Home Entertainment Dua Lipa Gugat Samsung Rp240 Miliar atas Dugaan Penggunaan Foto Tanpa Izin

Dua Lipa Gugat Samsung Rp240 Miliar atas Dugaan Penggunaan Foto Tanpa Izin

0
0
Dua Lipa Gugat Samsung Rp240 Miliar atas Dugaan Penggunaan Foto Tanpa Izin
Iklan Top Ad

Dua Lipa kembali menjadi sorotan publik internasional. Kali ini bukan karena karya musik atau penampilannya di atas panggung, melainkan langkah hukum yang diambilnya terhadap raksasa teknologi Samsung Electronics. Penyanyi pop global tersebut dilaporkan mengajukan gugatan senilai US$15 juta atau sekitar Rp240 miliar atas dugaan penggunaan foto tanpa izin.

Hai Urbie’s, kasus ini bermula dari pengaduan yang diajukan ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Pusat California pada 8 Mei waktu setempat. Dalam dokumen gugatan tersebut, tim hukum Dua Lipa menuding Samsung menggunakan foto sang penyanyi pada kemasan produk televisi mereka tanpa persetujuan resmi.

Foto yang dipermasalahkan disebut diambil di belakang panggung Festival Austin City Limits 2024. Tim hukum Dua Lipa menyatakan bahwa hak cipta eksklusif atas foto tersebut berada di tangan pelantun lagu “Levitating” itu. Karena itu, penggunaan gambar untuk kepentingan komersial dianggap melanggar hak cipta sekaligus hak publisitas.

Tidak hanya itu, pihak Dua Lipa juga menilai penggunaan foto tersebut dapat menimbulkan persepsi menyesatkan di mata publik. Konsumen disebut bisa menganggap bahwa penyanyi asal Inggris tersebut secara resmi mendukung atau bekerja sama dengan Samsung dalam promosi produk TV mereka.

Dalam gugatan itu bahkan dicantumkan unggahan media sosial dari sejumlah konsumen yang mengaku membeli produk TV Samsung karena melihat adanya foto Dua Lipa pada kemasan produk. Hal inilah yang dianggap memperkuat dugaan bahwa penggunaan gambar tersebut memiliki dampak langsung terhadap keputusan pembelian konsumen.

Baca Juga:

Menurut kuasa hukum Dua Lipa, pihak mereka sebenarnya sudah meminta Samsung menghentikan penggunaan foto tersebut sejak Juni 2025. Namun, perusahaan teknologi asal Korea Selatan itu diduga mengabaikan permintaan tersebut dan tetap melanjutkan distribusi produk dengan kemasan yang menampilkan gambar sang artis.

Urbie’s, tim hukum Dua Lipa juga menekankan bahwa penyanyi berusia 29 tahun itu sangat selektif dalam memilih kerja sama merek. Selama ini, Dua Lipa diketahui hanya menjalin kolaborasi dengan sejumlah brand premium global seperti Puma dan Versace.

Karena itu, penggunaan foto tanpa izin dinilai dapat merusak citra eksklusif serta nilai komersial yang telah dibangun oleh Dua Lipa selama bertahun-tahun. Dalam industri hiburan global, hak penggunaan citra seorang artis memang memiliki nilai ekonomi yang sangat besar, terutama untuk kepentingan promosi produk.

Sebagai bagian dari tuntutannya, Dua Lipa meminta ganti rugi sebesar US$15 juta serta perintah pengadilan agar Samsung segera menghentikan seluruh penggunaan gambar tersebut di berbagai media maupun kemasan produk.

Hingga saat ini, pihak Samsung Electronics belum memberikan tanggapan resmi terkait gugatan tersebut. Kasus ini pun diprediksi bakal menjadi perhatian besar, terutama karena melibatkan salah satu penyanyi pop paling populer di dunia dan perusahaan teknologi multinasional ternama.

Perseteruan hukum antara selebritas dan perusahaan besar terkait hak cipta sebenarnya bukan hal baru di industri hiburan. Namun, nilai gugatan fantastis dan potensi dampaknya terhadap citra kedua pihak membuat kasus Dua Lipa vs Samsung menjadi topik yang ramai diperbincangkan di media internasional.