Home Lifestyle Quality Time Ibu dan Anak Lewat Treatment Bareng ala Michi Momo

Quality Time Ibu dan Anak Lewat Treatment Bareng ala Michi Momo

1
0
Merayakan momen International Mother’s Day, Jade Aesthetic Clinic menghadirkan sebuah perayaan kecantikan yang bermakna melalui kisah inspiratif ibu dan anak, Michimomo dan sang Ibu, dalam pengalaman perawatan Ultherapy PRIME dengan mengusung konsep “Timeless Beauty: A Mother-Daughter Story”. (Foto: Urbanvibes/R Indriani)
Iklan Top Ad

Hi Urbie’s! Ada satu perubahan menarik dalam cara perempuan memaknai self-care hari ini. Jika dulu identik dengan “me time” yang sunyi dan personal, kini self-care mulai bergeser menjadi pengalaman yang lebih hangat—bahkan dibagikan bersama orang terdekat. Salah satu yang paling terasa adalah momen kebersamaan antara ibu dan anak perempuan.

Di tengah ritme hidup yang serba cepat, waktu berkualitas sering kali jadi barang langka. Namun, alih-alih menunggu waktu luang yang tak kunjung datang, banyak perempuan mulai menciptakan momen itu sendiri. Caranya sederhana: mengubah rutinitas perawatan diri menjadi ruang untuk terhubung kembali.

Tren ini bukan sekadar gaya hidup, tapi juga refleksi kebutuhan emosional—untuk merasa dekat, didengar, dan hadir sepenuhnya bersama orang yang berarti.

Dari Perawatan Biasa Jadi Momen Berharga

Bagi Michelle Hendra, atau yang akrab disapa Michi Momo, self-care kini punya makna yang jauh lebih dalam. Bukan hanya soal merawat penampilan, tetapi juga tentang menciptakan momen kebersamaan dengan sang ibu.

Pengalaman ini ia bagikan dalam acara Media Gathering Timeless Beauty: A Mother-Daughter Story di Jade Aesthetic Clinic, Jakarta, Senin (27/4/2026), yang terinspirasi dari semangat International Mother’s Day. Dalam kesempatan tersebut, Michi Momo bercerita bagaimana kebiasaan menjalani treatment bersama ibunya, Mega, perlahan menjadi rutinitas yang dinanti.

Awalnya mungkin terasa biasa saja. Namun seiring waktu, aktivitas ini berubah menjadi momen penuh kehangatan—diisi dengan obrolan ringan, tawa kecil, hingga rasa nyaman yang sulit digantikan.

Merayakan momen International Mother’s Day, Jade Aesthetic Clinic menghadirkan sebuah perayaan kecantikan yang bermakna melalui kisah inspiratif ibu dan anak, Michimomo dan sang Ibu, dalam pengalaman perawatan Ultherapy PRIME dengan mengusung konsep “Timeless Beauty: A Mother-Daughter Story”. (Foto: Urbanvibes/R Indriani)

Memilih Perawatan yang Nyaman untuk Ibu

Salah satu pertimbangan utama Michi Momo adalah kenyamanan sang ibu. Ia memahami bahwa tidak semua orang merasa nyaman dengan treatment yang invasif atau menyakitkan.

Baca Juga:

“Mamaku takut treatment yang sakit atau yang disuntik-suntik. Jadi aku berusaha untuk merekomendasikan mama untuk treatment yang tidak sakit dan down time-nya juga tidak lama,” jelasnya.

Pilihan mereka jatuh pada Ultherapy PRIME, sebuah perawatan non-invasif berbasis ultrasound yang bekerja hingga lapisan dalam kulit untuk merangsang produksi kolagen. Hasilnya adalah kulit yang lebih kencang dan terangkat, tanpa mengubah karakter alami wajah—dan tanpa downtime yang mengganggu aktivitas.

Namun bagi Michi Momo, hasil akhir bukanlah segalanya. “Seru sih, karena bisa sekalian bonding. Jadi bukan cuma treatment doang, tapi ada momennya juga,” lanjutnya.

Self-Care yang Lebih Hangat dan Bermakna

Fenomena ini terasa semakin relevan di kalangan perempuan modern. Self-care kini tak lagi sekadar pelarian dari penat, tetapi juga menjadi cara untuk merawat hubungan.

Konsep “we time” perlahan menggantikan “me time”. Ada keinginan untuk berbagi pengalaman, menciptakan kenangan, dan memperkuat koneksi emosional—terutama dengan sosok ibu yang sering kali menjadi figur paling dekat dalam hidup.

Pendekatan ini juga mulai direspons oleh industri kecantikan. Klinik dan penyedia layanan kini tak hanya menawarkan hasil, tetapi juga pengalaman yang lebih personal dan bermakna.

Lebih dari Sekadar Cantik

Pada akhirnya, cerita seperti yang dialami Michi Momo mengingatkan bahwa menjadi perempuan bukan hanya tentang bagaimana kita terlihat, tetapi juga bagaimana kita merasa—dan dengan siapa kita berbagi perjalanan itu.

Di sela kesibukan dan tuntutan hidup yang tak pernah benar-benar berhenti, momen sederhana seperti duduk berdampingan dengan ibu, berbagi cerita sambil menjalani perawatan, bisa menjadi bentuk cinta yang paling tulus. Karena kadang, yang kita butuhkan bukan waktu yang panjang—melainkan kehadiran yang utuh.