Home Health Setelah Hantavirus, Kasus Infeksi di Kapal Pesiar Kembali Muncul, 115 Orang Terjangkit...

Setelah Hantavirus, Kasus Infeksi di Kapal Pesiar Kembali Muncul, 115 Orang Terjangkit Norovirus

5
0
Setelah Hantavirus, Kasus Infeksi di Kapal Pesiar Kembali Muncul, 115 Orang Terjangkit Norovirus
Foto ilustrasi: AI
Iklan Top Ad

Hai Urbie’s, kasus infeksi di kapal pesiar kembali menjadi perhatian dunia internasional. Setelah sebelumnya muncul kekhawatiran terkait wabah hantavirus di kapal pesiar Atlantik, kini giliran norovirus yang merebak di kapal pesiar mewah Caribbean Princess. Wabah ini dilaporkan telah menginfeksi lebih dari seratus orang selama perjalanan wisata di kawasan Karibia.

Menurut laporan NBC News yang mengutip data dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat atau CDC, sebanyak 115 kasus infeksi norovirus telah terkonfirmasi di atas kapal Caribbean Princess. Jumlah tersebut terdiri dari 102 penumpang dan 13 awak kapal yang mengalami gejala gangguan pencernaan.

Kapal pesiar Caribbean Princess diketahui membawa total 3.116 penumpang serta 1.131 awak kapal. Kapal tersebut memulai pelayaran dari Port Everglades, Florida, pada 28 April lalu dan menjalani rute wisata di kawasan Karibia. Sesuai jadwal, kapal akan tiba di Port Canaveral, Orlando, Florida, pada 11 Mei untuk mengakhiri perjalanan.

CDC menerima laporan terkait wabah ini pada 7 Mei. Pada saat laporan berkembang, kapal diketahui sedang melintasi perairan utara Republik Dominika dan menuju Nassau, ibu kota Bahama. Situasi ini langsung memicu perhatian publik karena kasus penyebaran virus di kapal pesiar dapat berlangsung sangat cepat akibat tingginya interaksi antarpenumpang dalam ruang terbatas.

Norovirus sendiri merupakan virus yang sangat mudah menular dan sering menyebabkan gastroenteritis atau peradangan pada lambung dan usus. Gejala umum yang dialami penderita meliputi mual, muntah, diare, sakit perut, hingga demam ringan. Virus ini biasanya menyebar melalui makanan, minuman, permukaan yang terkontaminasi, maupun kontak langsung dengan orang yang terinfeksi.

Baca Juga:

Pihak operator kapal, Princess Cruises, menjelaskan bahwa sebagian besar penumpang hanya mengalami gejala gastrointestinal ringan. Dalam pernyataan resminya, perusahaan menyebut bahwa langkah cepat langsung dilakukan begitu kasus mulai terdeteksi. Seluruh area kapal segera menjalani proses disinfeksi untuk mencegah penyebaran lebih luas.

Selain itu, proses pembersihan tambahan terus dilakukan selama perjalanan berlangsung. Princess Cruises juga memastikan bahwa setelah kapal tiba kembali di Port Canaveral, akan dilakukan pembersihan dan desinfeksi menyeluruh di seluruh area kapal sebelum kembali beroperasi.

Kasus ini kembali memperlihatkan bagaimana kapal pesiar menjadi salah satu lokasi yang rentan terhadap penyebaran penyakit menular. Dengan ribuan orang berada dalam satu lingkungan tertutup selama berhari-hari, virus seperti norovirus dapat dengan cepat berpindah dari satu individu ke individu lain.

Urbie’s, meski sebagian besar kasus norovirus umumnya tidak berbahaya bagi orang dengan kondisi tubuh sehat, virus ini tetap perlu diwaspadai terutama bagi lansia, anak-anak, dan individu dengan sistem imun lemah. Dehidrasi akibat muntah dan diare menjadi salah satu risiko utama yang harus segera ditangani.

Hingga kini, otoritas kesehatan Amerika Serikat masih terus memantau perkembangan situasi di Caribbean Princess. Belum ada laporan mengenai kondisi kritis atau korban jiwa akibat wabah tersebut. Namun, insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya standar kebersihan tinggi dalam industri kapal pesiar internasional.