Hi Urbie’s! Kalau kamu penggemar anime legendaris Neon Genesis Evangelion, bersiaplah—karena berita terbaru ini bisa bikin fandom meledak! Setelah bertahun-tahun vakum dan berbagai proyek film penutup, Evangelion akhirnya akan kembali dalam bentuk seri baru. Tapi yang bikin makin gila, kali ini naskahnya ditulis oleh orang di balik dunia kelam dan surealis Drakengard serta NieR: sang maestro nyentrik Yoko Taro.
Dan seperti yang bisa ditebak, trailer-nya? Nggak kasih bocoran apa pun. Alias, benar-benar khas Evangelion.
Kolaborasi Gila: Evangelion x Yoko Taro
Kabar ini pertama kali diumumkan lewat teaser pendek berdurasi 45 detik yang cuma menampilkan visual abstrak dengan suara latar samar—tanpa adegan, tanpa karakter, tanpa penjelasan. Hanya logo Evangelion yang muncul perlahan di akhir. Fans langsung heboh, karena tak lama setelah itu, muncul detail bahwa Yoko Taro akan menulis naskah seri terbaru ini.
Kita bicara tentang sosok yang menciptakan dunia tragis NieR:Automata, NieR Replicant, dan Drakengard — dunia-dunia yang penuh filosofi, penderitaan, dan paradoks eksistensial. Dengan imajinasi seabsurd dan seemosional Yoko Taro, nggak heran kalau banyak yang langsung membayangkan Evangelion versi baru ini akan membawa penonton ke level mindblown yang belum pernah ada sebelumnya.
Kazuya Tsurumaki dan Toru Yatabe Siap di Kursi Sutradara
Kalau kamu penggemar lama Evangelion, nama Kazuya Tsurumaki pasti bukan hal asing. Dia adalah salah satu tangan kanan Hideaki Anno, dan ikut menyutradarai Evangelion: 2.0 You Can (Not) Advance serta Evangelion: 3.0+1.0 Thrice Upon a Time.
Kali ini, Tsurumaki akan kembali memimpin proyek bersama Toru Yatabe, sutradara muda yang dikenal lewat karyanya di 86 Eighty-Six dan Your Lie in April.
Duet ini menjanjikan kombinasi antara nostalgia dan pembaruan. Tsurumaki punya visi visual khas Evangelion yang penuh simbolisme dan tekanan psikologis, sementara Yatabe dikenal punya kemampuan bercerita yang lebih lembut dan emosional. Bersama Yoko Taro, keduanya bisa menciptakan dunia baru Evangelion yang tetap menghantui, tapi juga menggugah dengan cara yang lebih… manusiawi (atau malah makin nggak manusiawi?).
Musik oleh Keiichi Okabe, Si Pencipta “Weight of the World”
Yang nggak kalah bikin merinding, musik untuk seri terbaru ini bakal digarap oleh Keiichi Okabe — komposer jenius di balik soundtrack NieR:Automata. Siapa sih yang bisa lupa dengan “Weight of the World”? Lagu yang bikin semua gamer nangis di akhir permainan itu adalah salah satu bukti betapa dalamnya sentuhan emosional Okabe dalam musik.
Kamu bisa bayangkan betapa kuatnya kolaborasi ini: visual surreal khas Evangelion, narasi eksistensial dari Yoko Taro, dan musik emosional yang menghantui dari Okabe. Kombinasi tiga elemen ini kayaknya bakal bikin anime ini lebih dari sekadar tontonan—tapi pengalaman spiritual yang nyakitin (dalam arti terbaik).
Diproduksi oleh Studio Khara × CloverWorks
Produksi seri ini akan dilakukan oleh Studio Khara — studio yang didirikan oleh Hideaki Anno dan dikenal sebagai rumah resmi Evangelion — berkolaborasi dengan CloverWorks, studio yang sukses lewat Wonder Egg Priority dan Spy x Family.
Artinya, secara teknis dan visual, kita bisa berharap sesuatu yang luar biasa. CloverWorks punya keunggulan di animasi dinamis dan warna sinematik yang emosional, sementara Khara menjaga DNA asli Evangelion tetap terasa.
Para penggemar di forum Jepang bahkan sudah mulai menyebut proyek ini sebagai “Evangelion: Rebirth of Humanity” (walau belum ada judul resmi). Banyak yang berspekulasi bahwa seri ini bukan reboot atau sekuel langsung, tapi mungkin reinterpretasi tematik — khas Yoko Taro yang suka mengacak realitas dan memutarbalikkan makna.
Baca Juga:
- Sinopsis Film Once We Were Us: Kisah Cinta Lama Bikin Baper Gen Z
- Yuk, Belajar Trading Saat Ngabuburit!
- Ramadan 2026: Tips Belanja Online Aman buat Gen Z
Trailer Tanpa Isi, Tapi Penuh Makna
Seperti tradisi Evangelion sebelumnya, trailer-nya nggak ngasih petunjuk apa pun. Hanya suara samar, kilasan simbol mata, fragmen huruf Yunani, dan siluet tak dikenal. Tapi buat fans sejati, itu sudah cukup untuk memicu teori konspirasi sepanjang 10 halaman Reddit.
Satu hal yang pasti, proyek ini nggak cuma sekadar nostalgia. Ini adalah langkah besar untuk mempertemukan dua dunia: Evangelion yang melahirkan krisis eksistensi, dan Yoko Taro yang merayakannya.
Jadi, Siapkah Kamu Masuk ke Dunia Evangelion Versi Yoko Taro?
Hi Urbie’s, siap-siap aja, karena kalau Yoko Taro yang pegang naskah, kita nggak bakal dapet cerita “mecha vs monster” biasa. Ini bakal jadi perjalanan psiko-filosofis yang bikin kamu mempertanyakan eksistensi sendiri (dan mungkin juga hubunganmu dengan algoritma media sosial.
Belum ada tanggal rilis resmi, tapi rumor menyebutkan seri ini akan tayang akhir 2026. Satu hal yang pasti: Evangelion baru ini bakal jadi peristiwa besar di dunia anime — tempat di mana seni, tragedi, dan absurditas berpadu jadi satu.













































