Home Business Somerset Kencana Jakarta Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Konservasi Mangrove di Pulau...

Somerset Kencana Jakarta Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Konservasi Mangrove di Pulau Tidung Kecil

19
0
2.000 Bibit Mangrove Ditanam Ascott Indonesia - sumber foto istimewa
2.000 Bibit Mangrove Ditanam Ascott Indonesia - sumber foto istimewa
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia, Somerset Kencana Jakarta menegaskan posisinya tidak hanya sebagai penyedia layanan hunian premium, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem yang bertanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Berkolaborasi dengan komunitas Mangrove Jakarta, properti yang berada di bawah naungan The Ascott Limited ini melaksanakan aksi konservasi mangrove di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Ascott CARES, program keberlanjutan global milik The Ascott Limited yang berlandaskan pada lima pilar utama: Respect, Alliance, Community, Environment, dan Supply Chain. Aksi ini juga diikuti oleh perwakilan dari berbagai properti Somerset dan Pop! Hotels di Jakarta, dengan total penanaman 2.000 bibit mangrove sebagai kontribusi langsung terhadap pelestarian kawasan pesisir Indonesia.

Komitmen Somerset Kencana Jakarta Dalam Kerangka Ascott CARES

Bagi Somerset Kencana Jakarta, peringatan Hari Mangrove Sedunia dimaknai lebih dari sekadar kegiatan tahunan. Partisipasi ini merupakan bagian integral dari strategi keberlanjutan perusahaan yang mengintegrasikan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam operasional bisnis.

Hal tersebut disampaikan oleh Irwinsyah Ramadhan Akil, Assistant Marketing & Brand Manager Somerset Kencana Jakarta, dalam wawancara eksklusif bersama Urbanvibes.id.

“Partisipasi Somerset Kencana dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi terhadap pembangunan yang lebih berkelanjutan. Sebagai bagian dari Ascott Limited, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab operasional, tetapi juga tanggung jawab sosial terhadap lingkungan dan komunitas tempat kami beroperasi,” ujar Irwinsyah.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip Alliance dan Community dalam Ascott CARES.

Komitmen tersebut juga diperkuat oleh pernyataan Reza Dranie, Director of Operations Excellence & Sustainability Ascott Indonesia, yang menegaskan bahwa ekosistem mangrove memiliki peran vital dalam melindungi kawasan pesisir dan menjaga keanekaragaman hayati, sehingga pelestariannya adalah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekadar seremoni.

Aksi Konservasi di Pulau Tidung Kecil: Dari Pembibitan Hingga Pemantauan Berkelanjutan

Pemilihan Pulau Tidung Kecil sebagai lokasi konservasi bukan tanpa alasan. Kawasan ini memiliki peran strategis sebagai benteng alami yang melindungi garis pantai Jakarta dari abrasi, sekaligus menjadi habitat penting bagi berbagai biota laut dan penyerap karbon alami yang efektif dalam mitigasi perubahan iklim.

Somerset Kencana Jakarta memilih untuk terlibat langsung karena ingin memberikan kontribusi yang terukur dan berkelanjutan.

“Ekosistem mangrove memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, mulai dari melindungi garis pantai, mendukung keanekaragaman hayati, hingga berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim. Melalui keterlibatan di Pulau Tidung Kecil, kami ingin memberikan kontribusi nyata sekaligus memperkuat kolaborasi dengan komunitas yang memiliki visi yang sama,” jelas Irwinsyah.

Rangkaian kegiatan dirancang secara komprehensif. Kegiatan diawali dengan pengenalan proses pembibitan mangrove dan persiapan bibit yang layak tanam. Setelah itu, seluruh peserta, termasuk associate dari Somerset Kencana Jakarta, melakukan penanaman 2.000 bibit mangrove secara langsung.

Namun, kegiatan tidak berhenti pada penanaman. Tim juga melakukan pemantauan terhadap mangrove yang telah ditanam pada periode sebelumnya untuk memastikan tingkat keberhasilan tumbuh, serta melaksanakan aksi bersih pantai sebagai upaya menjaga kebersihan dan kesehatan kawasan pesisir secara menyeluruh.

Baca Juga:

Peran Associate Sebagai Agen Perubahan Keberlanjutan

Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pelibatan aktif associate Somerset Kencana Jakarta. Irwinsyah menekankan bahwa associate adalah ujung tombak dalam mewujudkan budaya kerja yang peduli lingkungan.

“Tim Somerset Kencana berperan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari penanaman mangrove, pemantauan area konservasi, hingga aksi bersih pantai. Antusiasme yang ditunjukkan mencerminkan kepedulian serta semangat kebersamaan dalam mendukung tujuan keberlanjutan perusahaan,” ungkapnya.

Pendekatan ini menjadi sangat krusial bagi Somerset Kencana. Keberlanjutan tidak hanya dipahami sebagai sebuah konsep, tetapi harus diterapkan melalui tindakan nyata. Dengan melibatkan associate secara langsung di lapangan, nilai-nilai keberlanjutan diharapkan dapat terinternalisasi dan terbawa hingga ke dalam standar pelayanan kepada tamu.

Irwinsyah juga menegaskan pentingnya konsistensi. Menurutnya, keberlanjutan adalah komitmen jangka panjang yang membutuhkan perawatan dan evaluasi berkelanjutan.

“Kami memandang bahwa penanaman hanyalah langkah awal. Pemantauan, perawatan, dan evaluasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan untuk memastikan upaya konservasi benar-benar memberikan dampak yang berkelanjutan. Dampak positif hanya dapat tercipta melalui komitmen yang berkesinambungan, bukan sekadar aksi seremonial,” tegasnya.

Visi Jangka Panjang: Sinergi Antara Hospitality dan Pelestarian Ekosistem

Sebagai properti hospitality yang beroperasi di jantung Jakarta, Somerset Kencana Jakarta melihat adanya hubungan yang tidak terpisahkan antara kualitas lingkungan destinasi dengan kualitas pengalaman menginap.

“Lingkungan yang terjaga akan mendukung terciptanya pengalaman menginap yang lebih baik sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pariwisata dalam jangka panjang. Oleh karena itu, setiap pelaku industri memiliki tanggung jawab untuk menjalankan operasional yang bertanggung jawab,” kata Irwinsyah.

Ke depan, Somerset Kencana Jakarta berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya. Selain konservasi, fokus akan diarahkan pada efisiensi energi, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, pengurangan penggunaan sumber daya, serta program-program yang melibatkan tamu, associate, dan komunitas lokal.

Melalui aksi di Pulau Tidung Kecil ini, Somerset Kencana Jakarta ingin menyampaikan pesan bahwa perubahan berarti selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten. Pihaknya mengajak seluruh tamu dan masyarakat untuk berkontribusi sesuai perannya, mulai dari pengurangan sampah plastik, menjaga kebersihan lingkungan, hingga mendukung kegiatan konservasi.

Kegiatan konservasi mangrove ini menjadi bukti bahwa Somerset Kencana Jakarta tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah bagi lingkungan dan masyarakat, sejalan dengan visi Ascott CARES untuk menghadirkan dampak positif di setiap destinasi tempat Ascott beroperasi.