Hi Urbie’s! Kalau kamu masuk ke FamilyMart di Jepang mulai September ini, jangan kaget kalau sosok staf di balik kasir terlihat sedikit berbeda dari biasanya. Setelah satu dekade mempertahankan gaya seragam yang sama, FamilyMart akhirnya melakukan perubahan besar dengan memperkenalkan seragam baru yang bukan cuma terlihat lebih modern, tetapi juga membawa pesan tentang kebebasan berekspresi dan perubahan wajah tenaga kerja Jepang.
Mulai 1 September, jaringan convenience store tersebut mulai menerapkan seragam baru di sekitar 16.500 toko FamilyMart di seluruh Jepang. Jaket model lama yang selama 10 tahun menjadi identitas para staf kini perlahan digantikan desain kaus lengan pendek dan lengan panjang yang terasa lebih santai, praktis, sekaligus kekinian.
Setelah 10 Tahun, FamilyMart Akhirnya Ganti Seragam
Perubahan seragam FamilyMart kali ini bukan sekadar mengganti warna atau memodifikasi potongan pakaian lama. Desain baru tersebut dibuat oleh Hiromichi Ochiai, creative director yang juga dikenal sebagai sosok di balik lini fashion Convenience Wear milik FamilyMart.
Sentuhan Ochiai membuat seragam terbaru FamilyMart terasa lebih dekat dengan dunia streetwear dibandingkan seragam kerja konvensional. Model T-shirt dan longsleeve memberikan kesan lebih kasual, sementara fleksibilitas untuk melakukan layering membuat penampilan staf tidak lagi terlihat terlalu kaku.
Buat Urbie’s yang sering melihat FamilyMart sebagai salah satu ikon convenience store Jepang, perubahan ini cukup menarik. Seragam yang sebelumnya identik dengan tampilan formal kini dibuat lebih relevan dengan gaya hidup modern tanpa kehilangan identitas visual FamilyMart.
Namun, bagian paling menarik dari perubahan ini justru bukan desain bajunya.

Bukan Cuma Seragam, FamilyMart Beri Ruang untuk Jadi Diri Sendiri
FamilyMart memperluas kebebasan staf dalam menentukan bagaimana mereka mengenakan seragam tersebut. Salah satu perubahan yang paling mencuri perhatian adalah aturan mengenai rambut yang kini jauh lebih fleksibel.
Artinya, staf FamilyMart pada dasarnya memiliki kebebasan lebih besar dalam memilih warna rambut. Jadi, jangan heran kalau kamu bertemu staf dengan rambut hijau, pink, biru, atau warna lain ketika berbelanja di salah satu gerai FamilyMart di Jepang.
Baca juga:
- Karasu-zoku: Gaya Serba Hitam Jepang yang Diam-Diam Jadi Inspirasi Fashion Gen Z
- Benang Jarum Eksplorasi Keindahan Laut Lewat Koleksi Terbaru Secret of the Sea
Hijab juga kini secara resmi diperbolehkan sebagai bagian dari kebijakan nasional perusahaan. Sebelumnya, sejumlah fleksibilitas seperti ini sudah dapat diterapkan secara individual di beberapa tempat, tetapi FamilyMart kini menjadikannya bagian dari aturan resmi yang berlaku secara nasional.
Selain rambut dan hijab, staf juga mendapatkan lebih banyak kebebasan dalam melakukan layering dan menata seragam. Perubahan ini membuat pakaian kerja terasa lebih personal dan dapat menyesuaikan kebutuhan serta latar belakang masing-masing karyawan.
Kenapa FamilyMart Melakukan Perubahan Sekarang?
Di balik seragam yang terlihat lebih fashionable, ada alasan yang jauh lebih serius. Jepang saat ini menghadapi persoalan kekurangan tenaga kerja, dan sektor convenience store menjadi salah satu bidang yang ikut merasakan dampaknya.
FamilyMart memiliki sekitar 200.000 staf toko, dengan sekitar 13 persen di antaranya merupakan warga negara asing. Angka tersebut menunjukkan bahwa wajah tenaga kerja di balik kasir FamilyMart sudah semakin beragam.
Karena itu, kebijakan baru mengenai seragam dan penampilan tidak hanya bisa dibaca sebagai langkah menuju kebebasan berekspresi. Ini juga merupakan strategi praktis untuk membuat lingkungan kerja FamilyMart terasa lebih terbuka bagi orang-orang dengan latar belakang berbeda.
Ketika perusahaan memberikan ruang bagi karyawan untuk mempertahankan identitas personal mereka, hambatan untuk masuk dan bertahan di lingkungan kerja tersebut bisa menjadi lebih kecil. Dalam situasi Jepang yang sedang membutuhkan lebih banyak tenaga kerja, pendekatan semacam ini tentu punya nilai strategis.
FamilyMart Ingin Tempat Kerja yang Lebih Fleksibel
Langkah FamilyMart menunjukkan bahwa seragam kerja kini bisa memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar membedakan seorang karyawan dengan pelanggan. Pakaian kerja juga dapat menjadi bagian dari cara perusahaan menunjukkan bahwa mereka memahami perubahan sosial dan karakter tenaga kerja masa kini.
Khususnya di Jepang, perubahan ini menarik karena aturan mengenai penampilan di tempat kerja selama bertahun-tahun sering kali identik dengan standar yang cukup konservatif. Ketika perusahaan besar seperti FamilyMart memberikan kebebasan lebih luas terhadap warna rambut, penggunaan hijab, hingga cara mengenakan seragam, ada perubahan budaya kerja yang ikut tercermin di dalamnya.
Dan tentu saja, tetap ada sisi fashion yang membuat perubahan ini terasa menyenangkan. Seragam baru yang dirancang oleh Hiromichi Ochiai punya tampilan yang jauh lebih kasual dan memungkinkan staf mengekspresikan gaya personal mereka.
Bayangkan saja, Urbie’s: satu toko FamilyMart, satu seragam, tetapi puluhan kemungkinan gaya. Ada yang mengenakan rambut natural, ada yang tampil dengan warna rambut mencolok, ada yang menggunakan hijab, dan ada pula yang memainkan layering sesuai karakter masing-masing.
Seragam Baru, Wajah Baru FamilyMart
Pada akhirnya, perubahan seragam FamilyMart setelah 10 tahun ini terasa seperti gambaran kecil tentang Jepang yang sedang berubah. Negara tersebut tidak hanya menghadapi transformasi dalam teknologi dan budaya populer, tetapi juga perubahan komposisi tenaga kerja yang menuntut perusahaan menjadi lebih inklusif.
FamilyMart menjawab perubahan itu dengan cara yang cukup sederhana: memberikan lebih banyak kebebasan kepada orang-orang yang bekerja di dalamnya. Namun, di balik kaus baru, rambut warna-warni, dan hijab yang kini resmi diperbolehkan, terdapat pesan yang jauh lebih besar tentang bagaimana tempat kerja berusaha beradaptasi dengan masyarakat yang semakin beragam.
Jadi, kalau suatu hari Urbie’s jalan-jalan ke Jepang dan mampir ke FamilyMart, jangan cuma fokus mencari onigiri atau FamilyMart Chicken. Coba lihat juga siapa yang berada di balik kasir—karena bisa jadi rambut hijaunya justru menjadi bagian paling fresh dari pengalaman belanja kamu hari itu.

















































