Home Highlight Ratna Sari Dewi Kembali ke Istana Merdeka, Terkejut Melihat Jakarta yang Banyak...

Ratna Sari Dewi Kembali ke Istana Merdeka, Terkejut Melihat Jakarta yang Banyak Berubah

6
0
Ratna Sari Dewi Kembali ke Indonesia - sumber foto instagram dewisukarnoofficial
Ratna Sari Dewi Kembali ke Indonesia - sumber foto instagram dewisukarnoofficial
Iklan Top Ad Urbanvibes Banner

Hi Urbie’s! Ada pemandangan yang terasa seperti pertemuan antara masa lalu dan masa kini ketika Ratna Sari Dewi Soekarno, istri Presiden pertama RI Soekarno, kembali menginjakkan kaki di Istana Merdeka, Jakarta, dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin, 17 Agustus. Kehadirannya bukan hanya menjadi bagian dari upacara kenegaraan, tetapi juga membawa sebuah cerita personal tentang tempat yang pernah begitu dekat dengan kehidupannya.

Dewi Soekarno tiba sekitar pukul 07.10 WIB dan kemudian mengikuti rangkaian acara di Istana. Sosoknya langsung mencuri perhatian lewat penampilan elegan berupa kebaya putih bermotif renda yang dipadukan dengan kain batik bernuansa cokelat kemerahan, lengkap dengan bros di bagian dada dan anting sebagai aksesori.

Kembali ke Istana, Melihat Ruang yang Tak Lagi Sama

Bagi Dewi Soekarno, kawasan Istana bukan sekadar bangunan pemerintahan. Tempat tersebut menyimpan bagian dari sejarah kehidupan keluarganya bersama Soekarno, sehingga perubahan yang terlihat ketika ia kembali tentu memiliki makna tersendiri.

Ia mengaku terkejut melihat perubahan di kawasan Istana dibandingkan masa ketika dirinya masih berada di lingkungan tersebut. Beberapa bangunan yang kini berdiri disebut dahulu belum ada ketika ia masih sering berada di kawasan itu.

Kesan tersebut memperlihatkan bagaimana sebuah kota bisa berubah tanpa henti, sementara ingatan seseorang terhadap sebuah tempat tetap tersimpan dalam bentuk yang berbeda. Ketika kembali puluhan tahun kemudian, seseorang tidak hanya melihat bangunan baru, tetapi juga seperti sedang membandingkan Jakarta yang pernah dikenalnya dengan Jakarta yang ada di hadapannya hari ini.

Penampilan Dewi Soekarno yang Elegan di Hari Kemerdekaan

Dalam momen kenegaraan tersebut, Dewi Soekarno memilih busana yang kental dengan identitas Indonesia. Kebaya putih dengan detail renda memberikan kesan klasik, sementara kain batik bernuansa cokelat kemerahan membuat penampilannya semakin lekat dengan tradisi Nusantara.

Bros yang dikenakan di bagian dada serta aksesori anting melengkapi penampilannya tanpa membuat keseluruhan busana terlihat berlebihan. Ada kesan elegan yang tenang dari pilihan tersebut, seolah busana menjadi bagian dari cara Dewi menghormati momen penting dalam sejarah Indonesia.

Kehadirannya pun terasa istimewa karena Dewi bukan hanya datang sebagai tamu, tetapi juga sebagai sosok yang memiliki hubungan langsung dengan salah satu babak terpenting dalam sejarah republik.

Dari Bandara Soekarno-Hatta, Dewi Terpesona dengan Jakarta

Sebelum menghadiri rangkaian acara di Istana Merdeka, Dewi Soekarno lebih dulu tiba di Jakarta melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam unggahan media sosialnya, ia menceritakan kesan pertamanya ketika kembali ke Indonesia.

Hal pertama yang membuatnya terkejut adalah skala bandara yang menurutnya sangat besar. Dalam tulisannya, Dewi bahkan membandingkan luas bandara tersebut dengan Bandara Narita di Jepang dan mengatakan ukurannya terasa seperti berkali-kali lipat lebih besar.

Namun bukan hanya luas bangunan yang menarik perhatiannya. Ia juga terkesan dengan layar raksasa yang memenuhi dinding bandara dan menampilkan berbagai pemandangan alam Indonesia, mulai dari hutan hijau, air terjun, hingga satwa dan burung.

Baca juga:

Jakarta Menyambut dengan Alam dan Kehidupan Modern

Bagi Dewi, pengalaman tersebut memberikan kesan pertama yang sangat kuat tentang Indonesia. Tayangan visual alam yang memenuhi layar bandara membuatnya merasa seolah-olah langsung berada di tengah alam Indonesia begitu tiba di Jakarta.

Ia menggambarkan pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang memancarkan “energi kehidupan” Indonesia. Sebuah kesan yang menarik karena kedatangannya bukan hanya mempertemukannya kembali dengan sejarah, tetapi juga dengan wajah Indonesia modern yang terus berkembang.

Setelah meninggalkan bandara, Dewi kemudian menginap di Grand Hyatt Jakarta. Ia juga membagikan foto suasana lobi hotel yang menurutnya begitu indah dan meriah hingga membuatnya ingin mengabadikan momen tersebut.

Bertemu Sahabat Lama dan Menikmati Kuliner Jakarta

Perjalanan Dewi Soekarno di Jakarta tidak berhenti pada agenda kenegaraan. Pada malam harinya, ia bertemu dengan sejumlah sahabat dari Indonesia dan menikmati makan malam bersama di restoran Chinese Taste of Paradise.

Momen tersebut menjadi bagian yang lebih personal dari perjalanannya. Setelah sekian lama, bertemu kembali dengan orang-orang yang dikenalnya tentu memberikan pengalaman berbeda dibandingkan sekadar menghadiri agenda resmi.

Lewat unggahannya, Dewi juga menyinggung bahwa salah satu hal paling menyenangkan dari perjalanan adalah kesempatan melihat pemandangan, mengenal budaya, serta bertemu dengan orang-orang baru maupun lama. Baginya, perjalanan bukan hanya soal tempat yang dikunjungi, tetapi juga tentang cerita yang terbentuk selama berada di sana.

Pulang ke Indonesia, Membawa Cerita Baru

Kembalinya Dewi Soekarno ke Jakarta dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya terasa seperti sebuah perjalanan melintasi waktu. Ia kembali ke tempat yang memiliki hubungan erat dengan sejarah hidupnya, tetapi menemukan kawasan Istana yang sudah mengalami banyak perubahan.

Di satu sisi, ada bangunan-bangunan baru yang membuatnya terkejut. Di sisi lain, ada kenangan lama yang membuat kawasan tersebut tetap memiliki tempat tersendiri dalam ingatannya.

Dewi pun berjanji akan membagikan lebih banyak cerita tentang hari-harinya selama berada di Indonesia. Dan mungkin, Urbie’s, justru itulah yang membuat perjalanan ini menarik: Jakarta boleh berubah, gedung boleh bertambah, tetapi sebuah tempat yang menyimpan kenangan tidak pernah benar-benar menjadi asing bagi orang yang pernah memiliki cerita di dalamnya.