Home Lifestyle Tren Baru Anak Muda Muslim: Haji dan Umrah Jadi Target Hidup Sejak...

Tren Baru Anak Muda Muslim: Haji dan Umrah Jadi Target Hidup Sejak Dini

8
0
Tren Baru Anak Muda Muslim: Haji dan Umrah Jadi Target Hidup Sejak Dini
Foto: istimewa
Iklan Top Ad

Halo Urbie’s, tren gaya hidup generasi muda Muslim Indonesia kini mengalami perubahan yang cukup menarik. Jika dulu kesuksesan sering diukur dari pencapaian karier, kepemilikan aset, atau stabilitas finansial, kini banyak anak muda mulai menempatkan tujuan spiritual sebagai bagian penting dalam perjalanan hidup mereka. Salah satu yang paling terlihat adalah meningkatnya minat generasi muda terhadap ibadah Haji dan Umrah.

Berdasarkan data terbaru dari Muslim Pro, Haji dan Umrah kini tidak lagi dipandang sebagai ibadah yang hanya dilakukan saat usia sudah lanjut atau ketika kondisi finansial benar-benar mapan. Sebaliknya, banyak generasi muda Muslim Indonesia mulai menjadikan perjalanan spiritual ini sebagai ambisi hidup yang ingin diwujudkan sejak dini.

Survei Muslim Pro terhadap pengguna di Indonesia pada April 2025 menunjukkan bahwa sebanyak 81 persen responden menginginkan fitur kemudahan perencanaan Haji, Umrah, dan Zakat dalam layanan tabungan berbasis syariah. Menariknya lagi, di kelompok usia 23 hingga 39 tahun, fitur perencanaan religi menjadi layanan digital yang paling diminati dengan angka mencapai 66 persen.

Fenomena ini memperlihatkan adanya perubahan pola pikir generasi muda terhadap makna kesuksesan. Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, anak muda Muslim kini lebih aktif mengeksplorasi identitas dan spiritualitas mereka secara daring. Internet tidak lagi sekadar menjadi ruang hiburan atau media sosial, tetapi juga tempat belajar agama, refleksi diri, hingga menyusun tujuan hidup jangka panjang.

Data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia atau APJII mencatat jumlah pengguna internet Indonesia mencapai 221,5 juta orang pada 2024 atau sekitar 79,5 persen dari total populasi nasional. Kondisi ini membuat akses terhadap edukasi keuangan syariah dan informasi terkait ibadah Haji semakin mudah dijangkau generasi muda.

Menurut Group Managing Director dan CEO Muslim Pro, Nafees Khundker, anak muda Muslim saat ini jauh lebih terbuka dalam membicarakan aspirasi spiritual dibanding generasi sebelumnya. Ia menyebut bahwa keinginan untuk menunaikan Haji atau Umrah di usia muda kini mulai dianggap sebagai bagian dari pencapaian hidup personal.

Tren ini juga sejalan dengan perkembangan ekonomi Islam global. Laporan State of the Global Islamic Economy Report 2024/25 menyebut sektor perjalanan ramah Muslim menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Bahkan, nilai pasarnya diproyeksikan mencapai US$384 miliar pada tahun 2028 dengan pertumbuhan tahunan sebesar 12,1 persen.

Baca Juga:

Indonesia sendiri menempati posisi penting dalam perkembangan ekonomi halal dunia. Selain berada di peringkat ketiga global dalam indikator ekonomi Islam, Indonesia juga menduduki posisi kedua dunia dalam sektor pariwisata ramah Muslim. Hal ini menunjukkan bahwa potensi industri berbasis syariah di Indonesia semakin besar, termasuk dalam layanan finansial untuk persiapan Haji dan Umrah.

Namun Urbie’s, di balik tingginya minat tersebut ternyata masih ada tantangan besar yang dihadapi generasi muda, yaitu kesiapan finansial. Survei Muslim Pro menemukan bahwa 65 persen responden mengaku jarang bahkan tidak pernah menyisihkan dana khusus untuk Haji maupun Umrah. Hambatan terbesar yang dirasakan adalah keterbatasan finansial dan pendapatan yang tidak stabil.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebenarnya banyak orang sudah memiliki niat untuk berangkat ke Tanah Suci. Sayangnya, belum semua memiliki sistem keuangan yang mampu membantu mereka menabung secara konsisten. Ditambah lagi, masa tunggu Haji di Indonesia yang kini mencapai belasan hingga puluhan tahun membuat perencanaan jangka panjang menjadi semakin penting.

Melihat kondisi tersebut, Muslim Pro bersama Maybank Syariah Indonesia meluncurkan Amanah Pro. Platform keuangan digital ini dirancang untuk membantu pengguna membangun kebiasaan menabung secara bertahap dan lebih terstruktur demi mewujudkan impian Haji dan Umrah.

Amanah Pro memungkinkan pengguna menentukan target tabungan sesuai kemampuan finansial masing-masing, sehingga proses menabung terasa lebih realistis dan tidak memberatkan. Kehadiran layanan ini juga mencerminkan bagaimana generasi muda kini mulai melihat hubungan antara perencanaan keuangan dan tujuan spiritual sebagai dua hal yang berjalan berdampingan.

Bagi banyak anak muda Muslim Indonesia, Haji bukan lagi sekadar impian masa tua. Kini, ibadah tersebut mulai dipandang sebagai bagian dari perjalanan hidup yang ingin diwujudkan lebih awal. Dengan dukungan teknologi digital dan layanan finansial syariah yang semakin mudah diakses, generasi muda memiliki peluang lebih besar untuk mulai mempersiapkan perjalanan spiritual mereka sejak sekarang.