Home Entertainment Desta Resmi Keluar dari Vindes Corp, Lima Tahun Perjalanan Berakhir

Desta Resmi Keluar dari Vindes Corp, Lima Tahun Perjalanan Berakhir

3
0
Desta Resmi Keluar dari Vindes Corp - sumber foto instagram/Desta80s
Desta Resmi Keluar dari Vindes Corp - sumber foto instagram/Desta80s
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Kabar mengejutkan datang dari Vindes Corp, perusahaan kreatif yang selama ini lekat dengan nama Vincent Rompies dan Deddy Mahendra Desta. Setelah hampir lima tahun membangun berbagai proyek dan menghadirkan hiburan dengan gaya khas mereka, Desta resmi mengumumkan bahwa dirinya tidak lagi menjadi bagian dari perjalanan Vindes Corp.

Kabar tersebut disampaikan melalui unggahan resmi Vindes Corp yang mengungkap bahwa perusahaan akan memasuki fase baru. Dalam pernyataannya, Vindes menyampaikan apresiasi atas waktu, energi, dan dedikasi Desta yang telah ikut membangun perusahaan sejak awal berdiri pada Agustus 2021.

Desta dan Vincent Membangun Vindes dari Nol

Vindes Corp bukan sekadar proyek sampingan dari dua nama yang sudah lama dikenal di industri hiburan Indonesia. Sejak didirikan pada Agustus 2021, Vindes berkembang menjadi sebuah perusahaan kreatif yang membawa karakter Vincent dan Desta ke berbagai bentuk konten serta aktivitas hiburan.

Keduanya sebelumnya sudah memiliki sejarah panjang sebagai duo yang dikenal publik, sehingga kehadiran Vindes menjadi ruang baru bagi kreativitas mereka. Nama Vindes sendiri pun kemudian semakin identik dengan kombinasi karakter keduanya, terutama ketika mereka membangun berbagai program yang dekat dengan budaya pop dan kehidupan anak muda.

Karena itu, kabar Desta keluar terasa cukup personal bagi orang-orang yang mengikuti perjalanan Vindes sejak awal. Ada kesan bahwa satu bab yang selama ini menjadi bagian dari identitas perusahaan akhirnya harus ditutup.

Vindes Memasuki Era Baru Bersama Vincent

Setelah Desta tidak lagi menjadi bagian dari perusahaan, Vindes Corp memastikan perjalanan bisnis akan tetap berlanjut. Vincent Rompies akan meneruskan Vindes bersama seluruh tim yang selama ini disebut sebagai Saker, sambil menjalani proses transisi secara bertanggung jawab.

Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keluarnya Desta bukan berarti perjalanan Vindes Corp berhenti. Sebaliknya, perusahaan akan memasuki fase baru dengan struktur dan dinamika yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Bagi sebuah perusahaan kreatif, perubahan seperti ini tentu bukan perkara sederhana. Terlebih, identitas Vindes selama ini dibangun melalui chemistry dua sosok yang menjadi bagian penting dari wajah perusahaan di mata publik.

Namun, apresiasi Vindes terhadap kontribusi Desta memperlihatkan bahwa keputusan tersebut diposisikan sebagai bagian dari perjalanan profesional, bukan sekadar akhir dari sebuah kolaborasi.

Baca juga:

Desta: “5 Tahun Bersama Vindes Adalah Salah Satu Cerita Terbaik”

Tak lama setelah pengumuman tersebut, Desta juga menyampaikan salam perpisahannya melalui akun Instagram pribadi. Pesannya terasa cukup emosional karena ia tidak hanya mengumumkan keputusan untuk meninggalkan Vindes, tetapi juga mengenang lima tahun yang telah ia lewati bersama perusahaan tersebut.

Desta mengakui bahwa keputusan tersebut bukan sesuatu yang mudah. Ia juga secara khusus meminta publik untuk tidak membuat spekulasi maupun menyebarkan asumsi yang tidak memiliki dasar.

“Bukan hal yang mudah untuk berada di keputusan ini.. 5 tahun bersama Vindes adalah merupakan salah satu cerita terbaik dalam hidup saya..,” tulis Desta.

Kalimat tersebut menjadi salah satu bagian yang paling mencuri perhatian karena memperlihatkan bagaimana Vindes bukan sekadar sebuah pekerjaan bagi Desta. Ada perjalanan, energi, waktu, dan pengalaman yang telah dibangun bersama selama bertahun-tahun.

unggahan Desta di Instagram
unggahan Desta di Instagram

Kenapa Desta Keluar? Publik Diminta Tidak Berspekulasi

Pengumuman seperti ini hampir selalu memunculkan pertanyaan yang sama: kenapa? Apalagi ketika sebuah perusahaan sangat erat dengan dua figur pendirinya, keputusan salah satu pendiri untuk pergi tentu membuat publik penasaran mengenai alasan di baliknya.

Namun, sampai informasi yang disampaikan, tidak ada penjelasan lebih jauh mengenai alasan personal maupun profesional di balik keputusan Desta. Karena itu, permintaan Desta agar publik tidak berspekulasi menjadi poin penting dalam membaca kabar ini.

Di era media sosial, potongan informasi bisa dengan cepat berubah menjadi narasi yang belum tentu benar. Ketika pihak yang bersangkutan sendiri meminta publik untuk tidak membuat asumsi, pilihan paling bijak tentu adalah menghormati keputusan tersebut sambil menunggu informasi resmi apabila nantinya memang ada penjelasan tambahan.

Apa yang Akan Terjadi pada Vindes Selanjutnya?

Pertanyaan berikutnya kini beralih kepada Vindes Corp. Setelah selama bertahun-tahun publik mengenal Vindes melalui kombinasi Vincent dan Desta, bagaimana wajah perusahaan tersebut ketika hanya Vincent yang melanjutkan perjalanan bersama Saker?

Justru di sinilah fase baru Vindes menjadi menarik untuk diikuti. Perusahaan yang sudah memiliki fondasi dan identitas sendiri kini memiliki kesempatan untuk memperluas arah kreatifnya tanpa harus terus berada dalam format yang sama seperti ketika didirikan.

Sementara itu, bagi Desta, keluarnya ia dari Vindes juga membuka ruang untuk melihat seperti apa bab berikutnya dalam perjalanan kariernya. Setelah bertahun-tahun menjadi bagian dari berbagai proyek hiburan, keputusan ini bisa menjadi titik transisi menuju sesuatu yang baru.

Pada akhirnya, kisah Vindes dan Desta bukan hanya tentang seseorang yang keluar dari sebuah perusahaan. Ini adalah cerita mengenai sebuah kolaborasi yang pernah dimulai dari nol, tumbuh selama lima tahun, menghasilkan banyak cerita, dan kini harus menemukan bentuk barunya.

Urbie’s, mungkin tidak semua perpisahan harus berakhir dengan konflik atau drama besar. Kadang, ada perjalanan yang memang sampai pada persimpangan, lalu masing-masing memilih melanjutkan jalan dengan caranya sendiri—dan untuk Vindes, perjalanan berikutnya kini berada di tangan Vincent bersama Saker.