Home Highlight Buttonscarves Raya 2026: Perjalanan Budaya dari Mesir hingga Maroko

Buttonscarves Raya 2026: Perjalanan Budaya dari Mesir hingga Maroko

74
0
Buttonscarves Raya 2026: Perjalanan Budaya dari Mesir hingga Maroko - sumber foto Istimewa
Buttonscarves Raya 2026: Perjalanan Budaya dari Mesir hingga Maroko - sumber foto Istimewa
Iklan Top Ad

Hi Urbie’s! Musim Idul Fitri selalu menjadi momen spesial di dunia fashion modest. Tidak hanya soal tampil elegan saat Lebaran, tetapi juga tentang cerita, identitas, dan inspirasi budaya yang melatarbelakangi setiap desain. Tahun ini, brand modest fashion ternama Buttonscarves menghadirkan sesuatu yang berbeda melalui Raya 2026 Campaign.

Mengusung pendekatan storytelling, Buttonscarves membawa audiens dalam perjalanan budaya yang terinspirasi dari dua destinasi dengan warisan sejarah yang sangat kuat: Mesir dan Maroko. Lewat campaign ini, Raya tidak hanya dimaknai sebagai momen perayaan setelah Ramadan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengenal dan mengapresiasi keindahan budaya yang menginspirasi desain koleksi terbaru mereka.

Raya sebagai Perjalanan Budaya

Dalam campaign Raya 2026, Buttonscarves mengajak audiens untuk melihat langsung tempat-tempat yang menjadi sumber inspirasi koleksi mereka.

Perjalanan ini menangkap berbagai suasana khas dari Mesir dan Maroko, mulai dari situs bersejarah, detail arsitektur klasik, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat lokal.

Tidak hanya itu, pengalaman kuliner lokal dan atmosfer kota juga turut menjadi bagian dari narasi visual yang membentuk identitas campaign ini.

Pendekatan ini membuat koleksi Raya terasa lebih hidup—bukan sekadar produk fashion, tetapi juga sebuah cerita tentang perjalanan budaya yang kaya makna.

Egypt Series: Keindahan Simbol Lotus

Salah satu highlight dari koleksi Raya 2026 adalah Egypt Series, yang terinspirasi dari kemegahan peradaban Mesir.

Elemen utama dalam seri ini adalah motif lotus, simbol ikonik yang sering muncul dalam ornamen budaya Mesir.

Dalam sejarah Mesir kuno, lotus dikenal sebagai simbol kehidupan, kebangkitan, dan pembaruan. Filosofi tersebut terasa sangat selaras dengan refleksi selama bulan Ramadan serta semangat baru yang hadir ketika Hari Raya tiba.

Buttonscarves kemudian menginterpretasikan motif lotus ini ke dalam desain scarf dan fashion pieces yang elegan, menghadirkan sentuhan klasik yang tetap relevan dengan gaya modern.

Moroccan Series: Sentuhan Artistik Zellige

Sementara itu, koleksi Moroccan Series menghadirkan inspirasi dari karakter artistik khas Maroko.

Motif utama dalam seri ini terinspirasi dari zellige, mosaik tradisional Maroko yang terkenal dengan pola geometrisnya yang kompleks dan indah.

Zellige sering ditemukan di berbagai bangunan bersejarah seperti halaman istana, masjid, hingga rumah tradisional di kota-kota Maroko.

Dalam koleksi Raya 2026, pola-pola geometris tersebut diterjemahkan menjadi motif fashion yang artistik dan sophisticated, menciptakan estetika yang memadukan seni tradisional dengan desain modern.

Buttonscarves Raya 2026: Perjalanan Budaya dari Mesir hingga Maroko - sumber foto Istimewa
Buttonscarves Raya 2026: Perjalanan Budaya dari Mesir hingga Maroko – sumber foto Istimewa

Baca Juga:

Raya Apparel dengan Identitas Ikonik

Tidak hanya scarf, Buttonscarves juga menghadirkan rangkaian Raya apparel yang melengkapi koleksi tahun ini.

Koleksi pakaian tersebut tetap membawa identitas khas brand, termasuk motif Monogram B yang telah menjadi ciri ikonik Buttonscarves.

Desain ini kemudian dipadukan dengan inspirasi dari Egypt Series dan Moroccan Series, sehingga menciptakan harmoni visual yang elegan sekaligus konsisten dengan DNA brand.

Hasilnya adalah koleksi Raya yang tidak hanya stylish, tetapi juga memiliki cerita budaya yang kuat di balik setiap desainnya.

Raya sebagai Musim Berbagi

Lebih dari sekadar kampanye fashion, Buttonscarves juga ingin mengangkat makna Lebaran sebagai musim berbagi.

Dalam tradisi Idul Fitri, kebersamaan, kemurahan hati, dan kepedulian selalu menjadi nilai utama yang dirayakan oleh masyarakat.

Campaign ini mengingatkan bahwa kebahagiaan Raya terasa semakin bermakna ketika dapat dirasakan bersama, baik melalui kebersamaan keluarga maupun melalui semangat berbagi kepada sesama.

Mengangkat Cerita Budaya Islam

CEO Buttonscarves, Linda Anggrea, menjelaskan bahwa Raya selalu menjadi salah satu momen paling penting bagi komunitas brand tersebut.

Menurutnya, campaign tahun ini dirancang untuk mengangkat tempat-tempat yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah dan budaya Islam.

“Raya selalu menjadi salah satu momen yang paling bermakna bagi komunitas kami. Melalui campaign ini, kami ingin mengangkat tempat-tempat yang memiliki keterkaitan kuat dengan sejarah dan budaya Islam, sekaligus membagikan cerita yang dapat membuka wawasan dan menginspirasi,” ujar Linda Anggrea.

Ia juga menambahkan bahwa Mesir dan Maroko memiliki warisan budaya yang sangat kaya, sehingga diharapkan campaign ini dapat mengajak audiens merasakan semangat Raya melalui perjalanan cerita tersebut.

Bagi Urbie’s, koleksi Raya 2026 dari Buttonscarves ini menjadi bukti bahwa fashion bisa menjadi medium untuk bercerita—tentang budaya, perjalanan, dan makna perayaan yang lebih dalam.