Hi Urbie’s! Siapa sangka bocah lima tahun dengan alis tebal, tingkah absurd, dan gaya bicara yang kadang bikin orang dewasa geleng-geleng kepala kembali membuat sejarah di bioskop Jepang. Crayon Shin-chan: My Yokai Vacation resmi melampaui pendapatan ¥2,7 miliar hanya dalam 45 hari, sekaligus menjadikannya film Crayon Shin-chan dengan pendapatan box office tertinggi sepanjang masa.
Angka tersebut bukan sekadar pencapaian besar untuk film anime keluarga, tetapi juga menjadi bukti bahwa popularitas Shin-chan masih sangat kuat setelah lebih dari tiga dekade hadir di layar. Film terbaru ini bahkan berhasil menggeser Crayon Shin-chan: Our Dinosaur Diary, yang sebelumnya memegang rekor dengan pendapatan sekitar ¥2,69 miliar.
Cuma 45 Hari, Langsung Jadi Raja Box Office
Dalam waktu 45 hari sejak dirilis, My Yokai Vacation berhasil mengumpulkan sekitar ¥2,7 miliar dari penjualan tiket di Jepang. Jika dikonversikan ke rupiah berdasarkan estimasi yang beredar, nilainya berada di kisaran Rp160 miliar.
Yang membuat pencapaian ini semakin menarik adalah selisihnya dengan film yang sebelumnya berada di posisi pertama. Our Dinosaur Diary harus turun ke posisi kedua setelah mencatat sekitar ¥2,69 miliar, sementara My Yokai Vacation terus melaju dengan selisih yang tipis tetapi cukup untuk mengambil mahkota.
Dengan performa tersebut, film ke-34 dalam seri layar lebar Crayon Shin-chan ini membuktikan bahwa franchise yang sudah berusia puluhan tahun masih mampu menciptakan hype besar di pasar domestiknya. Shin-chan mungkin terlihat seperti anak kecil yang tidak pernah tumbuh, tetapi angka box office-nya justru terus berkembang.
Ini Dia 5 Film Shin-chan Terlaris
Dominasi My Yokai Vacation membuat daftar film Shin-chan dengan pendapatan terbesar kini mengalami perubahan. Berikut lima film dengan box office tertinggi berdasarkan angka yang dilaporkan:
- Crayon Shin-chan: My Yokai Vacation — ¥2,70 miliar
- Crayon Shin-chan: Our Dinosaur Diary — ¥2,69 miliar
- Crayon Shin-chan: Superpower Great Battle — ¥2,47 miliar
- Crayon Shin-chan: Super Splendid! The Burning Kasukabe Dancers — ¥2,36 miliar
- Crayon Shin-chan: My Moving Story: The Great Cactus Attack — ¥2,29 miliar
Menariknya, perbedaan pendapatan di lima besar tersebut memperlihatkan betapa kompetitifnya performa film-film Shin-chan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan film yang berada di posisi kelima saja sudah berhasil menembus angka lebih dari ¥2 miliar.
Baca juga:
- Kocak dan Menyentuh! Petualangan Bollywood Ala Shin-chan di Film Terbarunya ‘Crayon Shin-chan: The Movie: Super Brilliant! The Scorching Kasukabe Dancers’
- Game Anime Santai Terbaru 2025! Shin-chan dan Shiro Menjelajah Kota Tambang Misterius
Shin-chan Masuk ke Dunia Yokai
Lantas, apa yang sebenarnya ditawarkan My Yokai Vacation sampai mampu mencetak rekor baru? Film ini membawa keluarga Nohara ke kampung halaman Hiroshi di Akita, sebelum petualangan Shin-chan dan teman-temannya berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih misterius.
Cerita dimulai ketika mereka menemukan sebuah flyer yang mengarahkan mereka menuju “Obake Village”. Dari sinilah Shin-chan dan kawan-kawannya kemudian menemukan jalan menuju sebuah tempat misterius bernama Land of Yokai.
Konsep tersebut memberikan ruang bagi film untuk menggabungkan humor khas Shin-chan dengan elemen fantasi dan cerita rakyat Jepang. Bagi penonton lama, formula ini terasa seperti kesempatan baru untuk melihat karakter yang familiar masuk ke dunia yang benar-benar berbeda.
Debut Sutradara Baru di Franchise Shin-chan
My Yokai Vacation juga membawa nama baru di balik layar. Film ini menjadi debut Masaki Watanabe sebagai sutradara dalam seri film Crayon Shin-chan, sementara skenarionya ditulis oleh Yoshiko Nakamura.
Kehadiran sutradara baru memberikan warna tersendiri bagi film ke-34 ini. Di satu sisi, Shin-chan tetap mempertahankan humor dan karakter yang sudah dikenal penggemar, tetapi di sisi lain film ini mencoba membawa keluarga Nohara ke petualangan fantasi dengan skala yang lebih besar.
Perpaduan antara karakter ikonik, cerita keluarga, komedi, dan dunia yokai tersebut tampaknya menjadi salah satu formula yang berhasil menarik penonton Jepang kembali ke bioskop. Hasilnya kini terlihat jelas melalui rekor box office yang berhasil mereka cetak.
Shin-chan Belum Kehabisan Bensin
Urbie’s, ada sesuatu yang menarik dari kesuksesan My Yokai Vacation. Shin-chan bukan franchise baru yang sedang menikmati hype sesaat, melainkan karakter yang sudah menemani beberapa generasi sejak lama.
Justru karena itulah rekor ini terasa spesial. Ketika banyak franchise lama harus terus mencari cara agar tetap relevan, Shin-chan masih bisa membuat penonton memenuhi bioskop dengan cerita baru tanpa kehilangan identitas kocaknya.
Angka ¥2,7 miliar yang dicapai dalam 45 hari juga masih merupakan angka estimasi yang dihitung secara independen berdasarkan laporan penjualan tiket. Artinya, perjalanan film ini belum tentu selesai dan masih ada peluang bagi My Yokai Vacation untuk memperlebar jaraknya dari Our Dinosaur Diary.
Satu hal yang sudah pasti, Shin-chan kini punya gelar baru sebagai raja box office franchise Crayon Shin-chan. Dan kalau melihat bagaimana bocah Kasukabe ini terus kembali dengan petualangan baru, rekor ¥2,7 miliar mungkin bukan akhir dari cerita, melainkan awal dari tantangan berikutnya.


















































