Home Entertainment Gal Gadot Akhirnya Buka Suara Tentang Wonder Woman 3 Yang Batal dan...

Gal Gadot Akhirnya Buka Suara Tentang Wonder Woman 3 Yang Batal dan Pergantian Superman di DC

19
0
Gal Gadot Akhirnya Buka Suara Tentang Wonder Woman 3 Yang Batal dan Pergantian Superman di DC
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Urbie’s, kabar terbaru dari dunia DC kembali menjadi perhatian para penggemar superhero. Gal Gadot akhirnya berbicara lebih terbuka mengenai batalnya proyek Wonder Woman 3 sekaligus perubahan besar yang terjadi di DC Studios, termasuk keputusan untuk tidak melanjutkan Henry Cavill sebagai Superman.

Dalam wawancara di podcast Happy Sad Confused, Gal Gadot mengungkapkan bahwa dirinya sempat mendapat informasi berbeda setelah James Gunn dan Peter Safran mengambil alih DC Studios. Menurut Gadot, dirinya justru diberi tahu bahwa Wonder Woman 3 akan tetap dikembangkan dengan dirinya sebagai pemeran utama.

Pernyataan tersebut cukup menarik karena sebelumnya sempat muncul laporan bahwa Wonder Woman 3 sebenarnya tidak pernah secara resmi berada dalam tahap pengembangan DC Studios. Bahkan, sumber yang dekat dengan situasi tersebut pernah menyampaikan bahwa tidak ada janji definitif kepada Gadot mengenai kelanjutan perannya sebagai Wonder Woman di semesta DC yang baru.

Gal Gadot sendiri pertama kali memerankan Wonder Woman dalam Batman v Superman: Dawn of Justice. Setelah itu, ia menjadi pemeran utama dalam dua film solonya, yakni Wonder Woman dan Wonder Woman 1984. Karakternya juga tampil dalam Justice League serta sejumlah film DC lainnya.

Sebelum perubahan besar di DC Studios, Gadot dan sutradara Patty Jenkins memang tengah mengembangkan film ketiga Wonder Woman. Namun, proyek tersebut akhirnya tidak berlanjut setelah Warner Bros. menolak treatment yang diajukan Jenkins. Keputusan tersebut terjadi tidak lama setelah James Gunn dan Peter Safran mulai mengambil kendali DC Studios.

Menariknya, Gadot mengaku dirinya tidak terlalu terkejut ketika akhirnya mengetahui bahwa masa depannya sebagai Wonder Woman telah berakhir. Ia mengatakan bahwa dirinya sudah melihat bagaimana sejumlah tokoh lain dalam DC mengalami perubahan posisi, termasuk Henry Cavill dan Patty Jenkins.

Menurut Gadot, cara penanganan terhadap beberapa perubahan tersebut dinilai kurang elegan. Namun, ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyalahkan James Gunn dan Peter Safran secara personal. Baginya, keduanya memiliki visi sendiri untuk membangun kembali DC Universe.

“We’re all adults and it’s all good.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Gadot berusaha melihat situasi secara profesional meskipun perjalanan karakternya sebagai Wonder Woman berakhir di tengah proses perubahan besar DC.

Baca juga:

Henry Cavill Juga Mengalami Perubahan Nasib sebagai Superman

Selain membicarakan dirinya sendiri, Gadot turut menyinggung situasi Henry Cavill. Cavill sempat kembali sebagai Superman melalui adegan pascakredit Black Adam. Kemunculan tersebut sempat membuat penggemar optimistis bahwa sang aktor akan kembali memimpin proyek Superman berikutnya.

Namun, situasinya berubah setelah James Gunn dan Peter Safran menetapkan arah baru untuk DC Universe. Alih-alih melanjutkan Superman versi Cavill, DC Studios memilih David Corenswet sebagai pemeran Superman dalam film terbaru yang menjadi bagian dari semesta baru tersebut.

Bagi penggemar DC, pergantian ini menjadi salah satu keputusan paling besar dalam proses reboot franchise. Cavill sebelumnya sudah sangat identik dengan karakter Superman setelah tampil dalam Man of Steel, Batman v Superman: Dawn of Justice dan Justice League.

Gadot menilai situasi yang dialami Cavill juga tidak ditangani dengan cara yang menurutnya elegan. Hal serupa, menurutnya, terjadi terhadap Patty Jenkins yang sebelumnya menjadi sosok penting dalam perjalanan Wonder Woman.

Gal Gadot Belum Tentu Kembali sebagai Wonder Woman

Meski penggemar masih berharap melihat Gadot kembali mengenakan kostum Wonder Woman, peluang tersebut tampaknya tidak terlalu besar. Dalam wawancara yang sama, Gadot mengungkapkan bahwa kondisi kehidupannya saat ini juga membuat keputusan untuk kembali ke peran tersebut menjadi lebih sulit.

Gadot kini memiliki empat anak dan mempertimbangkan kebutuhan keluarga, termasuk sekolah anak-anaknya. Produksi film superhero berskala besar seperti Wonder Woman biasanya membutuhkan waktu panjang, baik untuk persiapan maupun proses syuting.

Karena itu, meskipun suatu hari DC Studios kembali menawarkan Wonder Woman 3 kepadanya, Gadot mengaku belum tentu menerima tawaran tersebut.

Hal ini tentu menjadi perkembangan menarik bagi masa depan Wonder Woman di DC Universe. Setelah reboot yang dilakukan Gunn dan Safran, DC memiliki kesempatan untuk memperkenalkan versi baru karakter tersebut kepada generasi penonton berikutnya.

Bagi para penggemar, keputusan mengenai pemeran Wonder Woman berikutnya kemungkinan akan menjadi salah satu casting paling ditunggu dalam perkembangan DC Universe.

Sementara itu, Gal Gadot tampaknya memilih untuk melihat perjalanan Wonder Woman sebagai bagian penting dari kariernya tanpa harus terus bergantung pada karakter tersebut. Perannya sebagai Diana Prince telah menjadi salah satu representasi superhero perempuan paling populer dalam film Hollywood modern.

Dengan perubahan besar yang sedang dilakukan DC Studios, masa depan Wonder Woman, Superman, dan karakter DC lainnya masih menyimpan banyak kemungkinan. Yang jelas, era Gal Gadot sebagai Wonder Woman dan Henry Cavill sebagai Superman telah menjadi bagian penting dari sejarah DC yang sulit dilupakan para penggemar.