat Tim di Balik Drama Jepang Paling Kontroversial
Menariknya lagi, “Last Note” digarap oleh produser Reiko Misao yang sebelumnya sukses menangani drama populer seperti “Hirugao”, “Anata ga Shitekurenakutemo”, hingga “Watashi no Takaramono”.
Kalau Urbie’s familiar dengan drama Jepang bertema hubungan dewasa yang rumit dan penuh konflik emosional, nama Reiko Misao pasti sudah tidak asing lagi. Ia dikenal piawai mengangkat isu cinta, perselingkuhan, hingga hubungan toxic menjadi drama yang terasa realistis dan menyayat hati.
Sementara naskah drama ini ditulis oleh Tomomi Matoba, penulis yang dikenal lewat drama “Otto yo, Shinde Kurenai ka”. Kombinasi keduanya membuat “Last Note” diprediksi akan menjadi salah satu drama Jepang paling emosional tahun ini.
Bukan Sekadar Drama Romantis Biasa
Yang membuat “Last Note” terasa berbeda adalah cara drama ini membahas rasa kehilangan, penyesalan, dan kesempatan kedua dalam hidup. Ini bukan cerita cinta remaja penuh fantasi, tetapi tentang orang-orang dewasa yang mulai mempertanyakan kembali arti kebahagiaan.
Di tengah tren drama romantis yang dipenuhi konflik toxic atau hubungan instan, “Last Note” justru menawarkan cinta yang tumbuh perlahan dan terasa manusiawi.
Dan mungkin, seperti aroma parfum yang tertinggal di akhir, drama ini akan meninggalkan “last note” emosional yang sulit dilupakan penontonnya.






