Home Highlight Detective Conan Tamat! Aoyama Gosho Ungkap Endingnya, Ini Faktanya!

Detective Conan Tamat! Aoyama Gosho Ungkap Endingnya, Ini Faktanya!

11
0
ilustrasi Aoyama Gosho sedang menggambar Detective Conan - sumber foto istimewa
ilustrasi Aoyama Gosho sedang menggambar Detective Conan - sumber foto istimewa
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Setelah lebih dari tiga dekade membawa Shinichi Kudo dalam wujud Conan Edogawa menyusuri kasus demi kasus, Aoyama Gosho akhirnya memberikan satu informasi yang bisa membuat penggemar Detective Conan antara lega dan semakin gelisah: draft ending ceritanya ternyata sudah ditulis.

Pengakuan tersebut disampaikan Aoyama ketika berbincang di studio kerjanya bersama penyanyi Chanmina dan aktor sekaligus penyanyi Taiga Kyomoto. Ketika pembicaraan mengarah pada kemungkinan akhir perjalanan Conan, sang kreator justru menjawab dengan santai, seolah-olah sedang membicarakan sesuatu yang sama sekali bukan rahasia besar.

“Sudah Ada. Mau Lihat? Hehe”

Pertanyaan tentang ending Detective Conan sebenarnya bukan hal baru. Dengan manga yang telah berjalan sejak 1994 dan anime yang terus hadir secara rutin, rasa penasaran mengenai bagaimana Aoyama akan menutup kisah Conan, Organisasi Hitam, hingga identitas Shinichi Kudo sudah menjadi salah satu misteri terbesar di kalangan penggemar.

Namun jawaban Aoyama kali ini terasa berbeda. Saat ditanya mengenai ending, ia mengatakan, “Sudah ada. Mau lihat? Hehe,” sebelum menambahkan bahwa ending tersebut seru.

Kalimat pendek itu langsung menjadi bahan bakar baru bagi imajinasi fans. Pasalnya, jika draft akhir memang sudah tersedia, berarti Aoyama setidaknya telah memiliki gambaran mengenai titik terakhir perjalanan Conan, meskipun pembaca saat ini masih harus mengikuti rangkaian kasus dan konflik yang belum selesai.

Yang lebih menarik, Aoyama menyampaikannya dengan nada bercanda. Bukannya memberikan petunjuk tentang siapa yang akan menang melawan Organisasi Hitam atau bagaimana nasib Shinichi dan Ran, ia justru seperti menggoda penggemar dengan kemungkinan bahwa ending tersebut bisa saja diperlihatkan—tentu saja tanpa benar-benar membukanya.

Misteri Terbesar Bukan Lagi Siapa Pelakunya

Selama bertahun-tahun, penggemar Detective Conan terbiasa mencari petunjuk dari setiap kasus. Siapa pelakunya, bagaimana triknya, apa motifnya, dan kapan Conan akhirnya bisa kembali menjadi Shinichi adalah pertanyaan yang terus muncul dari satu cerita ke cerita berikutnya.

Tetapi setelah Aoyama mengungkap bahwa ending sudah ditulis, muncul satu misteri baru yang levelnya jauh lebih tinggi: sebenarnya seperti apa halaman terakhir Detective Conan?

Apakah Shinichi akhirnya benar-benar kembali ke tubuh aslinya? Apakah hubungan Shinichi dan Ran mendapatkan penutup yang selama ini dinantikan? Lalu bagaimana nasib Organisasi Hitam dan karakter-karakter penting seperti Ai Haibara, Amuro, Akai, hingga Gin?

Aoyama tentu tidak membocorkan jawabannya. Bahkan ketika mengatakan ending-nya “seru”, ia justru membuat fans memiliki lebih banyak pertanyaan daripada sebelumnya.

Baca juga:

Aoyama Menikmati Perjalanan Conan yang Panjang

Di tengah pembicaraan mengenai ending, ada satu hal lain yang tidak kalah menarik dari pernyataan Aoyama. Ia kembali mengungkapkan rasa senangnya melihat Detective Conan terus diadaptasi menjadi anime mingguan.

Bagi Aoyama, keberlangsungan tersebut merupakan sesuatu yang cukup istimewa. Tidak semua mangaka mendapatkan kesempatan untuk melihat karya mereka terus hidup dalam bentuk anime yang tayang secara rutin dari minggu ke minggu.

Hal ini menjadi semakin menarik jika mengingat umur Detective Conan. Manga tersebut telah menemani beberapa generasi pembaca, sementara versi animenya terus mempertahankan eksistensinya di televisi Jepang. Bagi seorang kreator, melihat karakter yang dahulu hanya ada di halaman manga kemudian bergerak, berbicara, dan hadir secara rutin di layar tentu menjadi pencapaian yang tidak biasa.

Aoyama dan Oda, Dua Kreator yang Masih Bertahan Mingguan

Aoyama bahkan sempat membicarakan hal tersebut bersama Eiichiro Oda, kreator One Piece. Dari percakapan mereka, keduanya menyadari bahwa mereka termasuk kelompok kreator yang relatif sedikit yang masih bisa melihat karya manga mereka diadaptasi menjadi anime dan tayang secara rutin setiap minggu.

Menariknya, Detective Conan dan One Piece memang memiliki posisi yang sangat unik dalam sejarah anime modern. Keduanya bukan sekadar judul populer, tetapi telah berubah menjadi bagian dari budaya pop Jepang selama puluhan tahun.

Aoyama sendiri memulai Detective Conan pada 1994, sementara Oda meluncurkan One Piece pada 1997. Artinya, dua kreator ini telah menghabiskan sebagian besar perjalanan karier mereka bersama karakter-karakter yang sama, sambil menyaksikan jutaan penggemar tumbuh bersama cerita mereka.

Ending Sudah Ada, Tapi Kapan Kita Melihatnya?

Pengakuan Aoyama mungkin terdengar sederhana, tetapi bagi fans Detective Conan, kalimat tersebut punya bobot luar biasa. Selama ini, ending serial tersebut terasa seperti garis finis yang sangat jauh di depan mata. Sekarang kita tahu bahwa setidaknya dalam pikiran sang kreator, garis finis itu sudah digambar.

Namun memiliki draft akhir tidak otomatis berarti cerita akan segera tamat. Aoyama masih punya ruang untuk mengembangkan berbagai konflik, menyelesaikan misteri, dan membawa Conan menuju titik yang menurutnya paling tepat untuk menutup perjalanan panjang tersebut.

Jadi, Urbie’s, untuk sekarang jangan buru-buru menyiapkan tisu untuk episode terakhir. Ending Detective Conan memang sudah ada di tangan Aoyama Gosho, tetapi kapan dunia akhirnya boleh membacanya masih menjadi misteri—dan ironisnya, misteri itu sendiri mungkin menjadi salah satu kasus paling sulit dipecahkan para fans.