Hi Urbie’s! Di tengah dunia digital yang semakin dekat dengan kehidupan anak-anak, Amanda Manopo memilih mengambil langkah yang cukup personal: membuat kanal YouTube khusus untuk putranya, Baby Zac. Bukan sekadar ingin mengikuti tren konten keluarga, Amanda justru ingin memastikan teknologi menjadi teman belajar sekaligus ruang interaksi yang menyenangkan bagi sang buah hati.
Kanal tersebut diberi nama Zakema dan resmi dibuat pada Selasa, 1 September 2026. Lewat kanal ini, Amanda ingin menghadirkan video-video edukatif yang dikemas ringan, seru, dan mudah diterima anak-anak, sembari menjadikannya sebagai bagian dari perjalanan tumbuh kembang Baby Zac.
Zakema Dibuat Amanda Manopo untuk Baby Zac
Keputusan Amanda membuat Zakema berangkat dari kekhawatiran sederhana yang mungkin juga dirasakan banyak orang tua di era digital. Ia tak ingin YouTube justru mengambil alih ruang interaksi antara dirinya dan Zac, sehingga memilih menghadirkan konten yang bisa menjadi sarana belajar sekaligus aktivitas bersama.
Bagi Amanda, kehadiran teknologi dalam kehidupan anak sebenarnya tidak selalu harus dianggap sebagai sesuatu yang negatif. Selama konten yang dikonsumsi dipilih dengan tepat, didampingi orang tua, serta memiliki batas waktu yang jelas, YouTube bisa menjadi salah satu media yang membantu proses belajar anak.
Pemikiran tersebut kemudian diwujudkan Amanda melalui Zakema. Kanal ini diharapkan menjadi ruang digital yang bukan hanya menghibur, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan dapat menemani anak-anak mengenal berbagai hal baru dengan cara yang lebih menyenangkan.
Video Perdana Zakema Ajak Anak Belajar Alfabet
Sebagai pembuka, Amanda tidak langsung menghadirkan konten keluarga atau vlog keseharian. Ia memilih video lagu belajar alfabet sebagai unggahan perdana Zakema, sebuah konsep sederhana tetapi sangat dekat dengan dunia anak-anak.
Dalam video tersebut, Amanda tampil ceria sambil memandu anak-anak mengenal huruf. Ia juga menyampaikan setiap kata dengan artikulasi yang jelas agar materi lebih mudah ditangkap dan dipahami oleh penonton cilik.
Pilihan konten alfabet terasa cukup relevan dengan konsep Zakema yang ingin menjadikan proses belajar sebagai sesuatu yang menyenangkan. Alih-alih membuat anak merasa sedang mengikuti pelajaran formal, Amanda mencoba mengemas materi melalui musik, visual, dan pembawaan yang lebih playful.
Dari sini terlihat bahwa Zakema memang diarahkan untuk menjadi kanal yang memiliki identitas tersendiri. Bukan hanya menampilkan sosok Amanda sebagai selebritas, tetapi juga menghadirkan konten yang sejak awal dirancang untuk kebutuhan anak.
Amanda Manopo Sempat Malu Bikin Konten Edukasi Anak
Menariknya, keputusan Amanda terjun ke dunia konten edukasi anak ternyata tidak datang tanpa rasa ragu. Aktris berusia 26 tahun tersebut mengaku sempat merasa sangat malu ketika pertama kali memutuskan membuat kanal dengan konsep seperti Zakema.
Namun, rasa malu itu akhirnya ia kesampingkan karena ada alasan yang jauh lebih personal. Amanda ingin melakukan sesuatu yang nantinya bisa dinikmati Baby Zac sekaligus menjadi bagian dari kenangan masa kecil putranya.
“Jujur, sebenarnya aku malu banget bikin channel seperti ini. 🥹 Tapi aku mau lakukan ini buat Zac,” tulis Amanda dalam unggahan TikTok-nya.
Kalimat tersebut membuat Zakema terasa lebih dari sekadar proyek digital baru. Di balik kamera dan video edukasi yang terlihat sederhana, ada keinginan seorang ibu untuk menciptakan sesuatu yang bisa terus dikenang ketika anaknya tumbuh besar nanti.
Baca juga:
- Rekomendasi Film! When Will You Get Married?: Film Komedi Romantis yang Bikin Baper dan Ngakak!
- Rekomendasi Film! The Most Beautiful Girl In The World: Ketika Sang Playboy Bertemu Cinta Sejati
Teknologi Bisa Jadi Media Belajar, Asalkan Orang Tua Tetap Mendampingi
Amanda juga memahami bahwa menjauhkan anak sepenuhnya dari teknologi bukan perkara mudah. Gadget, video, dan berbagai platform digital sudah menjadi bagian dari keseharian generasi masa kini, termasuk anak-anak.
Karena itu, Amanda memilih pendekatan yang menurutnya lebih realistis. Teknologi tidak harus dijauhkan, tetapi penggunaannya perlu diarahkan agar anak mendapatkan manfaat tanpa kehilangan interaksi langsung bersama orang tua.
“Aku sadar, di zaman sekarang teknologi itu sudah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak. Dan menurut aku, tontonan edukasi juga bisa menjadi sesuatu yang baik, selama kita sebagai orang tua tetap memilih kontennya, mendampingi, dan memberikan batas waktu,” tulisnya.
Pesan tersebut juga menjadi salah satu nilai penting yang ingin dibawa Zakema. Kanal ini bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran orang tua dalam menemani anak, melainkan menjadi salah satu alternatif aktivitas ketika digunakan dengan pengawasan yang tepat.
Zakema Tak Hanya Berisi Konten Edukasi
Meski dibuka dengan video belajar alfabet, perjalanan Zakema tampaknya tidak akan berhenti di konten edukasi. Amanda juga menyiapkan kanal tersebut sebagai wadah untuk berbagi berbagai cerita dan aktivitas keluarga bersama sang suami, Kenny Austin, serta Baby Zac.
Artinya, Urbie’s bisa melihat Zakema berkembang menjadi kombinasi antara konten edukasi anak dan family content. Konsep tersebut membuat kanal ini memiliki ruang yang lebih luas untuk menghadirkan video-video yang dekat dengan kehidupan keluarga.
Di satu sisi, anak-anak bisa mendapatkan tontonan yang dirancang untuk membantu mereka belajar. Di sisi lain, keluarga Amanda dan Kenny dapat mengabadikan berbagai momen yang mungkin suatu hari nanti akan menjadi arsip digital berharga bagi Baby Zac.
Zakema Jadi Jejak Digital Masa Kecil Baby Zac
Pada akhirnya, keputusan Amanda Manopo membuat Zakema terasa seperti sebuah investasi kenangan. Setiap video yang dibuat hari ini berpotensi menjadi potongan cerita yang bisa dilihat kembali ketika Baby Zac sudah jauh lebih besar.
Di tengah banyaknya konten digital yang dibuat hanya untuk mengejar angka penonton, Amanda membawa alasan yang lebih personal ke dalam kanal barunya. Ia ingin menciptakan ruang yang menyenangkan bagi anak sekaligus tetap menjaga hubungan dan interaksi keluarga di tengah derasnya perkembangan teknologi.
Jadi, Urbie’s, Zakema bukan cuma tentang seorang artis yang mencoba peruntungan di YouTube. Kanal ini juga menjadi cara Amanda Manopo mengubah teknologi menjadi ruang belajar, bermain, sekaligus menyimpan kenangan bersama Baby Zac—dengan orang tua tetap menjadi bagian paling penting di balik layar.

















































