Home Entertainment Jisoo Resmi Tinggalkan KOMCA, Pilih ASCAP untuk Kelola Hak Cipta Musik Secara...

Jisoo Resmi Tinggalkan KOMCA, Pilih ASCAP untuk Kelola Hak Cipta Musik Secara Global

38
0
Jisoo Resmi Tinggalkan KOMCA - sumber foto instagram/ sooyaaa__
Jisoo Resmi Tinggalkan KOMCA - sumber foto instagram/ sooyaaa__
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Kabar terbaru datang dari dunia K-Pop. Member Jisoo dilaporkan telah mengambil langkah besar dalam perjalanan karier musiknya. Penyanyi sekaligus aktris asal Korea Selatan tersebut dikabarkan resmi keluar dari Korea Music Copyright Association (KOMCA) dan memindahkan seluruh pengelolaan hak cipta karya musiknya ke American Society of Composers, Authors and Publishers (ASCAP) yang berbasis di Amerika Serikat.

Menurut laporan yang beredar, proses perpindahan tersebut telah mulai berjalan dan resmi berlaku efektif sejak 1 Maret 2026. Langkah ini langsung menarik perhatian para penggemar maupun pengamat industri musik karena dinilai sebagai strategi penting dalam memperluas jangkauan karier internasional Jisoo.

Tak sedikit yang menilai keputusan ini mencerminkan arah baru yang semakin global bagi para artis K-Pop, terutama mereka yang kini aktif membangun karier di luar Korea Selatan.

Menyusul Jejak Rosé

Keputusan Jisoo juga membuatnya menjadi artis K-Pop kedua yang mengambil langkah serupa.

Sebelumnya, rekan satu grupnya di BLACKPINK, Rosé, lebih dahulu diketahui mengalihkan pengelolaan hak cipta musiknya ke ASCAP.

Langkah yang kini ditempuh oleh dua anggota BLACKPINK tersebut memunculkan spekulasi bahwa semakin banyak artis Korea Selatan mulai mempertimbangkan sistem pengelolaan hak cipta yang lebih terintegrasi dengan industri musik global.

Meski setiap musisi memiliki pertimbangan bisnis yang berbeda, keputusan ini menunjukkan adanya perubahan strategi dalam mengelola karya di era industri musik internasional.

Apa Itu KOMCA dan ASCAP?

Selama ini, KOMCA dikenal sebagai organisasi yang mengelola hak cipta lagu milik para pencipta musik di Korea Selatan.

Lembaga tersebut bertugas mengadministrasikan royalti atas penggunaan lagu, baik di radio, televisi, platform digital, konser, maupun berbagai bentuk pemanfaatan musik lainnya.

Sementara itu, ASCAP merupakan salah satu organisasi pengelola hak cipta musik terbesar di Amerika Serikat yang telah menangani jutaan karya musik dari berbagai negara.

Karena memiliki jaringan internasional yang sangat luas, banyak pencipta lagu dan musisi global memilih bergabung dengan ASCAP untuk mempermudah pengelolaan royalti lintas negara.

Strategi Memperkuat Royalti Global

Banyak pengamat industri menilai perpindahan Jisoo ke ASCAP bukan sekadar perubahan administrasi.

Langkah tersebut dianggap sebagai strategi untuk memperkuat perlindungan hak ekonomi atas karya-karyanya di pasar internasional.

Dengan semakin banyaknya distribusi musik melalui platform digital, penggunaan lagu kini terjadi di berbagai negara dalam waktu yang bersamaan.

Baca Juga:

Sistem pengelolaan hak cipta yang memiliki jaringan internasional dinilai mampu membantu proses pencatatan, distribusi, hingga pembayaran royalti secara lebih luas.

Bagi artis dengan basis penggemar global seperti Jisoo, pengelolaan hak cipta menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga nilai ekonomis karya musiknya.

Peluang Kolaborasi Semakin Terbuka

Selain berkaitan dengan royalti, bergabung dengan ASCAP juga diyakini membuka peluang baru dalam dunia musik internasional.

Organisasi tersebut menaungi banyak penulis lagu, komposer, produser, hingga label musik besar dari berbagai negara.

Keberadaan dalam ekosistem yang sama dinilai dapat mempermudah proses membangun koneksi profesional maupun kolaborasi lintas industri.

Hal ini menjadi keuntungan tersendiri apabila Jisoo ingin semakin aktif merilis karya berbahasa Inggris atau bekerja sama dengan musisi internasional di masa mendatang.

Tren kolaborasi antara artis K-Pop dengan penyanyi global memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Industri Musik Semakin Mendunia

Keputusan Jisoo juga memperlihatkan bagaimana industri K-Pop kini semakin terhubung dengan pasar musik internasional.

Jika sebelumnya sebagian besar aktivitas artis Korea berpusat di dalam negeri, kini banyak musisi yang mulai membangun strategi bisnis dengan cakupan global.

Mulai dari distribusi lagu, konser dunia, kerja sama dengan label asing, hingga pengelolaan hak cipta dilakukan dengan pendekatan yang lebih internasional.

Perubahan ini menjadi bagian dari perkembangan industri hiburan Korea yang terus memperluas pengaruhnya di berbagai belahan dunia.

Langkah Baru untuk Karier Jisoo

Meski belum ada pernyataan resmi mengenai proyek musik baru yang berkaitan langsung dengan perpindahan ini, banyak penggemar meyakini keputusan tersebut akan memberikan dampak positif bagi perjalanan karier Jisoo ke depan.

Dengan basis penggemar internasional yang sangat besar, pengelolaan hak cipta melalui ASCAP dinilai dapat menjadi fondasi yang lebih kuat untuk mendukung berbagai aktivitas musiknya di pasar global.

Jadi, Urbie’s, keputusan Jisoo meninggalkan KOMCA dan bergabung dengan ASCAP bukan hanya soal perpindahan organisasi hak cipta. Langkah ini mencerminkan bagaimana artis K-Pop kini semakin serius membangun karier dalam skala internasional, sekaligus membuka peluang lebih luas untuk kolaborasi, pengelolaan royalti global, dan ekspansi karya ke industri musik dunia.