Home Highlight Galaxy Z Flip8 Resmi Meluncur, Selfie Makin Kece Berkat AI dan Kamera...

Galaxy Z Flip8 Resmi Meluncur, Selfie Makin Kece Berkat AI dan Kamera 50 MP

59
0
Galaxy Z Flip8 Resmi Meluncur - sumber foto Samsung
Galaxy Z Flip8 Resmi Meluncur - sumber foto Samsung
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Dunia smartphone lipat memasuki babak baru. Jika selama ini ponsel foldable identik dengan perangkat premium yang hanya menyasar segmen tertentu, Samsung kini mencoba mengubah persepsi tersebut. Melalui peluncuran Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8, Samsung menghadirkan lini Galaxy Z paling lengkap sepanjang sejarah yang menawarkan pengalaman berbeda sesuai kebutuhan setiap pengguna.

Bukan sekadar menghadirkan desain yang semakin tipis atau layar yang lebih canggih, generasi terbaru Galaxy Z Series ini menjadi bukti bagaimana kecerdasan buatan (AI) mulai menjadi pusat dari pengalaman menggunakan smartphone. Dari produktivitas, fotografi, hiburan, hingga keamanan data, semuanya kini dirancang agar terasa lebih personal.

Peluncuran ini sekaligus menjadi langkah Samsung membuka era baru smartphone lipat yang semakin matang, lebih intuitif, dan siap menjangkau lebih banyak pengguna.

Galaxy AI Jadi Otak dari Seluruh Galaxy Z Series

Salah satu pembaruan terbesar pada Galaxy Z Series terbaru adalah optimalisasi Galaxy AI di setiap model. Samsung tidak lagi menjadikan AI sebagai fitur tambahan, melainkan inti dari keseluruhan pengalaman pengguna.

Pada Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra, AI memanfaatkan layar besar untuk menghadirkan multitasking yang lebih efisien. Pengguna dapat menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dengan bantuan AI yang mampu memahami konteks pekerjaan maupun aktivitas sehari-hari.

Sementara itu, Galaxy Z Flip8 membawa pengalaman berbeda melalui AI-native FlexWindow, layar depan yang kini mampu menampilkan informasi penting, shortcut, hingga rekomendasi aktivitas tanpa perlu membuka perangkat.

Samsung juga memperluas kolaborasinya dengan Gemini Intelligence, memungkinkan berbagai tugas terselesaikan hanya melalui perintah suara atau deskripsi sederhana. Mulai dari mencari tiket, membuat reservasi restoran, hingga merangkum dokumen kini dapat dilakukan dalam lebih sedikit langkah.

Menurut TM Roh, Chief Executive Officer sekaligus President Device eXperience (DX) Samsung Electronics, masa depan perangkat mobile akan semakin bergantung pada AI yang memahami kebutuhan setiap individu.

“Ketika AI menjadi semakin cerdas dan adaptif, smartphone akan menjadi perangkat paling personal yang mampu memahami sekaligus menyesuaikan pengalaman setiap pengguna.”

Galaxy Z Fold8, Foldable yang Dibuat untuk Menikmati Konten

Galaxy Z Fold8 hadir sebagai perangkat yang dirancang bagi pengguna yang gemar menikmati berbagai konten digital.

Samsung menghadirkan rasio layar baru yang membuat aktivitas seperti membaca artikel, menonton film, bermain game hingga scrolling media sosial terasa lebih natural.

Saat perangkat dilipat, layar cover dengan rasio 10:16 terasa nyaman digunakan untuk membalas chat, mengecek media sosial maupun menonton video pendek.

Begitu dibuka, layar utama berasio 4:3 memberikan area yang jauh lebih luas untuk menikmati film, bermain game, hingga membaca e-book dalam waktu lama.

Menariknya lagi, Galaxy Z Fold8 menjadi Galaxy Z Fold paling ringan yang pernah dibuat Samsung dengan bobot hanya 201 gram.

Meski ringan, performanya tetap mengandalkan Snapdragon 8 Elite Gen 5 Mobile Platform for Galaxy, dipadukan baterai 4.800 mAh sehingga mampu menemani aktivitas sepanjang hari.

Baca Juga:

Layar Lebih Tipis, Lebih Kuat Berkat Flex Titanium

Samsung juga memperkenalkan teknologi baru bernama Flex Titanium, sebuah struktur layar berbasis titanium yang membuat perangkat semakin tipis tanpa mengurangi daya tahannya.

Material titanium ini membantu mengurangi lipatan layar yang selama ini menjadi salah satu tantangan smartphone lipat.

Layar utama juga mampu menghasilkan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, dilengkapi teknologi Vision Booster dan lapisan anti-refleksi sehingga tetap nyaman digunakan di bawah sinar matahari.

Kamera 50 MP Ganda untuk Konten yang Lebih Kreatif

Untuk urusan fotografi, Galaxy Z Fold8 dibekali dua kamera utama 50 MP yang menghasilkan kualitas foto tinggi baik pada mode wide maupun ultra-wide.

Samsung juga menghadirkan fitur Dual Recording, memungkinkan pengguna merekam dua sisi sekaligus sambil melihat preview melalui cover screen.

Bagi content creator, tersedia fitur My FanCam yang mampu mengikuti objek secara otomatis dan langsung menyesuaikan rasio video agar siap diunggah ke media sosial tanpa proses editing yang rumit.

Galaxy Z Fold8 Ultra, Andalan Baru untuk Produktivitas Maksimal

Bagi pengguna yang membutuhkan perangkat kerja sekaligus studio kreatif dalam satu genggaman, Samsung menghadirkan Galaxy Z Fold8 Ultra.

Perangkat ini membawa layar utama berukuran 8 inci, menjadikannya ruang kerja yang jauh lebih luas untuk multitasking maupun editing konten.

Meski berlayar besar, Fold8 Ultra tetap tampil ramping dengan ketebalan hanya 4,1 mm saat dibuka dan bobot 215 gram.

Kamera 200 MP dan Video 8K Siap Memanjakan Kreator

Galaxy Z Fold8 Ultra menjadi foldable pertama Samsung yang membawa kamera utama 200 MP dengan dukungan HDR penuh.

Selain itu tersedia kamera ultra-wide 50 MP, fitur Nightography terbaru, hingga kemampuan merekam video 8K menggunakan codec APV yang memberikan kualitas lebih tinggi untuk kebutuhan produksi profesional.

Samsung bahkan menyematkan fitur Cine LUT sehingga pengguna bisa melakukan color grading bergaya sinematik langsung dari smartphone.

Performa Tangguh dengan Pengisian Daya 45 Watt

Galaxy Z Fold8 Ultra menggunakan baterai 5.000 mAh yang dipadukan teknologi 45W Fast Charging dengan sistem dual-path charging agar pengisian lebih cepat sekaligus menjaga kestabilan baterai.

Samsung juga meningkatkan sistem pendingin menggunakan struktur grafit terbaru sehingga suhu perangkat tetap stabil saat menjalankan aplikasi berat maupun fitur AI secara bersamaan.

Galaxy Z Flip8 Tampil Lebih Tipis dan Ekspresif

Jika Fold8 Ultra fokus pada produktivitas, maka Galaxy Z Flip8 menyasar pengguna yang aktif membuat konten sekaligus ingin tampil stylish.

Galaxy Z Flip8 menjadi Flip paling ringan dan paling tipis yang pernah diproduksi Samsung dengan bobot hanya 180 gram dan ketebalan 6,1 mm.

Layar depan atau FlexWindow kini menjadi pusat interaksi utama. Pengguna bisa melihat agenda harian, notifikasi, shortcut aplikasi hingga menjalankan berbagai fitur AI tanpa membuka ponsel.

Selfie Makin Profesional dengan FlexCam

Samsung juga meningkatkan pengalaman fotografi pada Flip8 melalui kamera 50 MP yang didukung ProVisual Engine.

Fitur Flex Mode memungkinkan pengambilan gambar tanpa tripod dari berbagai sudut.

Sementara Camcorder Grip, Super Steady, Mirror View, dan FlipShot membuat pengalaman selfie maupun pembuatan video terasa semakin profesional meski hanya menggunakan smartphone.

Keamanan AI Kini Lebih Transparan

Samsung juga memperkuat aspek keamanan melalui Samsung Knox, Knox Vault, dan Personal Data Engine yang menjaga seluruh data AI tetap aman.

Pengguna kini dapat melihat seluruh aktivitas AI melalui dashboard baru AI Assistant Activity, sehingga lebih mudah mengetahui bagaimana AI bekerja serta mengontrol data pribadi yang digunakan.

Fitur Privacy Alerts juga akan memberikan notifikasi jika terdapat aplikasi yang mencoba mengakses izin tertentu secara tidak wajar.

Pre-Order Sudah Dibuka, Bonus Google AI Pro Selama Enam Bulan

Samsung telah membuka masa pre-order Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8 di sejumlah negara mulai hari ini.

Setiap pembelian akan mendapatkan akses Google AI Pro gratis selama enam bulan, termasuk penyimpanan cloud sebesar 5 TB, sehingga pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur AI premium tanpa biaya tambahan.

Selain itu, proses pindah dari perangkat lama kini semakin mudah berkat pembaruan Smart Switch yang mendukung transfer data menggunakan QR Code, termasuk password, eSIM, hingga riwayat panggilan. Bahkan, fitur Quick Share kini telah kompatibel dengan AirDrop, membuat pertukaran file antara perangkat Galaxy dan iPhone menjadi lebih praktis.

Dengan tiga pilihan perangkat berbeda, Samsung tampaknya ingin memastikan bahwa era smartphone lipat bukan lagi sekadar inovasi teknologi, melainkan menjadi bagian dari gaya hidup digital yang semakin cerdas, produktif, dan personal.