Hi Urbie's! Bagi sebagian besar mahasiswa tingkat akhir, kata "skripsi" atau "tugas akhir" sering kali menjadi momok yang bikin susah tidur. Bayangan revisi tiada akhir, berburu dosen pembimbing, hingga dompet yang menipis karena biaya eksperimen di laboratorium kerap menghantui.

Namun, bagaimana jika proyek akhir yang melelahkan itu justru bisa menjadi batu loncatan untuk melahirkan inovasi keren, diakui para ahli, sekaligus didanai penuh?

Kabar baik untuk kamu para pejuang toga di seluruh Indonesia! PT Indofood Sukses Makmur Tbk kembali membuka pintu lebar-lebar bagi kreativitasmu lewat program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2026–2027. Memasuki usia dua dekade alias 20 tahun perjalanannya, program ini bukan sekadar bantuan dana riset biasa. Ini adalah panggung bagi generasi muda untuk menyulap kekayaan pangan lokal yang ada di sekitar kita menjadi tren makanan fungsional masa depan yang sehat dan bernilai tinggi.

Dua Dekade Menemani Mimpi Peneliti Muda

Perjalanan IRN bukanlah cerita pendek. Berakar dari Program Bogasari Nugraha sejak tahun 1998 dan bertransformasi menjadi IRN pada 2006, program ini telah menjadi saksi bisu lahirnya ribuan inovator muda dari ujung Aceh hingga tanah Papua. Bayangkan saja, lebih dari 8.300 proposal telah masuk, dan 1.100 di antaranya sukses didanai dan didampingi langsung oleh para pakar terbaik di Indonesia.

Suaimi Suriady, Ketua Program IRN sekaligus Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk, mengungkapkan rasa bangganya terhadap konsistensi program ini.

"Selama dua dekade, IRN tidak hanya memberikan dukungan dana penelitian, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran, kolaborasi, dan pengembangan kapasitas bagi ribuan mahasiswa Indonesia. Kami percaya bahwa riset-riset yang lahir dari tangan mahasiswa hari ini dapat menjadi fondasi lahirnya solusi pangan, kesehatan masyarakat, dan inovasi Indonesia di masa depan," ujar Suaimi dengan optimis.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) resmi membuka Program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2026 – 2027, program bantuan dana riset tugas akhir mahasiswa S1. Tampak Tim Pakar IRN di sela-sela sesi sosialisasi Program IRN yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia secara daring, Selasa (9/6/2026). (Foto: Dok. Indofood)

Saatnya Pangan Lokal Naik Kelas

Pernah terpikir untuk meneliti khasiat daun kelor di dekat rumah, potensi rumput laut di pantai terdekat, atau mengeksplorasi kembali pangan tradisional warisan nenek moyang? Di sinilah tempatnya. Tahun ini, IRN kembali mengusung tema yang sangat relevan dengan gaya hidup sehat masa kini: “Penelitian Pangan Fungsional Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal”.

Baca Juga:

Ketua Tim Pakar IRN sekaligus Guru Besar IPB, Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, M.Sc, menjelaskan bahwa fungsi makanan di era modern telah bergeser. Makanan bukan lagi sekadar pengisi perut yang lapar atau sekadar pemenuh energi.

“Ada hubungan yang erat antara pangan dan kesehatan. Pangan kini menjadi penopang kesehatan yang krusial, terutama dalam meningkatkan daya tahan tubuh melalui asupan pangan fungsional. Kami ingin mendorong mahasiswa di seluruh Indonesia untuk lebih peka, sensitif, dan eksploratif dalam mengangkat kearifan lokal serta potensi di sekitar mereka, lalu mentransformasikannya menjadi inovasi pangan fungsional yang berbasis ilmiah,” tutur Prof. Purwiyatno.

Menariknya, program Indofood Riset Nugraha 2026 ini tidak eksklusif untuk anak-anak jurusan Teknologi Pangan saja, lho! Kamu yang kuliah di jurusan Agro-Teknologi, Gizi Masyarakat, Kesehatan Masyarakat, bahkan hingga bidang Sosial Ekonomi dan Pemasaran, bisa ikut bergabung. Selama topik risetmu sejalan dengan pengembangan pangan fungsional dari bumi, laut, maupun udara Indonesia, pintu IRN terbuka lebar.

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) resmi membuka Program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2026 – 2027, program bantuan dana riset tugas akhir mahasiswa S1. Tampak Tim Pakar IRN di sela-sela sesi sosialisasi Program IRN yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia secara daring, Selasa (9/6/2026). (Foto: Dok. Indofood)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) resmi membuka Program Indofood Riset Nugraha (IRN) 2026 – 2027, program bantuan dana riset tugas akhir mahasiswa S1. Tampak Tim Pakar IRN di sela-sela sesi sosialisasi Program IRN yang diikuti oleh ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di seluruh Indonesia secara daring, Selasa (9/6/2026). (Foto: Dok. Indofood)

Gimana Caranya Biar Proposal Kamu Dilirik?

Bagi kamu yang sudah tidak sabar ingin mendaftar, pendaftaran proposal sudah dibuka sejak 29 Mei hingga 31 Agustus 2026. Masih ada waktu luang untuk meramu ide terbaikmu!

Agar proposalmu tidak sekadar numpang lewat di meja juri, Prof. Purwiyatno membagikan sedikit bocoran formula rahasianya:

“Proposal yang kuat bukan hanya soal teknis penulisan, melainkan soal relevansi dan kejelasan kontribusi riset terhadap tema program. Kesesuaian topik penelitian dengan tema pangan fungsional menjadi hal yang penting. Pastikan latar belakang menjelaskan urgensi penelitian dengan baik, dan pastinya jangan lewatkan batas waktu pengumpulan.”

Syarat dan Ketentuan Utama yang Wajib Kamu Catat:

Untuk memastikan langkahmu mulus, berikut adalah infografis panduan umum yang perlu kamu penuhi sebelum mengirim berkas:

  • Tujuan: Penelitian harus ditujukan dalam rangka penyelesaian tugas akhir S1.
  • Durasi: Jangka waktu penelitian maksimal 1 (satu) tahun dan dilakukan di wilayah NKRI.
  • Administrasi: Wajib mendapatkan persetujuan dan cap resmi dari Dosen Pembimbing atau Dekan.
  • Kirim Ke: Daftarkan proposal dan kelengkapan CV kamu secara daring melalui tautan resmi tinyurl.com/DaftarIRN2627.

Bagi kamu yang masih bingung atau butuh inspirasi lebih dalam mengenai mekanisme pendaftaran dan tips triknya, tenang saja. Sepanjang bulan Juni 2026 ini, tim Indofood tengah menggelar safari sosialisasi baik secara online maupun offline ke berbagai kampus di Indonesia. Kamu juga bisa mengintip keseruan dan detail lengkapnya melalui kanal YouTube Rumah Indofood.

Jadi, tunggu apa lagi? Jangan biarkan ide cemerlangmu menguap begitu saja di tumpukan buku perpustakaan. Ubah status skripsimu dari beban menjadi prestasi yang berdampak nyata bagi Indonesia bersama Indofood Riset Nugraha 2026!