Hi Urbie’s! Kalau kalian merasa perjalanan menuju Avengers: Doomsday sudah mulai terasa seperti ujian Marvel Cinematic Universe (MCU) yang membutuhkan catatan kaki, Disney+ baru saja memberikan “contekan” resmi. Platform streaming tersebut merilis daftar 15 film dan serial yang dianggap penting untuk ditonton sebelum penggemar menyaksikan babak besar berikutnya, tetapi ada satu judul yang justru membuat netizen bertanya-tanya: The Marvels tidak masuk daftar.
Daftar tersebut mencakup perjalanan lintas era MCU, mulai dari film X-Men hingga The Fantastic Four: First Steps. Menariknya, pilihan Disney+ tidak sekadar mengumpulkan film Avengers, tetapi juga memasukkan judul-judul yang dianggap memiliki keterkaitan dengan multiverse, karakter baru, hingga arah besar franchise menjelang Avengers: Doomsday.
15 Film dan Serial yang Dipilih Disney+
Buat Urbie’s yang ingin melakukan MCU marathon sebelum Avengers: Doomsday, berikut daftar yang diberikan Disney+:
- X-Men
- X2
- Captain America: The First Avenger
- The Avengers
- Avengers: Infinity War
- Avengers: Endgame
- Loki
- Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings
- Spider-Man: No Way Home
- Black Panther: Wakanda Forever
- Captain America: Brave New World
- Deadpool & Wolverine
- Doctor Strange in the Multiverse of Madness
- Thunderbolts*
- The Fantastic Four: First Steps
Sekilas, daftar ini terlihat seperti kombinasi antara nostalgia, multiverse, dan persiapan untuk generasi baru superhero Marvel. Ada film yang berasal dari MCU klasik, serial yang menjadi fondasi konsep multiverse, hingga karakter dari semesta Marvel di luar MCU yang kini semakin relevan.
Kenapa X-Men Justru Masuk?
Salah satu detail paling mencolok tentu saja kehadiran X-Men dan X2. Keduanya bukan bagian dari MCU dalam pengertian era Marvel Studios modern, tetapi justru menjadi petunjuk penting mengenai betapa luasnya dunia yang sedang dipersiapkan Marvel.
Kehadiran karakter-karakter X-Men dalam perkembangan terbaru Marvel membuat dua film awal tersebut kembali mendapatkan relevansi. Terlebih setelah Deadpool & Wolverine secara terang-terangan membuka pintu menuju berbagai elemen dari sejarah film Marvel.

Dengan memasukkan X-Men dan X2, Disney+ seperti mengingatkan penonton bahwa untuk memahami konflik besar berikutnya, kita tidak bisa hanya melihat film MCU setelah Iron Man. Ada sejarah panjang Marvel di layar lebar yang sekarang berpotensi kembali dimainkan.
Loki Jadi Kunci Multiverse
Kalau ada satu serial yang terasa sangat masuk akal dalam daftar ini, jawabannya adalah Loki. Serial yang dibintangi Tom Hiddleston tersebut memainkan peran penting dalam memperluas konsep timeline, varian karakter, dan multiverse yang kemudian menjadi salah satu fondasi cerita MCU fase terbaru.
Setelah Avengers: Endgame memperkenalkan konsep perjalanan waktu secara besar-besaran, Loki membawa gagasan tersebut ke level yang jauh lebih kompleks. Karena itu, memahami perjalanan Loki bisa membantu penonton melihat bagaimana Marvel membangun dunia yang tidak lagi hanya terdiri dari satu timeline.
Bagi Urbie’s yang merasa istilah multiverse Marvel semakin bikin pusing, Loki mungkin justru menjadi salah satu tontonan paling penting sebelum masuk ke Doomsday.
Dari Shang-Chi sampai Thunderbolts*
Disney+ juga memasukkan beberapa karakter yang mungkin tidak langsung terlihat memiliki hubungan dengan Avengers. Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, misalnya, memperkenalkan Shang-Chi dan mitologi baru yang kemudian menjadi bagian dari dunia MCU yang lebih luas.
Kemudian ada Black Panther: Wakanda Forever, Captain America: Brave New World, dan Thunderbolts* yang merepresentasikan fase MCU setelah kehilangan sejumlah figur utama era Avengers sebelumnya.
Kehadiran Thunderbolts* terasa semakin penting karena film ini mempertemukan sejumlah karakter antihero dan mantan antagonis yang berpotensi memainkan peran lebih besar dalam konflik Marvel berikutnya.
Baca juga:
- Bocoran Avengers: Doomsday Viral! Battleworld Disebut Jadi Akhir Multiverse, Benarkah?
- Ternyata Scarlett Johansson Dalang Tato Avengers, Chris Evans Bongkar Drama Mark Ruffalo yang Ogah Ikutan
Deadpool, Wolverine, dan Fantastic Four Masuk Barisan
Tidak mengejutkan jika Deadpool & Wolverine masuk daftar. Film tersebut menjadi salah satu jembatan paling eksplisit antara sejarah film Marvel lama dan MCU modern, sekaligus memperluas kemungkinan mengenai karakter serta universe yang bisa bersinggungan.
Sementara itu, The Fantastic Four: First Steps menjadi judul yang sangat menarik karena Fantastic Four merupakan salah satu kelompok superhero paling penting dalam sejarah Marvel. Kehadirannya dalam daftar sebelum Doomsday jelas membuat film ini terasa seperti bagian dari puzzle yang jauh lebih besar.
Ditambah Doctor Strange in the Multiverse of Madness dan Spider-Man: No Way Home, Disney+ tampaknya ingin memastikan penonton memahami satu tema utama: multiverse bukan sekadar gimmick, tetapi fondasi penting menuju konflik berikutnya.
Lalu, Kenapa The Marvels Tidak Ada?
Di sinilah daftar tersebut menjadi bahan perdebatan. The Marvels tidak termasuk dalam 15 judul yang direkomendasikan Disney+, padahal film tersebut mempertemukan Carol Danvers, Monica Rambeau, dan Kamala Khan dalam satu cerita.
Absennya The Marvels tentu tidak otomatis berarti film tersebut tidak memiliki relevansi terhadap MCU. Bisa jadi Disney+ menilai elemen ceritanya tidak dianggap krusial untuk memahami konflik utama Avengers: Doomsday, atau daftar tersebut memang dibuat dengan fokus pada karakter dan konsep tertentu yang akan lebih berkaitan langsung dengan film Avengers berikutnya.
Namun bagi penggemar yang mengikuti setiap detail MCU, absennya film tersebut tetap terasa cukup mencolok.
Ini Bukan Sekadar Daftar Marathon
Kalau diperhatikan, 15 judul ini sebenarnya memberikan gambaran tentang arah yang sedang ditempuh Marvel. Ada X-Men, Deadpool, Fantastic Four, Loki, Spider-Man, Avengers, hingga karakter-karakter MCU generasi baru yang semuanya ditempatkan dalam satu jalur menuju Avengers: Doomsday.
Jadi, Urbie’s, kalau kalian mau melakukan marathon sebelum menyaksikan filmnya, daftar Disney+ ini bisa menjadi titik awal yang cukup aman. Tapi jangan kaget kalau setelah selesai menonton semuanya, kalian malah punya satu pertanyaan baru: kalau The Marvels tidak wajib ditonton, sebenarnya Marvel sedang menyimpan apa di balik layar?
Dan seperti biasa dalam dunia MCU, kemungkinan besar jawabannya baru akan kita dapat ketika filmnya benar-benar tayang.


















































