Home Travel Artotel Group Perkenalkan Konsep Dining Ramah Lingkungan Lewat “Rebellious Hunger”

Artotel Group Perkenalkan Konsep Dining Ramah Lingkungan Lewat “Rebellious Hunger”

13
0
Artotel Group Perkenalkan Konsep Dining Ramah Lingkungan Lewat “Rebellious Hunger”
Artotel Group Perkenalkan Konsep Dining Ramah Lingkungan Lewat “Rebellious Hunger”. Foto: istimewa
Iklan Top Ad

Hi Urbie’s,

Tren gaya hidup berkelanjutan kini semakin merambah ke berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia kuliner. Menjawab kebutuhan tersebut, Artotel Group resmi meluncurkan inisiatif terbaru bertajuk “Rebellious Hunger”, sebuah langkah strategis untuk menghadirkan praktik dining yang lebih bertanggung jawab di seluruh propertinya di Indonesia.

Diumumkan pada 25 Maret 2026 di Jakarta, program ini menjadi bagian dari komitmen jangka panjang Artotel Group dalam mengembangkan ekosistem hospitality yang lebih ramah lingkungan. Melalui pilar Food & Beverages mereka, Artotel Dine, konsep keberlanjutan mulai diterapkan secara nyata—dimulai dari dapur hingga ke meja makan.

Salah satu fokus utama dalam inisiatif ini adalah integrasi menu berbasis plant-based ke dalam operasional kuliner mereka. Bukan sekadar tren, pendekatan ini dipilih sebagai solusi nyata untuk mengurangi dampak lingkungan sekaligus menjawab kebutuhan konsumen modern yang semakin sadar akan pola makan sehat dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Artotel Group menggandeng dua nama besar di industri plant-based Indonesia, yaitu Burgreens dan Green Rebel. Kolaborasi ini bukan hanya soal inovasi menu, tetapi juga menciptakan sistem yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Burgreens akan berperan dalam mengembangkan konsep menu plant-based yang tetap lezat, familiar di lidah masyarakat, dan tentunya memiliki nilai komersial. Sementara itu, Green Rebel hadir sebagai pemasok utama bahan baku, memastikan kualitas yang konsisten, ketersediaan yang terjaga, serta transparansi dalam rantai pasok.

Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar program sementara. Menurutnya, “Rebellious Hunger” adalah bagian dari transformasi struktural dalam pendekatan dining di seluruh properti Artotel.

Menu plant-based nantinya tidak hanya hadir sebagai opsi tambahan, tetapi akan terintegrasi dalam menu reguler hingga pilihan buffet. Langkah ini menjadi fondasi penting dalam mencapai target keberlanjutan yang lebih luas, sejalan dengan kerangka ESG (Environmental, Social, and Governance) yang diusung perusahaan.

Baca Juga:

Lebih dari itu, Artotel Group ingin membuktikan bahwa dining berkelanjutan tidak harus eksklusif atau sulit diakses. Dengan pendekatan yang praktis dan terkurasi, konsep ini justru bisa menjadi bagian dari pengalaman kuliner sehari-hari tanpa mengorbankan kualitas maupun performa bisnis.

Inisiatif “Rebellious Hunger” yang akan diluncurkan secara nasional pada April 2026 ini juga mencerminkan perubahan preferensi traveler masa kini. Wisatawan modern tidak hanya mencari kenyamanan, tetapi juga pengalaman yang sejalan dengan nilai keberlanjutan dan kesadaran lingkungan.

Melalui langkah ini, Artotel Group mempertegas posisinya sebagai pelaku industri hospitality yang adaptif dan progresif. Mereka tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga berperan aktif dalam membentuk masa depan kuliner yang lebih bertanggung jawab.

Bagi Urbie’s yang ingin merasakan pengalaman dining berbeda—yang tidak hanya memanjakan lidah tapi juga peduli pada bumi—inisiatif ini jelas jadi sesuatu yang patut dinantikan.