Home Entertainment no na Kembali Guncang THE FIRST TAKE, Bawakan rollerblade dengan Nuansa Musik...

no na Kembali Guncang THE FIRST TAKE, Bawakan rollerblade dengan Nuansa Musik Tradisional Indonesia dan Latin!

9
0
no na Kembali Guncang THE FIRST TAKE, Bawakan rollerblade - sumber foto InstagramTHE FIRST TAKE
no na Kembali Guncang THE FIRST TAKE, Bawakan rollerblade - sumber foto InstagramTHE FIRST TAKE
Iklan Top Ad

Hi Urbie’s! Girl group asal Indonesia, no na, kembali mencuri perhatian internasional setelah resmi tampil lagi di kanal musik legendaris Jepang, THE FIRST TAKE. Kali ini, grup beranggotakan empat member tersebut membawakan lagu terbaru mereka yang berjudul “rollerblade” dalam format one-shot performance khas THE FIRST TAKE yang terkenal minim editing dan penuh tekanan.

Dan seperti yang sudah diprediksi banyak fans, penampilan mereka langsung jadi perbincangan di media sosial.

Bukan cuma karena kualitas vokal yang stabil, tetapi juga karena warna musik yang mereka bawa terasa berbeda dibanding girl group global lainnya saat ini.

“rollerblade” Gabungkan Musik Tradisional Indonesia dan Nuansa Latin

Dalam unggahan resmi Instagram THE FIRST TAKE, disebutkan bahwa “rollerblade” merupakan lagu yang memadukan elemen musik tradisional Indonesia dengan Latin-inspired sound.

Perpaduan itu langsung terasa begitu lagu dimulai.

Beat yang enerjik, ritme danceable, dan sentuhan melodi etnik Indonesia membuat lagu ini terdengar unik sekaligus sangat adiktif.

THE FIRST TAKE bahkan menyebut lagu tersebut sebagai track dengan energi tinggi dan sangat infectious alias mudah “menempel” di kepala pendengar.

Dan memang, banyak netizen mengaku langsung replay penampilan mereka berkali-kali setelah video dirilis.

THE FIRST TAKE Bukan Panggung Sembarangan

Buat Urbie’s yang belum familiar, THE FIRST TAKE dikenal sebagai salah satu platform musik paling prestisius di Jepang.

Konsepnya sederhana tetapi sangat menegangkan.

Musisi hanya diberi satu kesempatan untuk membawakan lagu secara live dalam satu pengambilan gambar tanpa banyak gimmick maupun edit berlebihan.

Karena itulah, tampil di THE FIRST TAKE sering dianggap sebagai ujian kualitas vokal dan musikalitas seorang artis.

Dan fakta bahwa no na kembali diundang untuk kedua kalinya menjadi sinyal kuat bahwa mereka mulai mendapat perhatian serius di pasar internasional, khususnya Jepang.

no na Makin Membawa Identitas Indonesia ke Global

Yang membuat banyak fans Indonesia bangga adalah bagaimana no na tetap membawa identitas musik Indonesia di tengah tren global pop modern.

Alih-alih mengikuti formula pop generik sepenuhnya, mereka justru berani memasukkan unsur tradisional ke dalam lagu dengan pendekatan modern dan internasional.

Pendekatan seperti ini kini semakin diapresiasi di industri musik global.

Karena di era sekarang, identitas budaya justru menjadi nilai unik yang membuat artis berbeda dari yang lain.

Dan “rollerblade” terasa seperti contoh bagaimana musik Indonesia bisa dikemas menjadi sesuatu yang fresh, modern, tetapi tetap punya akar budaya yang kuat.

Netizen Jepang Ikut Beri Pujian

Sejak video teaser dan postingan resmi THE FIRST TAKE dirilis, banyak komentar positif bermunculan dari fans internasional.

Beberapa netizen Jepang memuji vibe lagu yang dianggap sangat fun dan penuh energi.

Ada juga yang menyebut harmoni vokal no na terdengar solid dan cocok dengan format live performance ala THE FIRST TAKE.

Sementara fans Indonesia langsung memenuhi kolom komentar dengan rasa bangga melihat grup asal Tanah Air kembali tampil di platform musik kelas dunia.

Tidak sedikit pula yang mengatakan bahwa no na mulai membuka jalan baru bagi musisi Indonesia untuk lebih diperhitungkan di industri musik internasional.

Baca Juga:

Era Baru Girl Group Asia Tenggara?

Kesuksesan no na di THE FIRST TAKE juga memunculkan diskusi menarik soal perkembangan girl group Asia Tenggara di pasar global.

Selama ini, dominasi industri idol Asia memang masih banyak dipegang Korea Selatan dan Jepang.

Namun kini, grup-grup dari Asia Tenggara mulai menunjukkan potensi besar dengan identitas musik yang lebih beragam.

Dan no na menjadi salah satu contoh bagaimana artis Indonesia mulai tampil dengan kualitas produksi global tanpa kehilangan ciri khas lokal mereka.

Hal ini membuat banyak orang mulai penasaran dengan masa depan industri pop Indonesia di pasar internasional.

Konsep “One Shot” Bikin Penampilan Terasa Lebih Emosional

Salah satu alasan kenapa banyak fans menyukai penampilan di THE FIRST TAKE adalah nuansa live yang terasa lebih jujur dan emosional.

Tidak ada panggung besar, tidak ada visual berlebihan, dan tidak ada tempat untuk bersembunyi di balik editing.

Yang ada hanyalah artis, mikrofon, dan kemampuan mereka membawakan lagu secara langsung.

Dan dalam format seperti itu, no na berhasil tampil penuh percaya diri.

Energi mereka tetap terasa hidup meski hanya tampil dalam ruangan minimalis khas THE FIRST TAKE.

Justru kesederhanaan itu membuat lagu “rollerblade” terasa semakin kuat dan catchy.

no na Kini Semakin Diperhitungkan

Kembalinya no na ke THE FIRST TAKE bisa menjadi salah satu momen penting dalam perjalanan karier mereka.

Karena tampil dua kali di platform sebesar itu bukan hal yang mudah, apalagi untuk grup asal Indonesia.

Dan jika respons global terhadap “rollerblade” terus positif, bukan tidak mungkin no na akan semakin sering muncul di panggung internasional lainnya.

Untuk sekarang, satu hal terasa jelas.

no na bukan lagi sekadar girl group lokal dengan mimpi global.

Mereka perlahan mulai menjadi representasi baru bagaimana musik Indonesia bisa tampil percaya diri di mata dunia.

Dan lewat “rollerblade”, mereka membuktikan bahwa identitas budaya lokal justru bisa menjadi kekuatan terbesar untuk bersinar secara internasional.