Home Highlight Polisi Geledah Cafe de’Clan Signature di Cipete, Temukan Brankas Rahasia Berisi Uang...

Polisi Geledah Cafe de’Clan Signature di Cipete, Temukan Brankas Rahasia Berisi Uang Dolar dan Dokumen

26
0
penggeledahan Cafe de'Clan Signature - sumber foto istimewa
penggeledahan Cafe de'Clan Signature - sumber foto istimewa
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Sebuah kafe di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, mendadak menjadi sorotan setelah didatangi tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Mabes Polri bersama Polda Metro Jaya pada Rabu, 8 Juli 2026. Penggeledahan yang berlangsung di Cafe de’Clan Signature itu menarik perhatian publik karena polisi dikabarkan menemukan sebuah ruang tersembunyi yang menyimpan brankas berisi dokumen penting dan uang tunai dalam mata uang asing.

Kafe yang sebelumnya dikenal sebagai restoran bergaya Prancis tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan Febrie Adriansyah. Hingga kini, proses penyidikan masih terus berjalan dan aparat penegak hukum belum menyampaikan kesimpulan akhir mengenai keterlibatan pihak-pihak terkait.

Penggeledahan Terkait Dugaan Korupsi dan TPPU

Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyidikan dugaan tindak pidana korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Berdasarkan informasi yang beredar, penyidikan tersebut mencakup sejumlah perkara besar, di antaranya dugaan korupsi dalam pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN, serta perkara yang berkaitan dengan PT Asabri dan PT Krakatau Steel.

Salah satu perkara yang menjadi perhatian adalah dugaan penyimpangan pasokan batu bara yang menurut berbagai laporan media diperkirakan menyebabkan kerugian negara hingga sekitar Rp5 triliun. Nilai tersebut menjadikan kasus ini sebagai salah satu penyidikan besar yang tengah menjadi perhatian publik.

Meski demikian, hingga saat ini aparat penegak hukum masih terus mengumpulkan alat bukti untuk memperkuat proses penyidikan.

Polisi Temukan Pintu Rahasia di Lantai Dua

Salah satu temuan yang paling menyita perhatian dalam penggeledahan tersebut adalah keberadaan sebuah pintu rahasia.

Menurut informasi yang beredar, pintu tersebut tersembunyi di balik sebuah lemari yang berada di lantai dua bangunan Cafe de’Clan Signature.

Setelah dilakukan pembongkaran, petugas menemukan sebuah brankas besi berukuran sekitar dua meter yang berada di balik ruang tersembunyi tersebut.

Penemuan ini kemudian menjadi fokus pemeriksaan karena isi brankas diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.

Baca Juga:

Brankas Berisi Dokumen dan Uang Dolar

Dari dalam brankas tersebut, penyidik menyita sejumlah dokumen yang dinilai penting bagi proses penyidikan.

Selain dokumen, aparat juga menemukan tumpukan uang tunai dalam mata uang dolar Amerika Serikat dan dolar Singapura dengan nilai yang disebut sangat besar.

Hingga kini, pihak kepolisian belum mengungkapkan secara resmi total nominal uang yang berhasil diamankan maupun rincian isi dokumen yang ditemukan.

Seluruh barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU.

Penggeledahan Meluas ke Money Changer

Tidak hanya melakukan pemeriksaan di Cafe de’Clan Signature, aparat juga memperluas penggeledahan ke sebuah tempat penukaran uang yang berada tepat di samping lokasi, yakni Koinn Money Changer.

Langkah tersebut dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya hubungan antara lokasi-lokasi yang diperiksa dengan perkara yang sedang ditangani penyidik.

Namun hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai hasil pemeriksaan di lokasi tersebut.

Kembali Mengingat Peristiwa Tahun 2024

Penggeledahan ini juga mengingatkan publik pada peristiwa yang sempat menjadi perhatian nasional pada Mei 2024.

Cafe de’Clan Signature merupakan lokasi yang sama dengan dugaan penguntitan terhadap Febrie Adriansyah yang kala itu disebut melibatkan anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror.

Kasus tersebut sempat memicu perhatian publik karena menyangkut hubungan antarlembaga penegak hukum.

Kini, nama lokasi yang sama kembali menjadi sorotan setelah muncul dalam penyidikan perkara dugaan korupsi dan TPPU.

Rumah Febrie Adriansyah Dijaga Ketat

Usai penggeledahan berlangsung, perhatian publik juga tertuju pada langkah pengamanan yang dilakukan di kediaman Febrie Adriansyah di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kejaksaan Agung Republik Indonesia mengerahkan lebih dari 20 personel TNI untuk melakukan penjagaan di sekitar rumah dinas Jampidsus tersebut.

Langkah pengamanan ini semakin menambah perhatian masyarakat terhadap perkembangan perkara yang tengah ditangani aparat penegak hukum.

Meski demikian, hingga artikel ini ditulis, proses penyidikan masih berlangsung. Aparat belum menetapkan kesimpulan akhir mengenai keterlibatan pihak-pihak yang disebut dalam perkara ini. Asas praduga tak bersalah tetap berlaku sampai ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Jadi, Urbie’s, perkembangan kasus ini masih terus bergulir dan berpotensi menghadirkan fakta-fakta baru seiring berjalannya proses penyidikan. Publik kini menantikan penjelasan resmi dari aparat penegak hukum mengenai hasil pemeriksaan barang bukti maupun langkah lanjutan dalam pengusutan perkara tersebut.