Home Highlight Musikal Mar Kembali Digelar di 2026: Jadwal, Cerita, Pemain, dan Fakta Menarik...

Musikal Mar Kembali Digelar di 2026: Jadwal, Cerita, Pemain, dan Fakta Menarik Pergelaran Terbaru

7
0
Konferensi pers musikal "Mar" yang bakal digelar pada 15–17 Mei 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. (Foto: Dok. ArtSwara)
Iklan Top Ad

Hi Urbie’s! Ada kisah yang tak lekang oleh waktu—tentang cinta yang tumbuh di tengah dentuman perang, tentang pengorbanan yang tak pernah usang, dan tentang kenangan yang terus hidup dalam nada. Itulah yang ditawarkan musikal Mar, sebuah pergelaran yang kembali hadir pada 2026 dengan skala lebih besar, emosi lebih dalam, dan pengalaman yang semakin memikat penonton lintas generasi.

Mengangkat latar peristiwa bersejarah Bandung Lautan Api, Mar tidak sekadar menjadi tontonan, melainkan perjalanan rasa yang membawa penonton menyusuri memori masa lalu melalui sudut pandang Nin. Dari ingatannya, kisah cinta antara Mar—seorang prajurit setia—dan Aryati—relawan rumah sakit yang penuh empati—mengalir lembut sekaligus menyayat. Di tengah kobaran perjuangan mempertahankan kemerdekaan, cinta mereka diuji oleh realitas yang tak bisa ditawar.

Lebih dari Sekadar Re-run: Versi 2026 yang Lebih Spektakuler

Setelah sukses dipentaskan pada Februari 2025, produksi ke-13 ArtSwara ini kembali naik panggung pada 15–17 Mei 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. Namun, jangan bayangkan ini sekadar pengulangan.

Executive Producer Mar, Maera, menegaskan bahwa versi terbaru ini hadir dengan berbagai penyempurnaan.

“MAR dipentaskan kembali karena secara pribadi merasa belum puas atas pertunjukan sebelumnya. Kami ingin mempersembahkan kembali dengan sejumlah peningkatan di berbagai aspek, sekaligus menjawab keinginan publik,” ujarnya saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa ada eksplorasi baru dalam set pertunjukan hingga penambahan enam pemain baru, menjadikan versi 2026 terasa segar sekaligus lebih matang.

Sentuhan Musik Jazz yang Menghidupkan Era

Di bawah arahan Dian HP sebagai direktur musik dan komposer, karya-karya legendaris Ismail Marzuki diinterpretasikan ulang dengan nuansa jazz yang dinamis. Sentuhan ini menghadirkan atmosfer yang mengingatkan pada era Glenn Miller—membuat penonton seolah benar-benar kembali ke masa 1940-an.

Tahun ini, Ava Victoria dipercaya memimpin keseluruhan musik dalam drama musikal Mar, menghadirkan energi baru yang memperkuat karakter musikal ini.

“Sekitar 18 hingga 19 lagu akan dibawakan, sebagian besar merupakan karya Ismail Marzuki yang telah menjadi bagian penting dari sejarah musik Indonesia,” jelas Maera.

Konferensi pers musikal Mar yang bakal digelar pada 15–17 Mei 2026 di Ciputra Artpreneur, Jakarta. (Foto: Dok. ArtSwara)

Deretan Pemain dan Panggung yang Lebih Hidup

Nama-nama besar kembali meramaikan panggung Mar. Gabriel Harvianto memerankan Mar, sementara Aryati diperankan oleh Galabby. Mereka didukung oleh aktor dan aktris seperti Bima Zeno Pooroe, Taufan Purbo, Chandra Satria, dan Sita Nursanti.

Baca Juga:

Tak hanya itu, penampilan spesial juga hadir dari Tanta Ginting, Teza Sumendra, hingga Devina Karyasasmita, yang semakin memperkaya dinamika pertunjukan.

Dari sisi produksi, ArtSwara menjanjikan tata panggung yang lebih megah, kualitas suara yang lebih prima, serta pengalaman visual yang lebih imersif dibandingkan tahun sebelumnya.

Apresiasi Industri dan Ambisi Besar ArtSwara

Kesuksesan Mar tak hanya dirasakan di panggung, tetapi juga diakui industri. Musikal ini berhasil meraih penghargaan Album Musikal Terbaik dan Aransemen Vokal Terbaik di AMI Awards 2025.

Produser MAR, Rr. Firsty Dewi, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari visi besar ArtSwara.

“Kami ingin membangun ekosistem musikal di Indonesia dan menarik generasi muda untuk lebih mengenal serta mencintai seni pertunjukan,” jelasnya.

Sebagai bentuk komitmen, ArtSwara bahkan menunjuk brand ambassador untuk meningkatkan awareness publik terhadap musikal.

Lebih dari Pertunjukan, Sebuah Warisan yang Hidup

Mar bukan sekadar cerita cinta atau drama sejarah. Ia adalah jembatan antara masa lalu dan masa kini—menghidupkan kembali karya-karya Ismail Marzuki melalui pendekatan yang relevan dan inovatif.

Maera menegaskan: “Lebih dari sekadar pertunjukan, Mar adalah undangan untuk menyaksikan keindahan cinta, kekuatan pengorbanan, dan dampak abadi musik yang menjembatani generasi.”

Dengan cerita yang kuat, musik yang menggugah, dan produksi yang semakin matang, musikal Mar 2026 menjadi salah satu pertunjukan yang layak masuk daftar wajib tonton tahun ini.

Informasi Tiket:
Tiket dapat dipesan melalui situs resmi ArtSwara.