Iklan
Home Highlight Bisa Tidur di Dalam Poké Ball? Pokémon Bikin Glamping ini Wajib Jadi...

Bisa Tidur di Dalam Poké Ball? Pokémon Bikin Glamping ini Wajib Jadi Tempat Staycation Kamu Next!

0
21
Pokémon Poké Ball Hokkaido - sumber foto istimewa
Pokémon Poké Ball Hokkaido - sumber foto istimewa
Iklan Urbanvibes Banner
Iklan

Hi Urbie’s! Selama bertahun-tahun, penggemar Pokémon mungkin pernah punya satu pertanyaan yang terdengar sederhana tapi sebenarnya cukup absurd: seperti apa rasanya berada di dalam Poké Ball? Nah, pertanyaan tersebut akhirnya mendapat jawaban yang jauh lebih nyata karena Pokémon kini menghadirkan kesempatan untuk benar-benar tidur di dalam sebuah Poké Ball.

Bukan sekadar instalasi untuk berfoto, pengalaman unik ini hadir melalui kolaborasi The Pokémon Company dan Not a Hotel. Keduanya menghadirkan sebuah akomodasi glamping berbentuk Poké Ball di tengah hutan Hokkaido, Jepang, yang dirancang agar manusia bisa benar-benar masuk, beristirahat, dan menginap di dalamnya.

Poké Ball yang Bukan Cuma Pajangan

Kalau selama ini Poké Ball hanya dikenal sebagai benda kecil yang digunakan trainer untuk menangkap Pokémon, versi terbaru ini punya ukuran yang jelas berbeda. Struktur tersebut dibuat dengan mempertimbangkan kenyamanan manusia sehingga pengunjung tidak hanya bisa melihatnya dari luar, tetapi juga merasakan pengalaman berada di dalamnya.

Bayangkan membuka pintu sebuah struktur yang dari luar terlihat seperti Poké Ball, kemudian masuk dan menemukan ruang yang memang dirancang sebagai tempat beristirahat. Sensasinya tentu berbeda dari sekadar menginap di hotel bertema Pokémon karena konsep utamanya adalah membawa salah satu elemen paling ikonik dari dunia Pokémon ke dalam kehidupan nyata.

Lokasinya pun tidak dibuat di tengah kota atau pusat hiburan yang ramai. Poké Ball tersebut ditempatkan di kawasan hutan Hokkaido, membuat pengalaman menginap terasa seperti sebuah perjalanan kecil keluar dari dunia sehari-hari.

Dari Dunia Pokémon ke Dunia Nyata

Hokkaido sebenarnya menjadi lokasi yang cukup ideal untuk konsep semacam ini. Lanskap alam Jepang yang luas memberikan kontras menarik dengan bentuk Poké Ball yang sangat familiar bagi penggemar.

Di satu sisi, pengunjung mendapatkan objek yang terasa seperti keluar langsung dari game atau anime. Di sisi lain, mereka tetap berada dalam lingkungan alami yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota.

Perpaduan tersebut membuat pengalaman ini tidak sekadar menjadi gimmick. Ada unsur fantasi, tetapi juga ada pengalaman wellness dan reconnecting with nature yang menjadi bagian dari konsep glamping modern.

Dan di sinilah kolaborasi dengan Pokémon Sleep menjadi semakin menarik.

Bukan Sekadar Menginap, Tapi Terhubung dengan Pokémon Sleep

Pengalaman ini memiliki hubungan langsung dengan Pokémon Sleep, aplikasi wellness yang menggunakan aktivitas tidur sebagai bagian dari mekanisme permainan.

Konsep tersebut terasa sangat cocok dengan sebuah akomodasi yang secara literal meminta pengunjung untuk melakukan hal yang sama: tidur. Bedanya, kali ini pengguna Pokémon Sleep tidak perlu membayangkan berada di dunia Pokémon dari layar smartphone karena mereka bisa menjalani pengalaman fisiknya secara langsung.

Pokémon Sleep sendiri menjadikan pola tidur sebagai bagian dari pengalaman bermain. Dengan menggabungkan konsep tersebut dengan akomodasi berbentuk Poké Ball, kolaborasi ini menciptakan hubungan menarik antara gaming, wellness, travel, dan fandom.

Tidur yang biasanya dianggap sebagai aktivitas paling biasa justru diubah menjadi bagian dari pengalaman Pokémon.

Baca juga:

Bagaimana Rasanya Tidur di Dalam Poké Ball?

Inilah bagian yang kemungkinan besar paling membuat penggemar penasaran. Selama bertahun-tahun, Poké Ball selalu menyimpan satu misteri besar: apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya?

Game dan anime memberikan berbagai interpretasi, tetapi tidak pernah benar-benar memberikan gambaran pengalaman manusia ketika berada di dalam sebuah Poké Ball. Sekarang, penggemar setidaknya memiliki kesempatan untuk mendapatkan versi dunia nyatanya.

Tentu saja, jangan membayangkan manusia berubah menjadi Pokémon lalu disimpan dalam sebuah bola kecil. Struktur ini merupakan akomodasi berukuran manusia yang mengambil bentuk visual Poké Ball dan dirancang untuk menjadi tempat beristirahat.

Tetapi justru karena itulah pengalaman tersebut terasa unik. Imajinasi masa kecil tentang Poké Ball diterjemahkan menjadi sesuatu yang bisa disentuh, dimasuki, dan dijadikan tempat tidur.

Pokémon Poké Ball Hokkaido - sumber foto istimewa
Pokémon Poké Ball Hokkaido – sumber foto istimewa

Glamping dengan Level Fandom yang Berbeda

Tren glamping selama ini menawarkan konsep menginap yang semakin eksperimental. Mulai dari kabin di tengah hutan hingga tenda mewah dengan pemandangan alam, akomodasi tidak lagi hanya menjual tempat tidur, tetapi juga pengalaman.

Kolaborasi Pokémon dan Not a Hotel membawa konsep tersebut ke level fandom. Yang dijual bukan hanya kamar, melainkan kesempatan untuk mengatakan, “Gue pernah tidur di dalam Poké Ball.”

Kalimat tersebut saja sudah cukup menjadi cerita perjalanan yang menarik.

Apalagi bagi penggemar Pokémon yang tumbuh bersama game, anime, kartu, hingga berbagai merchandise-nya. Menginap di tempat seperti ini bisa terasa seperti mengubah salah satu elemen fantasi yang selama ini hanya ada di layar menjadi pengalaman dunia nyata.

Hokkaido Jadi Playground Baru untuk Pokémon Fans

Pemilihan Hokkaido juga membuat pengalaman tersebut semakin terasa seperti destinasi khusus. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat struktur berbentuk Poké Ball, tetapi juga mendapatkan pengalaman berada di tengah alam Jepang.

Hal ini memperlihatkan bagaimana karakter dan intellectual property populer dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman wisata yang lebih imersif. Pokémon tidak lagi hanya hadir sebagai game yang dimainkan atau karakter yang dikoleksi, tetapi mulai masuk ke dalam cara orang bepergian, menginap, dan menikmati waktu istirahat.

Dan bagi generasi yang tumbuh dengan Pokémon, pendekatan seperti ini punya daya tarik tersendiri.

Dari “Catch ’Em All” ke “Sleep Inside One”

Ada sesuatu yang lucu sekaligus pintar dari konsep ini. Pokémon selama puluhan tahun mengajak penggemarnya menangkap Pokémon menggunakan Poké Ball, sementara kolaborasi terbaru ini justru membalik konsep tersebut.

Kali ini bukan Pokémon yang masuk ke Poké Ball.

Manusianya yang masuk.

Pengalaman tersebut mulai tersedia bulan ini, memberikan kesempatan kepada penggemar untuk mencoba sendiri seperti apa rasanya berada di dalam salah satu benda paling ikonik dalam sejarah franchise Pokémon.

Urbie’s, mungkin ini adalah bentuk fandom paling ekstrem dari sebuah pertanyaan sederhana. Setelah bertahun-tahun bertanya-tanya apa yang ada di dalam Poké Ball, akhirnya kita bisa mendapatkan jawabannya dengan cara yang sangat Jepang: bukan lewat penjelasan panjang, tapi dengan membuat tempat menginap sungguhan di dalam hutan Hokkaido.

Dan jujur saja, kalau dulu ada yang bilang kita suatu hari bisa tidur di dalam Poké Ball, mungkin kita akan menganggapnya cuma mimpi.

Sekarang, mimpinya punya kasur.

Iklan